Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Pesawat pribadi


__ADS_3

"Tuan....."


"Biarkan saja, selagi dia bahagia aku akan diam."


"Baik."


Seorang laki-laki tampan nan berkharisma nampak sedang memperhatikan layar komputer nya yang memperlihatkan sosok wanita yang beberapa jam yang lalu ia tandai sebagai milik nya.


"Apa dia kekasih nya Ron?"


"Ehh, bukan tuan. Setahu saya mereka hanya rekan kerja saja, karena tuan Alegra baru kemarin putus dengan kekasihnya." Jelas Roni.


"Kekasih nya? apa wanita jala*ng itu?"


"Ya tuan, sepertinya dia akan balas dendam pada nona Chareen karena bagaimanapun juga nona Chareen terlibat dalam menjebak mereka."


"Hmm... Tidak ada yang bisa menyakiti wanita ku, jika itu sampai terjadi.... Jangan harap dia akan hidup walau sedetik pun!" Ucap nya dengan tersenyum kecil namun sorot matanya sangat tajam.


"Ya tuan,"


___


Setelah bertemu dengan Alegra tadi, Chareen langsung kembali ke gedung KimBar entertainment untuk melanjutkan pekerjaannya. Di sana Chareen tidak sengaja berpapasan dengan seseorang yang menurut nya sangat aneh, sosok itu selalu mengintai nya.


Tapi, dia tidak melakukan apapun selain memperhatikan nya. Mungkin itu salah satu fans nya, pikir Chareen.


"Char, bisa keruangan saya sebentar?" Ucap Bara dengan serius.


"Baik."


Chareen segera mengikuti langkah Bara yang nampak sedikit tergesa-gesa, Chareen tidak mau ambil pusing akan hal itu.


"Char, apa kau yakin bahwa kau tidak memiliki hubungan apapun dengan tuan D Enix?" Tanya Bara dengan serius.


"Ehh, kenapa kalian tidak percaya padaku? Sejak kapan aku dekat dengannya om? kau tahu sendiri aku sangat sibuk, jika memang aku dekat dengannya mungkin William juga akan tahu." Kesal Chareen karena masalah ini masih belum selesai.


"Hhhh.... Baiklah, tapi om masih heran." Keluh Bara.


"Ada apa?" Heran Chareen.


"Tuan D Enix mengirimkan pesawat pribadi nya untuk menjemput mu."


"Ohh... APAAAA??" Kaget Chareen.


"Kau juga aneh bukan? om kira kau memang ada hubungan spesial dengan nya."


"Haishhhh, tidak cukupkah dia memberikan ku hadiah dan juga beberapa aset lainnya?" Keluh Chareen dengan memijat pelipisnya.


Chareen tahu, D Enix bukan lah perusahaan sembarangan. Sosoknya sangat di hormati karena sikap nya yang dermawan dan baik hati, tapi apa itu tidak terlalu berlebih-lebihan?


"Coba kau hubungi dirinya, dan kau tanyakan apa maksud semua ini?" Ucap Bara.


"Hmm baiklah.." Angguk Chareen.


Chareen mengeluarkan ponselnya dari dalam tas nya, dia segera mencari nomor telepon sekertaris D Enix itu.

__ADS_1


Tut Tut Tut Tut Tut


"Halo?"


"Ahh halo, maaf mengganggu waktu nya. Saya Chareen Lee, bisakah saya berbicara dengan tuan D Enix?" Tanya Chareen dengan sesopan mungkin.


"Baik, tunggu sebentar."


"Hmm"


"Halo?"


Suaranya terdengar begitu menyenangkan di telinga Chareen, hal itu membuat Bara mengeryit saat melihat ekspresi Chareen yang nampak tersenyum kecil.


"Halo tuan D Enix, bisakah kita berbincang sebentar?"


"Tentu,"


"Hmm, boleh saya tahu tentang hal-hal yang anda kirimkan pada saya? bukankah itu terlalu berlebihan tuan?"


"Tidak, itu sangat cocok untuk wanita seperti mu."


"Tapi..."


"Jika kau ingin mengetahui lebih jelasnya, maka cepatlah datang. Karena aku akan pergi ke Jepang lusa."


"Ehh benarkah?"


"Hmm,"


"Baiklah...."


"Baik."


Chareen menutup ponselnya, dia menghempaskan tubuhnya ke sofa. Bara yang mendengar percakapan mereka akhirnya mengerti bahwa mereka memang tidak ada hubungan apapun.


