
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Raisa dengan mengelus pundak Chareen yang sedang duduk dengan memijat kepalanya yang terasa berdenyut sakit.
"Ya.." Angguk Chareen.
"Chareen, bagaimana jika om membunuh mereka semua sekarang?" Tanya Bara depan memberikan air minum pada Chareen.
"Tidak perlu, tapi mulai sekarang jangan pernah melindungi orang-orang yang tak ingin kita lindungi. Biarkan mereka berkeliaran bebas, tapi jika mereka kembali membuat masalah maka bawa dia ke markas biar aku berikan hadiah yang tidak akan pernah mereka rasakan selama ini." Ucap Chareen.
"Baiklah... Lalu hal penting apa yang ingin kau sampaikan pada kami?" Tanya Bara.
"Apa semuanya sudah berkumpul?" Tanya Chareen.
"Sudah nona." Angguk Arjun.
"Saat aku pergi tadi, aku memasuki gua yang ada di bukit itu. Di dalamnya terdapat banyak tikus yang sedang meminum cairan aneh, tapi aku pastikan jika cairan itu merupakan cairan yang membuat mereka menggila!! Kau bisa memeriksa nya sendiri. Apa sama seperti yang aku pikirkan?" Ucap Chareen dengan memberikan cairan tersebut pada Raisa yang sudah Chareen ambil dan di masukannya kedalam tabung kecil.
Raisa menerima tabung tersebut dan mulai mencium aromanya, matanya melotot setelah dia mencium aroma bau menyengat itu. Raisa merasa familiar dengan aroma nya, namun dia lupa di mana dia pernah mencium aroma nya itu.
"Bagaimana? apa kau tahu?" Tanya Chareen.
"Aku tahu, tapi aku lupa di mana aku pernah mencium aroma zat yang begitu familiar ini." Ucap Raisa dengan jujur.
"Hhh... Mungkin ilmu kedokteran mu perlu di tingkatkan lagi..." Ucap Chareen yang membuat Raisa cemberut.
"Ini adalah VX." Ucap Chareen membuat mereka mengeryit kan dahi nya.
"Apa itu?" Heran Bara.
__ADS_1
"Venomous Agent X, ini merupakan zat kimia sintetis yang dibuat oleh militer Inggris dan digunakan sebagai senjata. Molekul yang paling banyak terkandung di dalamnya adalah tiofosfonat." Jelas Chareen.
"Aku ingat!!! Aku pernah melakukan penelitian di laboratorium inggis mengenai ini, kau benar ini zat yang biasa di gunakan oleh anggota militer mereka. VX bisa membunuh manusia dengan mekanisme mematikan sinyal saraf dan otot, sehingga menyebabkan paralisis. Paralisis ini terjadi termasuk pada organ vital seperti paru-paru dan diafragma, sehingga orang yang terkena racun ini akan habis kekurangan oksigen." Jelas Raisa yang di angguki oleh Chareen.
"Tidak buruk." Ucap Chareen dengan tersenyum kecil.
"Haishh, aku sudah mengatakan nya tadi bahwa aku hanya lupa!" Kesal Raisa.
"Kau yakin menemukan cairan ini di sana?" Tanya Bara.
"Ya, cairan ini hanya mereka keluarkan saat tengah malam karena pada saat malam hari para tikus itu sangat aktif dan mulai berkeliaran dari pada siang hari, di mana mereka semua selalu bersembunyi."
"Astaga, siapa yang sudah melakukan hal keji seperti ini? lalu apa tujuan mereka melakukannya pada penduduk Malawi ini?" Kaget Raisa.
"Demi ini, mereka tidak bisa mengambil nya secara terang-terangan karena itu akan menimbulkan masalah. Pemerintah Afrika sudah membebaskan mereka dari pemerintahan dan memberikan lahan besar ini untuk mereka hidup, jika mereka melakukan nya dengan ilegal maka mereka akan mendapatkan masalah dan terkena saksi." Ucap Chareen dengan mengeluarkan sesuatu yang berkilau dari saku jaket nya.
"Jadi, mereka berniat untuk menyerang penduduk Malawi menggunakan tikus tikus itu agar mereka dengan cepat meninggalkan tempat ini dan orang-orang itu leluasa untuk mengambilnya dengan mudah?" Tanya Arjun.
"Tepat sekali!!" Angguk Chareen dengan menjentikan jari nya.
