
"Char, kamu tadi pergi makan siang dengan tuan Barnard?" Tanya Garel yang ikut duduk di samping Chareen yang sedang memakai high heels nya.
"Hmm, kenapa?" Balas Chareen tanpa mengalihkan pandangannya.
"Tidak ada"
"Gar, seperti nya kakak mu memang bodoh deh. Masa dia..."
"Jangan bilang jika kalian membahas masalah itu di mobil sehingga acara makan siang kalian batal dan kau di turunkan di pinggir jalan?" Tebak Garel membuat Chareen cemberut.
"Astaga.....Kau memang bodoh Char, kau tahu sendiri bagaimana laki-laki gila itu" Kesal Garel.
"Ya ya maafkan aku, lagian itu sudah terlanjur terjadi kok. Oh ya, acara ulang tahun perusahaan mu nanti aku akan datang bersama Ben"
"Ben? maksud mu tuan Barnard?"
"Hmm"
"Lalu bagaimana dengan Jimmy? dan....Tuan Bara?" Heran nya.
"Untuk om Bara, dia tidak bisa datang karena ada pertemuan penting di luar negeri sedangkan Jimmy? entahlah...."
"Apa yang kalian bicarakan?" Tanya seseorang membuat kedua orang itu langsung mengalihkan perhatian nya.
"Ini, Chareen bilang dia akan datang ke pesta perusahaan keluarga ku dengan tuan Barnard" Jelas Garel membuat Jimmy melotot.
"APA? apa kau yakin Char? kenapa kau tidak datang bersama ku....." Rengek nya dengan duduk di samping Chareen dan menggoyang goyangkan tangan Chareen.
"Haishhh kau ini, Ben yang lebih dulu mengajak ku pergi!!!" Kesal Chareen.
"Baiklah...Aku tetap akan ikut dengan mu" Pasrah nya.
"Tidak, apa kau mau merusak acara kami berdua?" Kesal Chareen.
"Char...." Rengek nya lagi namun tidak di gubris sama sekali oleh Chareen.
"Jika kau dengan nya aku dengan siapa?" Cemberut nya membuat langkah Chareen terhenti.
"Raini...." Senyum Chareen dengan mengedipkan sebelah matanya.
Bukankah pas? gumam Chareen dan terkikik geli.
"..."
__ADS_1
"Nahh, benar tuh. Raini juga tak kalah cantik nya kok" Senyum Garel dengan menepuk pundak Jimmy yang hanya diam dengan ekspresi kesal nya.
Langkah kaki Chareen terhenti saat berhadapan dengan Alegra yang sedang.... Menggandeng lengan wanita.
Salah, lebih tepatnya tangannya yang di gandeng oleh wanita itu.
"Selamat sore nona Chareen..." Sapa Kinara dengan tersenyum kecil, dia seperti memamerkan hubungan nya langsung di hadapan Chareen.
"Sore juga nona" Balas Chareen tanpa menyebutkan namanya, seakan-akan mereka itu hanya orang asing yang tak pernah saling mengenal.
Di belakang tubuh Chareen terdapat Garel dan Jimmy yang hanya diam dengan menatap datar Kinara dan Alegra sendiri.
"Ahh ya, apakah nona Chareen mendapatkan undangan di acara Grand Opening Show Jerman? saya sendiri yang baru beberapa hari di dunia permodelan sudah mendapatkan undangan nya secara VIP" Bangga nya dengan menunjukan surat undangan tersebut yang berwarna silver.
Chareen mengeryit, dia melirik ke arah Garel yang hanya menaikkan kedua bahunya begitu pun dengan Jimmy yang hanya mendengus sebal.
"Acara GOSJ? ahh ya untung kau ingat kan hahaha.... Saya sudah mendapatkan undangan nya sebulan yang lalu, dan itu pun berbentuk gold bukan silver seperti milik anda nona. Anda tahu apa artinya itu? VVIP!!" Senyum Chareen dengan sinis membuat Kinara melotot tidak percaya.
"Bagaimana mungkin? ini....Baru di bagikan kemarin sore" Kaget nya.
"Hahahaha itu karena anda hanya model biasa nona! You know model biasa? tidak terlalu di perlukan oleh mereka" Balas Garel membuat wanita itu bungkam dengan mengepalkan kedua tangannya.
