Chef Tampan Pilihanku

Chef Tampan Pilihanku
Jeff geovandra vitton


__ADS_3

Di apartemen Chaty, mereka berdua tengah berciuman dengan mesra. Chaty tak percaya jika Ricko akan mencium nya seperti ini, sudah lama Chaty tidak melakukannya.


"Aku.... Aku sudah tidak... Maksud ku..." Tolak Chaty saat Ricko mulai bertindak lebih.


"Aku tidak peduli, saat ini kau hanya milikku..." Ucap nya dengan mengecup tangan Chaty.


Chaty sedikit terharu akan hal itu, di ciumnya dengan mesra bibir Ricko oleh nya. Ricko yang mendapatkan lampu hijau pun langsung menerima nya dengan senang hati, mereka saling melepaskan mantel yang mereka gunakan dengan terburu-buru sampai akhirnya Ricko menggendong tubuh Chaty dan membawanya ke dalam kamar.


Chaty terkejut dengan bentuk tubuh Ricko yang sangat menggoda itu, otot-otot nya terlihat sangat menonjol dan membuat nya ingin sekali menyentuh nya.


"Aku mencintaimu, jauh sebelum dia mendapatkan mu...." Lirih Ricko yang berada di atas tubuh Chaty.


"Apa maksudmu?" Tanya Chaty dengan sedikit merinding saat merasakan tangan Ricko di lehernya.


"Aku yang pertama bertemu dengan mu di Milan, saat itu kau masih belum menjadi seorang pelukis yang terkenal. Hanya saja, aku tidak bisa mengejar mu karena pekerjaan ku yang sangat berbahaya...." Jujur Ricko membuat Chaty terdiam.


"Aku tahu semua tentang mu, maafkan aku karena aku lancang...."


Chaty yang mendengar itu tak lagi bisa menahannya, dia bisa merasakan kesedihan yang di alami Ricko. Chaty segera melingkarkan tangannya di leher Ricko hingga jarak mereka sangat dekat, bahkan mereka bisa merasakan hembusan nafas masing-masing.


"Kau tahu bukan? aku paling benci dengan kehilangan?" Tanya Chaty dengan pelan.


"Aku tahu..." Senyum Ricko dan langsung menempelkan bibir kedua nya, Chaty menahan bibirnya rapat-rapat saat merasakan hembusan nafas Ricko di lehernya yang terasa sangat hangat.


Satu persatu pakaian yang Chaty kenakan mulai terlepas, Ricko terdiam sesaat untuk mengagumi tubuh polos Chaty. Hal itu membuat Chaty sangat malu namun Ricko hanya tersenyum.


"Kau sangat cantik..." Lembut nya.


••••


Claire yang mendapatkan kabar bahwa Chareen sudah melahirkan pun langsung bergegas pulang dengan Michael, mereka sudah tidak sabar untuk bertemu dengan keponakannya.


Awalnya Claire ingin mengajak Chaty untuk bareng tapi sejak semalam mereka tidak ada yang bisa di hubungi, hingga akhirnya Claire pulang hanya berdua dengan Michael.

__ADS_1


Sesampainya di bandara, Claire langsung menuju rumah sakit tempat keberadaan Chareen. Michael sudah tidak tahu lagi bagaimana bisa Claire memiliki tenaga begitu kuat? bahkan Claire nampak tak lelah sedikit pun padahal sudah berlari jauh.


Hingga akhirnya Claire sampai di ruangan Chareen, Claire langsung berlari ke arah Alegra yang sedang menggendong anak nya itu. Claire merasa gemas sendiri melihatnya yang begitu tampan padahal baru saja lahir.


"OMG! dia sangat tampan dan menggemaskan astaga.... Aku ingin mencubit nya kakak." Gemas Claire setelah Alegra memberikannya untuk di gendong.


"Awas saja jika sampai dia menangis." Ucap Alegra dengan mengetuk kening Claire yang langsung cemberut.


"Aku tahu, ngomong ngomong... Siapa namanya?" Tanya Claire penasaran.


"Jeff geovandra Vitton, bagaimana menurutmu?" Balas Chareen dengan tersenyum.


