
Alegra yang melihat kepergian Chareen hanya bisa menghela nafas panjang, dia melihat kesekeliling yang masih sepi karena ini masih terlalu pagi. Akhirnya Alegra pun memilih pergi juga karena siang dia harus kembali ke negara asalnya.
Sedangkan Chareen, dia sedang membersihkan dirinya di dalam kamar nya karena Claire pergi entah kemana bersama William.
Drtttttttt Drrtttttttttttttt Drtttttttt
"Halo?"
"Halo sayang, kapan kau pulang? kami sangat rindu dengan mu"
"Besok aku akan pulang mom tapi pulang juga hanya untuk membawa beberapa peralatan saja setelah itu aku harus pergi lagi"
"Astaga, lihatnya anak mu ini!! dia sudah tidak peduli lagi dengan orang tua ini"
"Mom, kau tahu sendiri akhir-akhir ini aku sibuk"
"Yah kau benar! kau sibuk bercinta dengan laki-laki yang satu profesi seperti mu!"
"Ehh?" Kaget Chareen.
"Pagi ini semua media di penuhi oleh dirimu dan juga laki-laki yang merupakan aktor plus model yang sama seperti mu"
"Astaga, itu hanya gosip mom. Aku tidak benar-benar dekat dengannya, kalau mom tidak percaya mom bisa menanyakan nya pada William"
Chareen berjalan ke arah ranjang dan memilih untuk rebahan di sana, dia masih menggunakan handuk karena malas untuk berganti pakaian.
"Terserah apa katamu, cepatlah cari kekasih yang benar! Jangan pilih laki-laki yang sering bergonta-ganti pasangan!"
"Mom, aku ini masih muda untuk memiliki kekasih"
"Muda pantat mu!!!!!"
"Baiklah baiklah, kalau begitu aku tutup yah mom. Aku mencintaimu"
Chareen menghela nafas lega, Momy nya memang cerewet seperti itu. Momy nya tidak suka jika Chareen memiliki kekasih yang satu profesi dengan nya.
Lusa Chareen harus pergi ke Mexico untuk pemotretan di sana bersama Jimmy, awalnya Chareen ingin menolak tapi bayaran yang di suguhkan sangatlah besar.
Akhirnya mau tidak mau Chareen pun menyetujui nya, Chareen melihat-lihat akun Instagram nya yang selalu ramai dan banyak endorsan dari berbagai produk tapi dia tidak menerima nya.
Jika mereka ingin melakukan itu pada nya maka harus datang langsung dan menyetujui beberapa kontrak, karena apa? karena Chareen bukankah model biasa. Bayarannya pun bukan sekedar bayaran biasa.
Drtttttttt Drrtttttttttttttt Drtttttttt
"Halo?"
__ADS_1
"Ya?"
"Kakak, aku akan pulang bersama kak Ale sekarang. Maaf baru menghubungi mu, papa ku kecelakaan sehingga aku tidak sempat berpamitan pada kakak"
"Astaga, bagaimana bisa? baiklah... Kakak akan menemui mu nanti"
"Terimakasih kak, kalau begitu aku tutup"
"Astaga...." Lirih Chareen, dia pikir Claire pergi bersama William tapi ternyata dugaan nya salah.
___
Arya yang merupakan papa dari Alegra kini sedang berada di rumah sakit, luka nya cukup serius hingga membuat nya harus berada di rumah sakit lebih lama.
"Papa, apa yang terjadi? kenapa jadi seperti ini?" Heran Alegra.
Claire sendiri sudah menangis karena tidak menyangka akan melihat papa nya yang terbaring dengan perban di mana-mana.
"Entahlah, papa sendiri kurang tahu. Andri bilang rem mobil nya blong" Jelas Arya.
"Apa? bagaimana bisa? bukankah om Andri sangat rajin membawa mobil papa ke bengkel?"
"Itu yang papa pikirkan sekarang" Balas Arya dengan menghela nafas berat.
"...." Alegra hanya diam, dia sangat tidak suka jika harus menyangkut perusahaan. Tapi kondisi papa nya sekarang sedang tidak memungkinkan untuk kembali bekerja, atau perusahaan mereka akan mendapatkan masalah jika terlalu lama kosong.
"Baiklah" Pasrah Alegra membuat mereka tersenyum senang.
"Syukurlah, Claire... Bagaimana dengan Chareen? apa dia sudah tahu bahwa kau pulang lebih dulu?" Tanya Aliya pada Claire.
