Cinta Kasih Sang Pewaris (Our Love Story)

Cinta Kasih Sang Pewaris (Our Love Story)
Rencana Resepsi


__ADS_3

Semua anggota keluarga Khan sudah berkumpul di ruang keluarga setelah makan malam. Mereka akan mendengarkan apa yang akan di katakan oleh kepala keluarga saat ini, yaitu Erhan. Karena sepertinya apa yang akan disampaikan orang yang memiliki kedudukan tertinggi di keluarga itu sangatlah penting.


"Tadi daddy sudah sampaikan saat di meja makan kalau ada yang ingin daddy katakan kepada kalian ber-enam. Dan sebelumnya apa yang ingin daddy sampaikan ini, sudah daddy sampaikan juga kepada kedua orang tua kalian Ezra dan Faza dan juga kau Zahra. "


Ketiga orang yang disebut namanya itupun langsung mengangkat kepalanya menatap daddy Erhan.


"Tidak perlu tegang. Karena ini adalah sebuah kabar gembira untuk ketiga keluarga kita. " Erhan lalu tertawa saat mengatakannya.


Dan sikap daddy mereka ini membuat semua orang bingung kecuali Nisa tentunya.


"Baiklah... baiklah... daddy akan mengatakan apa yang akan daddy sampaikan." Erhan berdehem menetralkan suaranya.


"Jadi mommy dan daddy akan mengadakan pesta resepsi untuk kalian bertiga. Dan akan langsung kami adakan pesta kalian menjadi satu. Bagaimana apa kalian setuju? "


"Maksud daddy? Dalam satu pesta dan satu pelaminan ada tiga mempelai? " tanya Rayyan yang sangat penasaran dari tadi.


Erhan menjentikkan jarinya, membenarkan ucapan Rayyan.


"Ya, benar. Dalam satu pesta, dan satu tempat pelaminan akan ada tiga mempelai. Murad dan Faza, Zoya dan Ezra, Rayyan dan Zahra. Bukankah ini pasti seru. " Lagi-lagi Erhan tertawa membayangkan ketiga anaknya berada dalam satu pelaminan yang sama.


"Tapi dad, apa tidak masalah? " tanya Zoya ragu.


"Masalah bagaimana , sayang. " kini Nisa yang menimpali.


"Ya.... " Zoya juga tidak tau apa yang akan dia katakan. Dia hanya merasa ragu.


"Zo, jika kau memikir kan tentang masalah tradisi atau adat istiadat makan saat ini kau mungkin belum menikah dengan Ezra, begitu juga dengan Rayyan. " kata Nisa yang mengetahui kegundahan hati Zoya.


"Kenapa bisa begitu? " tanya Rayyan penasaran.


Sedangkan Murad tidak ambil suara sama sekali. Dia akan angkat bicara jika sudah memutuskan. Saat ini dia hanya akan mendengarkan.


"Karena dalam satu tahun biasanya kita hanya akan melakukan pernikahan satu kali. Dan anak berikutnya, di tahun berikutnya. Mungkin itu adalah adat yang mereka anut." jelas Nisa.


Penjelasan Nisa itupun diangguki oleh semua orang.

__ADS_1


"Tapi... setelah mommy pikir-pikir, kenapa harus melakukan pernikahan satu kali dalam satu tahun. Kini mommy tau jawabannya. " Nisa menggantung penjelasannya itu.


"Apa mom, jangan setengah-setengah dong kalau ngasih penjelasan. " Rayyan langsung menyela karena dia paling kepo dari lainnya.


"Karena uang mereka tidak cukup kalau harus melakukan hajatan pernikahan berkali-kali. Sekali menikah sudah menghabiskan biaya puluhan bahkan ratusan juta. Belum lagi dengar omongan tetangga atau tamu undangan yang sangat menyakitkan. Karena mereka pasti akan ngomel, kalau di suruh datang ke pesta pernikahan berkali-kali di tempat yang sama. Dan memberikan hadiah kepada keluarga mempelai berkali-kali. Nah itu, apa nggak bikin telinga panas. Apa kini kalian sudah mengerti? "


Mereka semua mengangguk bersamaan, setelah memahami penjelasan dari sang mommy.


"Oleh karena itu kami akan mengadakan pesta pernikahan kalian satu kali saja, agar para tamu undangan tidak menggerutu mendapatkan undangan berkali-kali dari keluarga kita. " Kini giliran Erhan yang bicara.


"Baiklah, dad. Aku mengerti dan aku memahami maksud mommy dan daddy. Aku juga setuju dengan rencana kalian. Satu kali pesta resepsi untuk kami berenam. Agar tidak terlalu membuang-buang banyak biaya pernikahan juga. Kita akan mengadakan pesta pernikahan besar-besaran nantinya. Lagi pula, ini hanya sebagai pemberitahuan kepada publik, bahwa putra putri keluarga Khan sudah menikah.Dan keluarga lain di luar sana tidak mengharapkan kami untuk menjadi menantu mereka. "


"Tepat sekali, Murad kau memang bijak. Nah sekarang bagaimana dengan kalian berempat. Apa kalian setuju dengan rencana mommy dan daddy ini? "


Zoya, Ezra, Rayyan dan Zahra saling berpandangan kemudian mereka semua mengangguk bersamaan.


