
Di sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang properti, hotel dan lain sebagainya di hebohkan oleh sosok yang mereka kenal. Tak ayal dari mereka juga mencemooh dan juga merekam nya hingga menjadi tontonan publik.
"Menjijikkan!!!"
"Astaga, apa kurangnya tuan Alegra selama ini? benar-benar wanita tidak tahu diri!"
"Apa yang terjadi jika...."
"Diamlah, apa kau tidak lihat bahwa tuan Alegra sudah tiba?"
Mereka yang semula heboh dan berisik kini mendadak bungkam saat melihat sosok Alegra yang datang bersama Raini. Sorot mata Alegra begitu dingin dan datar seperti biasanya, sosoknya yang begitu di hormati dan di kagumi kini malah mengundang rasa iba pada diri mereka semuanya.
"..."
"Tuan," Ucap Raini dengan memberikan dokumen pada Alegra.
"Bangunkan dia!" Ucap Alegra datar.
"Baik." Angguk Raini.
Dia mengambil air bekas yang ada di pojok ruangan, setelah mendapatkan nya ia segera menyiramkan pada tubuh kedua orang itu yang terkulai tanpa sehelai benang pun.
Usia yang sangat jauh berbeda membuat mereka jijik melihatnya, mereka lebih di lihat sebagai cucu dan kakek!
BYURRRRRRRRRRRR
"AKHHHHHHH SIALAN!!!! Apa ya...."
Kinara mematung dengan ekspresi yang benar-benar mengerikan, awalnya dia marah besar namun setelah melihat begitu banyaknya orang yang menatapnya jijik membuat sosoknya menciut.
Terlebih dia tidak menggunakan sehelai benang pun, di tambah seseorang yang kini sedang memeluknya posesif. Mereka masih berada di toilet perusahaan!
"Apa yang ter..... Tuan Alegra?" Kaget laki-laki itu dengan memucat.
"Cihh, pakai kain ini untuk menutupi tubuh kotor kalian!!" Sengit Raini dengan melemparkan kain tersebut pada mereka berdua yang langsung memakai nya.
"Ale...I...Ini.... Tidak seperti yang kau bayangkan..." Lirih Kinara dengan air mata yang mulai mengalir deras di pipinya.
Alegra hanya diam dengan menatap Kinara jijik, sungguh dirinya merasa kotor sekarang karena sudah berkali-kali berpelukan dengan sosok nya.
"..."
"Hiks....Aku di jebak Ale...." Tangis Kinara lagi.
"Menjijikkan!" Cemooh Raini dengan melipatkan kedua tangannya di dada.
BRAKKKKKKK
Alegra melemparkan dokumen tersebut di hadapan Kinara yang nampak terkejut, dia menatap Alegra sebentar yang kini hanya diam. Dengan perasaan cemas dan takut, Kinara segera membuka dokumen tersebut.
Matanya melotot saat melihat banyaknya foto yang merupakan foto dirinya bersama laki-laki yang berbeda beda dengan keadaan yang benar-benar menjijikkan!
"I...Ini...." Lirihnya.
"Sudah cukup! Ternyata benar apa yang papa saya katakan, kau yang pertama menggoda nya! Saya menyesal karena saya lebih percaya pada wanita busuk seperti mu!" Sinis Alegra dengan menatap Kinara tajam.
"Hiks....Ale....Ini.."
__ADS_1
"Anggap saja kita tidak pernah kenal selama ini, jauhkan wajah anda dari pandangan saya! Jika saya masih melihat anda berkeliaran di sekitar saya, jangan salahkan saya jika saya membawa kasus ini ke pengadilan!" Sinis Alegra dan segera pergi dari sana.
Raini tersenyum puas, dia terkekeh dengan menatap Kinara yang hanya mengepalkan kedua tangannya saja.
Mereka kompak menyoraki Kinara bersama laki-laki tua itu bahkan mereka juga tak segan-segan melemparkan nya dengan sampah dan air kloset.
"Aku akan membalas mu jala*ng sialan!!! Kau akan merasakan seperti apa yang aku rasakan sekarang!!"
_____
Alegra terduduk di kursi kebesarannya, dia tersenyum lega. Dengan cepat dia membuka ponselnya dan menghubungi seseorang yang sangat ia rindukan saat ini.
"Halo?"
"Hmm...Sedang apa?"
"Coba kau tebak,"
"Menonton berita tentang nya."
"Hahaha kau benar sayang...."
"Sudah ku duga, apa kau sibuk siang ini?"
"Hmm ya, aku akan kumpul bersama yang lainnya."