"Sudah ma, kak Chareen bilang dia akan mengunjungi papa saat pulang dari Mexico" Jelas nya.
"Sepertinya kalian sangat dekat" Ucap Alegra tanpa sadar.
"Tentu saja! Kak Chareen sudah aku anggap seperti kakak ku sendiri" Santai Claire dengan mencibir Alegra.
"Sudah-sudah..." Ucap Aliya menengahi mereka.
"Oh ya pa, bukankah perusahaan papa membutuhkan model untuk produk baru itu? kenapa tidak kak Chareen saja dengan kak Garel?" Tanya Claire.
"Yah, papa juga memikirkan hal itu tapi kau tahu sendiri jadwal Chareen sangat padat melebihi Garel" Balas Arya.
"Aku akan membicarakan hal ini pada kak Chareen, papa tenang saja" Senang Claire.
"Baiklah...."
__ADS_1
"Sepertinya kau sangat senang jika Chareen ada di dekat kak..."
"Tidak ma, aku hanya ingin kak Chareen dekat dengan ku saja. Kak Chareen terlalu sempurna untuk nya" Sindir Claire dengan melirik Alegra yang tiba-tiba saja melotot.
"Hahah kau ini" Tawa Aliya yang semakin membuat Alegra kesal di buatnya.
___
"Kau? Kenapa kau tidak pulang? bukankah om Arya kecelakaan?" Heran Chareen karena tidak sengaja berpapasan dengan Garel di tempat perbelanjaan besar.
"Aku sedang ada pemotretan, lagian mama dan papa juga bilang bahwa kondisi papa sudah membaik. Hanya perlu istirahat saja yang cukup untuk membuat luka-luka di tubuhnya kembali seperti semula" Jelas Garel.
"Oh syukurlah..." Lega Chareen.
"Kau sendiri?" Heran Garel, setau nya Chareen tidak ada jadwal pemotretan di sana.
"Aku sedang mengambil pesanan untuk aku bawa ke Mexico malam ini, kau tahu bukan bahwa aku ada pemotretan besar di sana"
"Ah ya aku baru ingat, apa kau akan pergi bersama Jimmy?" Penasaran nya.
"Tidak, aku memakai pesawat pribadiku. Dady ku sendiri yang mengirimkan nya tadi pagi"
"Oh baiklah, apa kita bisa makan siang bersama?" Tanya Garel.
"Tentu, ayo" Ajak Chareen yang di balas anggukan oleh Garel sendiri.
Mereka memilih tempat makan yang besar dan mewah, mereka sibuk bercerita tentang dunia mereka masing-masing. Chareen sendiri sudah menganggap Garel seperti sahabat nya sendiri begitu pun dengan Garel.
"Oh ya, apa kau masih mengharapkan kakak ku?" Tanya Garel membuat Chareen tersedak makanan nya sendiri.
"Untuk apa kau bertanya seperti itu?" Heran Chareen yang membuat Garel terkikik geli melihat ekspresi nya yang memerah.
"Tidak ada, aku hanya penasaran dengan kakak ku. Apa yang dia gunakan sehingga bisa membuat wanita yang begitu sempurna tergila-gila pada nya" Canda nya membuat Chareen mendengus sebal.
"Apa kau mengejek ku?" Kesal nya dengan bibir yang mengerucut.
"Hahaha, harusnya kakak ku bisa jatuh cinta pada mu Char. Jika dia laki-laki normal mungkin dia akan terpikat pada mu, kecuali dia laki-laki bodoh dan buta" Santai Garel yang langsung mendapatkan pukulan dari Chareen.
"Kau yang bodoh! Jika laki-laki sudah mencintai pasangannya dan tidak tertarik dengan wanita yang lebih sempurna dari pasangan nya maka laki-laki itu pantas di katakan sebagai laki-laki sempurna dan setia!!!" Kesal Chareen.
"...."
"Jika dia memilih ku karena aku lebih cantik dari kekasih nya maka aku bisa menjamin jika suatu saat nanti ada wanita yang cantik nya melebihi diriku, maka aku bisa pastikan bahwa Alegra akan menyukai dan meninggalkan ku sendiri sama seperti kekasih nya dulu" Ucap Chareen panjang lebar.
Garel sendiri hanya mengangguk setuju, meskipun Chareen sangat cantik dan sempurna tapi hatinya tetap pada Chaty seorang.
__ADS_1