"Sudahlah, ayo pergi... Bukankah jadwal kita sampai malam?" Tanya Jimmy dengan menarik mereka berdua.
Tanpa mengucapkan permisi terlebih dahulu mereka pergi begitu saja, padahal ada pimpinan mereka di sana yang tak mengucapkan sepatah kata pun.. Tatapan matanya tak pernah lepas dari sosok Chareen yang tak menatapnya sedetik pun.
Seakan-akan dirinya itu tidak lah nyata!
"Jadi kau sudah mendapatkan undangan nya?" Tanya Garel pada Chareen.
"Hmm, William yang mengatakan nya"
"Kau mendapatkan undangan gold? aku pun sama" Balas Jimmy.
"Kalian? hhhhh.... Aku juga mendapatkan nya" Cemberutnya membuat Chareen dan Jimmy kompak menendang nya hingga laki-laki itu meringis kesakitan.
"Ku kira kau sama dengan wanita itu!!!" Ketus Chareen yang di balas cengiran oleh Jimmy.
"Cihh, jika sampai kau mendapatkan undangan yang sama seperti nya maka jangan harap kau bisa bergabung dengan kami" Datar Jimmy yang langsung di pelototan oleh Garel.
"Sialan kalian!" Kesal nya membuat Jimmy dan Chareen tertawa terbahak-bahak.
_____
__ADS_1
"Sayang, ayolah....Lagian acara nya pun masih 2 bulan lagi" Rengek seseorang pada sang kekasih.
"Aku tidak bisa janji, aku akan mengikuti acara memasak di Harvard"
"Ck, kenapa kau terus memikirkan masak!! masak!! dan masak hah? bukankah sudah enak seperti ini? kau menjadi Presdir di perusahaan keluarga mu"
"Apa maksud mu Kinara? bukankah kau sendiri yang mengatakan nya bahwa kau menyukai pekerjaan ku?"
"....I...Itu, maksud ku dengan kau bekerja di perusahaan mu kau tidak akan pergi ke jauh lagi dan meninggalkan ku, kau tahu sendiri aku pun memilih tinggal disini karena ingin selalu berdekatan dengan mu" Elak nya.
"Entahlah...Akan aku pikirkan lagi nanti"
"Hmmm"
Kinara bersandar di pundak Alegra yang sibuk dengan laptopnya, Kinara yang melihat wajah tampan kekasih nya hanya bisa tersenyum puas.
Kinara memainkan jari-jari tangannya di dada bidang Alegra, dia ingin sekali Alegra tergoda oleh nya namun apa yang terjadi? realita tak semanis ekspetasi.
"Aku sedang bekerja, diamlah...." Ucap Alegra dengan menyingkirkan tangan Kinara dari dada nya.
"Sayang.... Apa kau mencintaiku?" Tanya Kinara dengan menangkup wajah tampan Alegra.
"Kenapa? apa kau meragukan ku?" Tanya Alegra dengan menaikkan sebelah alisnya.
"Tidak..." Senyum Kinara dengan mengusap rahang Alegra.
Wajah Kinara mendekat, dia sangat tergoda dengan bibir seksi milik kekasih nya itu. Alegra yang melihat itu mendadak tidak nyaman, dia segera memalingkan wajahnya hingga ciuman Kinara hanya mengenai pipi nya saja.
"Ale..." Kaget Kinara.
"Aku sedang bekerja, kau mengerti lah...." Elak nya, dia sangat tidak nyaman berlama-lama dengan wanita di hadapannya ini. Entah kenapa itu, yang jelas dia ingin wanita tersebut menghilang dari pandangan nya.
"Kau berubah Ale...." Lirih nya dengan menundukkan kepalanya.
"...."
"Apa kau sudah tidak mencintai ku lagi?" Tanya Kinara dengan menatap Alegra yang hanya diam dengan menghela nafas berat.
"Istirahat lah, bukankah kau sudah melakukan pemotretan tadi siang?" Tanya Alegra dengan lembut.
"Hmm"
Kinara pergi begitu saja meninggalkan Alegra yang hanya diam dan mengusap wajahnya prustasi,dia menginginkan Chareen sekarang!! Apakah dia sudah gila?
__ADS_1
Sedangkan wanita yang Alegra pikirkan tengah makan besar bersama rekan yang lainnya, mereka sibuk berpesta setelah acara pemotretan terakhir selesai.