"Kalau kak Murad sudah setuju , maka kami juga akan setuju, dad. " Putus Rayan pada akhirnya .


Zoya juga memutuskan , setuju dengan rencana mommy dan daddynya setelah kedua saudaranya setuju.


"Kalau masalah konsep pernikahan , Mommy bisa bertanya kepada para istri kami . Kami hanya menurut saja , asalkan Mereka bahagia. Benarkan Ray, Ezra. " Murad meminta pendapat kedua saudara laki-laki nya.


"Iya mom, kalau masalah konsep pernikahan, mommy bisa bertanya kepada para wanita saja. Kami akan melakukan apa yang mereka inginkan." sahut Rayyan.


" Baiklah kalau begitu, kalian para pria berkumpul bersama daddy, dan para wanita berkumpul bersama mommy. "


Nisa mulai membuat formasi melingkar bersama anak dan menantunya. Melihat itu para pria , menggelengkan kepalanya , melihat tingkah para wanitanya . Mereka rupanya sangat antusias , dengan acara resepsi ini . Biarlah mereka semua mencari konsep apa yang mereka rencanakan nanti , dan para pria hanya memberikan dana untuk merealisasikan apa yang mereka inginkan . Demi kebahagiaan istri-istri mereka .


"Bagaimana , apa yang ingin kalian konsepkan dalam pernikahan kalian ?" tanya Nisa kemudian kepada ketiga anak perempuannya.


"Mom, Bolehkah aku memilih konsep ala Negeri dongeng ?" Tanya Faza pada mommy dan kedua saudaranya dengan wajah berbinar.


"Kalau kau ingin memilih konsep Negeri dongeng , Putri apa yang kau pilih ?" Giliran Zoya yng bertanya.


"1001 Malam Kak , princess Jasmine. Pasti aku akan sangat cantik mengenakan pakaian seperti princess Jasmin. Bagaimana apa boleh? " tanya Faza lagi setelah membayangkan dirinya seperti seorang princes.

__ADS_1


"Kita simpan keinginan mu ya, Faza. " Nisa lalu menuliskan keinginan Faza pada buku agendanya.


"Kalau kamu Zoya, dan Zahra? "


"Bolehkah aku memilih konsep Cinderella ?" Ucap Zahra dengan ragu , karena di antara mereka hanya Zahra yang terlihat asing .


"Kamu benar-benar ingin mengambil konsep Cinderella ? alasannya?" Tanya Zoya kepada Zahra.


"Karena aku merasa beruntung dinikahi oleh Rayyan , seperti seorang Cinderella yang beruntung dinikahi oleh pangeran ." Zahra memberikan alasannya .


Mendengar hal itu semua orang langsung beralih memandang Zahra tidak percaya termasuk para pria yang mendengar . Bahwa ternyata Zahra sangat menghargai Rayyan sebagai suaminya , meskipun di awal pernikahan mereka . Selalu terdengar cek cok antara keduanya, tapi sekarang Cekcok itu berubah menjadi Kebucinan mereka berdua.


"Baiklah,sayang. Akan Mommy tampung dulu ." Nisa lalu mencatat konsep pernikahan yang Zahra inginkan .


"Sekarang yang terakhir giliranmu Zo , Apa yang ingin kau tampilkan di konsep pernikahanmu ?" Tanya Nisa beralih kepada anaknya Zoya.


" Aku ingin seperti putri daerah Indonesia mom. Apa boleh? " putus Zoya pada akhirnya setelah lama berfikir.


"Kenapa kamu memilih konsep pernikahan seperti putri daerah Indonesia? "


"Karena aku ingin cantik seperti mommy saat pernikahan mommy dan daddy dulu."


Zoya lalu menunjukkan album foto mommy dan daddynya kepada Zahra dan Faza. Walalupun Faza sudah pernah melihatnya.


"Wah, ini pernikahan mommy, bajunya bagus sekali? " Zahra terkagum-kagum melihat lembar demi lembar foto mommy Nisa saat pernikahan mereka di Indonesia.


"Benarkan? tidak kalah cantik dengan gaun negeri dongeng. Aku ambil konsep pernikahan ini mom." putus Zoya pada akhirnya.


"Jadi nanti, saat masuk ke tempat acara, Kita akan disuguhkan dekorasi dan musik 1001 malam milik Faza, Lalu tempat hidangannya akan bertemakan khan Jawa Indonesia dengan makanan khas indonesia dan Turki akan dihidangkan sebagai suguhan disana. Terus disisi lain akan ada acara pesta dansa seperti di acara pesta cinderela. Bagaimana menurut kalian? " Zoya meminta pendapat kedua saudaranya.


Zahra dan Faza yang sedang membayangkan konsep ketiganya yang menjadi satu langsung mengangguk setuju dengan ide Zoya.


"Setuju kak... wah.. pasti pesta pernikahan kita akan sangat luar biasa. " Ucap Faza yang diangguki Zahra.


Melihat ketiga anak perempuannya yang rukun , membuat hati Nisa merasa lega . Ia akan mewujudkan mimpi ketiga anaknya itu . Sesuai konsep mereka masing-masing yang akan dijadikan satu seperti ide dari Zoya.

__ADS_1


__ADS_2