"Nona, jika seperti ini maka mereka sudah tahu sebelumnya bahwa di sini merupakan sumber berlian. Terlebih ini jenis Red diamond yang sangat mahal, Apakah mereka tahu bahwa kita ada disini?" Tanya salah seorang bawahan Alegra.
"Entahlah, seperti yang kita tahu bahwa selama ini kita tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan selain para tikus itu yang selalu bertambah. Kemungkinan.... Ada salah seorang yang tahu mengenai ini."
"Apa ini berbahaya? jika benar mereka itu merupakan salah seorang anggota militer, kemungkinan dia ingin menguasai tempat ini dengan cara yang licik." Ucap Raisa.
"Kemiliteran inggis? bukankah itu tempat putri Aurora? yang aku tahu pemimpin mereka sangatlah jujur dan adil, bagaimana bisa mereka tidak tahu hal ini?" Aneh Arjun.
__ADS_1
"Kemungkinan besar bukan hanya satu atau dua orang saja yang tahu, mungkin mereka berkelompok dan menyalah gunakan kedudukan mereka untuk mencari keuntungan di luar." Jelas Bara.
"Ricko! apa kau tidak mau mengatakan sesuatu?" Tanya Chareen dengan suara datar nya.
"Nona, sebelumnya saya tidak tahu jika ada hal seperti ini. Dulu, sebelum saya ikut dengan nona saya belum pernah mendengar tentang hal ini. Yang saya tahu, mereka semua sangat menjunjung tinggi kejujuran dan prilaku yang baik. Tapi....." Ricko nampak jujur untuk mengatakan nya lebih lanjut.
"Ada apa? katakan saja."
"Tapi, saya sedikit curiga pada putri Aurora yang selalu datang ke markas militer. Kedatangan nya tak ingin di ketahui oleh yang mulia, dia akan datang saat malam hari. Saya pikir dia datang karena ingin berlatih dengan komandan tanpa di ketahui oleh yang mulia." Jelas Ricko.
Ricko adalah salah satu tangan kanan Chareen sama seperti Arjun yang di miliki oleh Alegra, Ricko awalnya seorang anggota militer terkuat di Inggris tapi karena sebuah kejadian yang harus membuat nya ikut bersama Chareen dan bersumpah untuk selalu setia pada nya.
"Semuanya sudah terlihat semakin jelas, wanita yang di junjung tinggi oleh mereka karena sikap anggun dan wajah cantik nya ternyata memiliki hati yang kotor dan busuk. Kalian terlalu bodoh menghadapi wanita seperti nya." Chareen melirik Ricko yang hanya diam karena apa yang di katakan oleh nya memang benar adanya.
"Jadi, semua ini saling berhubungan dengan negara Inggris? bagaimana bisa? kenapa mereka jauh-jauh datang kemari? jika mereka mendapatkan semua berlian nya pun mereka tidak bisa menjual nya karena tidak ada hak miliknya." Heran Raisa.
"Kau tidak tahu apa itu pasar gelap, semua berlian yang ada disini sangat murni dan memiliki nilai jual yang tinggi. Terlebih ini Red diamond yang memiliki nilai jual tinggi, satu gram nya saja sudah mencapai 5 juta US dolar, jika di rupiahkan mungkin sampai 72 milyar. Tentu saja mereka tidak akan menjual nya secara terang-terangan, mereka akan membawa nya ke tempat lelang terbesar yang ada di suatu tempat. Bisnis berlian memang sangat menguntungkan dan memiliki keuntungan yang sangat besar." Jelas Chareen membuat Raisa terdiam.
Mereka meneguk ludahnya bulat-bulat saat Chareen menyebutkan nominal dari harga berlian merah itu, mereka semua berandai-andai jika mereka memiliki sebongkah batu berlian itu mungkin mereka akan menjadi kaya.
"Jadi, itu ilegal?" Tanya Raisa lagi.
"Hahaa, kenapa? aku sering menjual bahkan membeli di tempat ilegal itu. Kau tenang saja, tidak sembarang orang bisa datang ke tempat itu jadi aman aman saja..." Tawa Chareen yang melihat kepolosan Raisa.
"Sudah sudah, jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Bara.
"Tentu saja memiliki berlian itu, kakek sudah mengatakan nya bukan? maka berlian itu akan menjadi milik kita, besok kita akan ke tempat itu. Pastikan mereka berjaga di luar agar para sampah tidak berguna itu tidak mendekati gua." Kesal Chareen yang teringat akan mereka.
__ADS_1
"Baiklah kami mengerti." Angguk mereka.