
Chareen terkejut saat Alegra mengurung tubuh nya di bawahnya, Alegra sendiri hanya tersenyum manis melihat Chareen yang nampak sedikit ketakutan.
"Ada apa sayang? apa aku sangat menakutkan?" Tanya Alegra dengan mengelus pipi Chareen lembut.
"Tidak, tapi tatapan mu membuat ku merinding." Jujur Chareen dengan melepaskan tangan Alegra dari pipi nya.
"Benarkah?" Tanya Alegra dengan terkekeh.
"Hmm." Angguk Chareen.
Alegra mencium pundak Chareen yang terbuka dan menggigit nya kecil sehingga membuat Chareen meringis kesakitan dan langsung memukul kepala Alegra tanpa ampun.
"Awwsss sayang? kenapa kau memukul ku?" Heran Alegra dengan ekspresi tak berdaya nya.
"Kau membuatku kesakitan Ale, dan lagi? kau mau apa? ini masih sore dan lagi kau juga sedang sakit." Ucap Chareen dengan mendorong tubuh Alegra namun Alegra tidak bergeming di tempat nya.
"Jika masih sore memang kenapa? bukankah sangat keren jika mereka tahu bahwa kita akan melakukan sore pertama bukan malam pertama...." Ucap Alegra dengan menaik turunkan alisnya.
Chareen melotot mendengar ucapan Alegra yang sembrono itu, sedangkan laki-laki di atas tubuh nya malah tertawa renyah ketika melihat ekspresi bodoh Chareen.
"Kau membuat ku gemas sayang...." Gemas Alegra dengan menggigit hidung mancung Chareen.
"Ale!!!" Kesal Chareen yang lagi-lagi Alegra menggigit nya.
"Aku ingin memakanmu sayang, apa kau masih belum siap?" Tanya Alegra dengan tatapan yang penuh pertanyaan.
"....... Bukan begitu sayang, kau ini masih sakit dan belum sembuh. Bagaimana jik...."
"Aku kuat, aku bisa pastikan jika aku mampu membuat mu tak berdaya." Potong Alegra dengan sungguh-sungguh.
"...." Chareen melotot tak percaya, di pikiran Alegra ternyata hanya ada itu saja.
"Hhh... Baiklah......" Angguk Chareen dengan tersenyum.
Alegra yang mendengar itu tersenyum sumringah, di kecup nya bibir Chareen berkali-kali sebelum akhirnya menekan nya lama. Mereka berciuman dalam waktu yang lama, hingga ciuman Alegra mulai merambat ke leher Chareen yang begitu menggoda.
__ADS_1
"Ale.... Ada hal penting yang ingin aku sampaikan." Ucap Chareen dengan cepat.
"Nanti saja...." Balas Alegra dengan suara seraknya.
Salah satu tangan Alegra mulai mengelus paha Chareen yang saat itu hanya menggunakan dres selutut, tubuh Chareen meremang saat merasakan tangan Alegra di atas perutnya.
"A-ale....." Lirih Chareen dengan menggenggam seprei erat saat lidah Alegra menjilati ketiak kanannya.
Entah kenapa wangi ketiak Chareen membuat Alegra tergila-gila, sedangkan Chareen sendiri terus menahan rasa geli akibat ulah Alegra itu.
"Kau sangat harum...." Bisik Alegra dengan menjilat telinga Chareen.
Chareen yang merasakan dirinya sudah di kendalikan oleh Alegra pun tak mau kalah, Chareen membalikkan tubuh mereka hingga kini Alegra lah yang berada di bawahnya.
Chareen menggeram karena bagian bawahnya sudah terbuka dan hanya menyisakan dalaman nya saja, Alegra yang melihat itu malah menyangga kepalanya menggunakan kedua lengannya dan tersenyum kecil pada Chareen.
"Ada apa sayang?" Tanya Alegra dengan terkekeh.
"...." Chareen tidak menjawab, Chareen memilih untuk mengusap rahang Alegra dan menyentuh bagian yang menonjol di lehernya.