"Ohh oke, malam nanti aku akan mengunjungi mu."
"Ehhmmm Ale, malam juga aku tidak bisa. Kemungkinan aku akan pulang larut, bagaimana jika besok? sebelum pemotretan aku ada waktu sampai siang"
"Oke, terima kas 'Char, cepatlah..' Iya sebentar..."
"Apa itu model terkenal itu?" Tanya Alegra dengan nada yang sedikit kesal.
"Ya, dia Jimmy. Kalau begitu aku tutup, mereka sudah menunggu ku. Babay...."
"Hhh.... Sangat sibuk kah?" Ucap Alegra dengan menatap layar ponselnya.
"Rain....." Panggil Alegra.
"Ya tuan?" Balas Raini dengan tergesa-gesa.
"Apa kau tahu Chareen ada di mana?" Tanya Alegra penasaran.
"Ahh nona Chareen berada di gedung KimBar entertainment, nona sedang sibuk menyiapkan untuk acara grand opening nanti." Jelas Raini.
"Bukankah itu masih 2 bulan lagi?"
"Benar, tapi nona akan pergi Sydney beberapa hari lagi."
"APAAA?" Kaget Alegra, kenapa dirinya tidak tahu?
"Ehh, apa tuan tidak tahu?" Heran nya.
"...."
"Nona Chareen mendapatkan penghargaan di sana sebagai putri terbaik dengan julukan 'The sparkling queen'. Bukankah itu sangat menakjubkan." Girang Raini.
__ADS_1
Alegra hanya diam, dia tidak tahu penghargaan apa saja yang sudah di raih oleh Chareen selama ini.
"Oh ya tuan, saya dengar tuan Valentino Abimanyu D Enix juga tertarik dengan nona Chareen."
Bukannya Raini ingin memanas-manasi Alegra, tapi dia ingin Alegra berubah pikiran lalu ikut bersama Chareen ke sana. Bukankah dia juga akan ikut serta? memikirkan itu, Raini ingin segera berlibur di Sydney.
"D Enix?" Geram Alegra.
"Ya, pengusaha muda yang sukses nya melebihi tuan Barnard. Dia juga di akui sebagai laki-laki tampan di 10 negara! Ohh saya ingin sekali melihat nya dengan jelas."
"...."
"Tuan tahu? Tuan D Enix mengirimkan hadiah yang begitu besar pada nona Chareen atas penghargaan yang di dapatkan nya itu...."
"...."
"Bahkan hadiah nya saja bisa membeli sebuah kota dengan mudah, berita nya sudah di siarkan secara langsung di gedung KimBar sekarang..."
"...."
"Apa tuan tidak mau melihatnya?"
"...."
"Hah say....."
"Siapkan tiket yang sama dengan Chareen!"
"Baik tuan!!!" Girang Raini dengan segera pergi, dia takut jika Alegra akan berubah pikiran lagi.
"Aseeeekkkkkk liburan hahahah....." Tawa Raini dengan berjingkrak-jingkrak di depan pintu ruangan Alegra.
____
Di gedung perusahaan KimBar entertainment sudah ramai akan wartawan dan juga reporter yang akan meliput Chareen, mereka begitu heboh dengan berita yang menyiarkan tentang Chareen di negara Sydney itu.
Sedangkan wanita yang akan mereka liput nampak santai dan biasa saja, kini dia sedang berbincang santai dengan Bara yang nampak kewalahan dengan Chareen.
"Astaga, kau!!! Ck.... Om tidak menyangka jika kau terpilih menjadi The sparkling Queen!"
"Kenapa om tidak menyangka? Harusnya om senang dong jika aku sem..."
"Jika kau semakin terkenal maka semakin sedikit pula waktu istirahat mu, apa kau tidak memikirkan hal itu?"
"Ya aku tahu om, tapi mau bagaimana lagi? aku sangat senang di dunia model seperti ini. Aku sangat senang mereka mengidolakan ku karena banyak nya penghargaan yang aku terima, bukan karena wajah dan fisik ku saja..."
"...."
"Nona, di luar sudah banyak wartawan. Sudah saatnya anda memberikan penjelasan pada mereka tentang hadiah yang di berikan oleh tuan D Enix itu" Ucap William.
"Baik"
Halo semuanya, maafkan aku yang baru upp. Kemaren aku sibuk ngurus kuliah dulu. Semoga kalian memaafkan aku hikss
***Jika mau aku crazy upp, mohon dukungannya yahh. Disini kita saling mendukung satu sama lain, terimakasih.
......-Nun***......
__ADS_1