"Kau akan berangkat sekarang?" Tanya Bara.


"Ya om, kau dengar bukan bahwa tuan D Enix akan pergi ke Jepang?"


"Ya, kau harus mengucapkan terimakasih secara langsung."


"Hmm."


Chareen segera pulang dan bersiap-siap untuk berangkat saat itu juga, untung saja William sudah siap sedia jadi tidak ada halangan apapun lagi saat mereka berangkat.


____


"Kau dengar? tuan D Enix mengirimkan pesawat pribadi nya untuk menjemput nona Chareen Lee! Bukankah itu sangat romantis?" Heboh seorang wanita yang sedang berbincang dengan beberapa teman nya itu.


"Kau benar sekali, pesawat nya sangat besar dan mewah. Astaga, aku iri sekali...."


"Aku yakin hubungan mereka tidak hanya sekedar rekan! pasti terselip hubungan spesial di antara kedua nya.."


"Meskipun ada, mereka memang cocok bersama bukan? nona Chareen Lee sangat cantik dan kaya raya begitu pun dengan tuan D Enix yang begitu sempurna!"

__ADS_1


"Haha kau benar, sifat keduanya pun sangat lah baik dan sopan. Enak di pandang pula,"


"Itulah kenapa, Jodoh menjadi cerminan diri kita sendiri."


Perbincangan mereka nampak di dengar jelas oleh sosok laki-laki yang baru saja tiba namun memilih untuk berhenti demi mendengar apa yang mereka bincang kan itu.


Tangannya mengepal erat, dia tidak suka. Bahkan sangat tidak suka mendengar apa yang mereka ucapkan, namun dia penasaran.


"Tuan..."


"Kembali ke mansion!"


"Baik."


____


Chareen nampak bersemangat saat pesawat tersebut sudah mendarat, dia nampak kagum dengan kekuasaan D Enix itu. Terlihat beberapa bodyguard yang berpakaian hitam dengan tubuh dan otot yang kekar.


Terlihat dari ekspresi wajahnya pun bisa Chareen tebak bahwa mereka bukanlah pengawal biasa, mereka terlihat... Menyeramkan dan berbahaya.


"Nona, saya Roni asisten pribadi tuan D Enix yang akan mengantarkan anda ke apartemen yang sudah di pesankan oleh nya." Jelas Roni.


"Oh baiklah, terimakasih tuan Roni." Senyum Chareen.


"Tidak perlu sungkan nona, dan panggil saya Roni saja.."


"Baiklah,"


Mereka mulai memasuki mobil yang di kendarai oleh Roni, William sendiri hanya diam karena dia sibuk menilai sosok Roni yang nampak misterius.


Roni terlihat bukan seperti asisten pribadi saja, terlihat rahasia yang entah apa itu. Yang jelas William tidak tahu, selagi tidak membahayakan Chareen dia akan diam.


Mobil yang mereka kendarai sudah berhenti di sebuah apartemen mewah yang ada di pusat kota Sydney, mereka segera turun untuk melihat keadaan sekitar.


"Ohh lihatlah siapa yang datang? bukankah itu seorang model papan atas yang menjadi kekasih tuan D Enix?" Heboh seseorang dengan menunjuk sosok Chareen.


Chareen sendiri mematung saat mendengar ucapan orang itu yang menyebut nya sebagai kekasih dari tuan D Enix.


"Tak usah di pikirkan nona, mari.." Ajak Roni dengan tersenyum ramah.


"Hmm." Angguk Chareen.


Para resepsionis yang melihat kedatangan mereka langsung menundukkan kepalanya, entah karena apa Chareen tidak tahu. Mungkin karena adanya sosok Roni.


"Ini adalah kamar anda dan di sebelah kiri kamar tuan William." Ucap Roni.


"Terimakasih Ron,"


"Sudah menjadi tugas saya nona, tuan bilang makan malam nanti kalian bertemu di restoran bawah."


"Ahh baiklah..." Angguk Chareen dengan tersenyum kecil.


"Kalau begitu saya permisi, selamat istirahat.."


"Baik."

__ADS_1


Chareen menghela nafas panjang, dia segera masuk kedalam apartemen nya yang sangat besar dan mewah. Fasilitas nya pun sangat lengkap dan mewah, meskipun begitu Chareen nampak biasa saja.


Jangan lupa like dan komen dong hiksssss


__ADS_2