Alegra hanya bisa mendongakkan kepalanya saat jemari lembut Chareen mulai menyentuh tubuhnya, Chareen tersenyum miring saat melihat Alegra yang sudah terbuai olehnya.
Chareen sangat suka bermain-main di leher Alegra yang memiliki aroma mint yang segar, tak hanya Alegra yang membuat banyak bekas di leher Chareen tetapi Chareen juga ingin membuat nya.
Namun.....
"Ck!!" Kesal Chareen hingga membuat Alegra menatap nya heran.
"Ada apa sayang?" Heran Alegra.
"Kenapa tidak merah seperti yang kau lakukan pada ku?" Heran Chareen dengan menunjuk bekas gigitan nya di leher Alegra.
Alegra yang mendengar itu hanya terkekeh geli, dia kira Chareen kenapa.
"Coba kau lakukan sekali lagi....." Perintah Alegra yang langsung di angguki oleh Chareen.
__ADS_1
Chareen melakukan nya lagi hingga membuat Alegra meringis, dia tahu Chareen sedang menggigit nya akan terbentuk tanda merah di lehernya.
"Sudah tapi tidak Semerah yang kau buat." Jujur Chareen.
Posisi Chareen saat ini sedang duduk di perut Alegra dengan Alegra yang berada di bawahnya, Alegra langsung menarik lengan Chareen hingga wajah mereka sangat dekat.
"Coba kau rasakan..." Bisik Alegra dengan memberikan tanda di leher Chareen lagi.
Chareen menggigit bibir bawahnya saat merasakan nya, ternyata tidak hanya di gigit saja.
"Apa kau sudah mengerti?" Tanya Alegra dengan menjilati bibirnya.
"Hmm..." Angguk Chareen.
Chareen kembali melakukan nya lagi, sekarang di sertai hisapan hisapan kecil. Alegra yang merasakan itu mulai menikmati nya, rasanya sedikit nyeri namun membuat nya puas.
Chareen melihat hasil karyanya, mata Chareen berbinar senang ternyata sekarang dia sudah bisa membuat nya sehingga dia bisa balas dendam pada Alegra.
Beda lagi dengan Alegra yang hanya bisa pasrah saat Chareen memberikan banyak tanda di sekitar dada dan juga perutnya, semuanya tak luput dari tanda yang Chareen buat.
"Apa sudah puas sayang?" Tanya Alegra dengan nafas yang ngos-ngosan.
Chareen memekik saat merasakan pantat nya menduduki sesuatu yang tegang, di lihatnya wajah Alegra yang sudah memerah padam membuat Chareen meneguk ludahnya bulat-bulat.
Alegra kembali mengambil alih posisi nya hingga membuat Chareen pasrah, ciuman Alegra begitu menuntut sehingga membuat Chareen hanya bisa membalas nya dengan mengalungkan kedua tangannya di leher Alegra.
Dengan penuh perasaan Alegra mulai menurunkan dress yang Chareen kenakan hingga saat ini Chareen hanya menggunakan dalaman nya saja yang berwarna hitam pekat sehingga sangat kontras dengan kulitnya yang putih bersih.
Alegra menatap tubuh Chareen lapar, di kecup nya benda favorit Alegra dan mulai melahap nya. Chareen sendiri mulai mengeluarkan suara-suara erotis nya yang membuat Alegra semakin bersemangat.
"Dia tidak akan menyakiti mu sayang, justru sebaliknya... Dia yang akan membuat mu ketagihan." Bisik nya lagi.
Chareen melotot dan hendak memekik kesakitan tapi bibirnya langsung di bungkam oleh bibir Alegra, tangan Chareen mencakar punggung Alegra keras. Chareen tak bisa membayangkan betapa sakit nya itu.
"Maafkan aku sayang...." Cium Alegra di kedua mata Chareen yang nampak mengeluarkan air mata.
__ADS_1
**Terimakasih atas ucapan dan doa nya teman-teman ☺️🙏 Dan finally, hari ini author berumur 18 tahun😁🤣 Kenapa kalian sangat aneh dengan umur author? kalian selalu mengira jika aku sangat tua?😭😭
Jangan lupa like dan komen yah heheee, spesial akhir tahun nih😂**