"Jeff? cocok dengan namanya, pasti dia akan galak dan kejam seperti ayah nya namun berhati lembut dan penyayang seperti ibu nya." Ucap Michael dengan menyentuh pipi Jeff yang langsung terdiam saat di sentuh oleh Michael.


Alegra menatap Michael datar dan kesal, bagaimana bisa dia mengatakan hal itu dengan santai di hadapan Claire?


"Ahh di mana Chaty?" Heran Chareen.


"Entahlah, sejak semalam aku telepon tidak mereka angkat." Balas Claire.


"Tapi aku lihat mereka masuk kedalam apartemen kak Chaty dan sampai pagi pun mereka belum keluar." Celetuk Claire membuat Chareen, Alegra dan Michael langsung memalingkan wajahnya.


"Itu urusan orang dewasa, kau jangan berpikiran yang aneh-aneh." Ucap Alegra dengan mengelus rambut Claire.


"Aneh-aneh?" Ucap Claire sebelum akhirnya dia mengerti, di liriknya Michael yang nampak memalingkan wajahnya itu.


"Itu... Kapan om dan tante datang?" Tanya Michael pada Alegra.


"Sore nanti karena perjalanan mereka di tunda, cuaca di sana sedang buruk."


"Ahh begitu..."


"Aduhh... Anak manis kenapa nangis hmm? apa kau haus?" Tanya Claire karena Jeff menangis tiba-tiba.

__ADS_1


"Sepertinya dia haus, kau berikan pada Chareen setelah itu kau pulang dan istirahat dulu." Ucap Alegra yang di balas anggukan oleh Claire.


"Baik kak, ayo...." Ajak Claire pada Michael yang hanya mengangguk dan berpamitan pada mereka berdua.


"Sepertinya dia memang haus.." Ucap Alegra setelah melihat Jeff yang sedang meminum asi.


"Ya, isapan nya sangat kuat sekali. Aku yakin, miliku lecet kembali." Ringis nya.


"Dokter bilang itu sudah biasa, apa kau mau memberikan susu formula saja?"


"Tidak mau, bagaimana mungkin aku memberikannya sedangkan asi milikku saja sangat subur."


"Tidak apa-apa, aku bisa menggantikan nya dan aku pastikan milikmu tidak akan lecet dan perih." Cengir Alegra membuat Chareen langsung memukul nya.


"Jangan mengada-ada! apa kau sudah lupa bahwa kau sudah menjadi seorang ayah sekarang hah?" Kesal Chareen karena sejak kemarin Alegra tidak senang saat Chareen memberikan asi nya pada Jeff.


"Aku hanya tidak suka jika milikku di milikki oleh laki-laki lain." Jelas Alegra yang lagi-lagi membuat Chareen menghela nafas nya.


"Jeff ini anak mu, darah daging mu sendiri sayang bagaimana bisa kau mengatakan dia laki-laki lain? apa kau bosan hidup hah!" Marah Chareen.


"Entahlah, aku hanya cemburu...." Keluh Alegra dengan mendusel dusel di pundak Chareen.


"Kelakuan mu ini haishhh!!!" Lelah Chareen namun membuat Alegra tersenyum-senyum, bukan karena ucapan Chareen melainkan Alegra terus menatap anak nya yang masih meminum asi.


"Jangan lihat lihat, aku tahu apa yang kau pikirkan!"


"Hhh... Sepertinya aku harus membuat nya cepat besar, agar dia tidak lagi manja pada mu." Keluh Alegra.


"Astaga, ALEGRA GEOVANDRA VITTON!! Jeff baru lahir kemarin sore dan kau sudah mengatakan dia manja? oh ayolah... Apa ini tidak terbalik?" Kesal Chareen.


"Bukankah wajar bagi ku untuk manja kepada istriku sendiri? jika dia mau bermanja-manja, suruh dia cepat cari Istri."


Chareen tersenyum dengan ucapan Alegra yang semakin hari semakin aneh, tingkahnya pun melebihi anak TK.

__ADS_1


"Jika kau mengatakan itu sekali lagi maka jangan salahkan aku jika aku akan mencari papa yang baru untuk Jeff!!" Ancam Chareen yang langsung membuat Alegra bungkam seketika.


"Bagus! diam saja seperti ini." Ucap Chareen dengan menatap Alegra penuh kekesalan.


__ADS_2