Cinta Kasih Sang Pewaris (Our Love Story)

Cinta Kasih Sang Pewaris (Our Love Story)
The Wedding (2)


__ADS_3

Ke-tiga pasangan pengantin itu kini sudah berada di palaminan, mereka sungguh merasakan kebahagiaan saat melihat pasangan mereka benar-benar seperti seorang putri dan pangeran di negeri dongeng. Terutama Rayyan, yang mendapatkan kejutan dihari pernikahannya dari sang istri dengan perubahan yang sangat luar biasa.


"Apa benar kau istriku? " bisik Rayyan di telinga Zahra.


Zahra langsung melotot mendengar bisikan Rayyan. "Kalau bukan aku istrimu lalu siapa lagi. Memangnya kamu punya istri selain aku? "


Rayyan menggeleng, lalu tersenyum.


"Sekarang aku percaya kalau kau adalah istriku, karena kau pandai mengomel. "


Ingin sekali Zahra membuat perhitungan kepada Rayyan saat itu juga. Tapi dia masih waras, karena dia tidak ingin mempermalukan diri sendiri di pesta pernikahannya. Jadi dia hanya memasang senyum manis menghadap para tamu undangan.


Pembawa acara mulai membacakan susunan acara, dimulai dari sambutan dari para orang tua terutama si pemilik hajat Erhan.


Erhan memberikan sambutan kepada para tamu undangan, Ia berterima kasih karena mereka sudah meluangkan waktu untuk menghadiri pesta pernikahan anak-anaknya. Erhan juga akan menunjukkan kepada mereka semua prosesi akad nikah ketiga anaknya, yang telah mereka lakukan beberapa bulan yang lalu.


"Kami akan menunjukkan kepada kalian semua, para tamu undangan prosesi akad nikah ketiga anak kami, yang hanya dihadiri keluarga besar kami saja. "


Semua mata kini memandang ke arah layar yang menampilkan prosesi akad dari Murad. Murad yang saat itu sedang duduk di kursi roda sedang melangsungkan prosesi ijab qobul berhadapan dengan Kemal.


Mulai terdengar kasak kusuk lagi, tentang Murad yang duduk dikursi roda. Dan ketiadaannya di dunia bisnis selama beberapa bulan yang digantikan Erhan dan Rayyan. Mungkin karena ini alasannya.


Erhan pun mejelaskan kepada mereka apa yang terjadi pada anaknya Murad beberapa bulan lalu. Dia yang mengalami kecelakaan dan sempat koma dan saat sadar, ternyata kakinya mengalami masalah sehingga harus duduk di kursi roda.


Dan dengan lapang dada Faza menerima Murad sebagai suaminya walau dalam keadaan tak sempurna dan merawatnya hingga Murad bisa berjalan kembali seperti saat ini.

__ADS_1


"Dan karena cinta Faza dan Murad mereka kini insyaAllah akan dikaruniai tiga orang anak sekaligus." lanjut Erhan.


Erhan lalu meminta operator untuk memutar video saat Murad dan Faza melakukan pemeriksaan kehamilan beberapa waktu lalu.


Semua orang berdecak kagum saat melihat pergerakan bayi diperut Faza dan dokter mengatakan kalau mereka akan di karunia dua orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan.


"Selamat tuan Erhan... anda akan menjadi seorang kakek. Dan selamat juga tuan Murad, anda akan menjadi orang tua. "


Sebuah ucapan selamat diucapkan oleh salah satu tamu undangan yang sekaligus rekan bisnis nya. Dan diikuti tamu lainnya.


"Terima kasih saya ucapkan kepada kalian semua. Sekarang saya akan memutar video pernikahan anak perempuan kami Zoya dan Ezra. "


Dilayar kini tampak video pernikahan Zoya dan Faza. Semua prosesi akad nikah itu di gelar secara sederhana. Namun kesakralannya tidak main-main.


"Kami menikahkan Zoya dan Ezra karena kami mengetahui secara tidak langsung kalau mereka ternyata saling mencintai satu sama lain. Dan kami langsung menikahkan mereka karena tidak ingin terjadi kesalahan pada hubungan mereka, dan bukankah sesuatu yang baik itu harus disegerakan?"


"Dan alhamdulillah, saat ini putri kami Zoya sedang mengandung anak pertamanya. Semoga selalu sehat hingga melahirkan. "


Semua orang mengamini harapan Erhan. Mereka juga baru tahu kalau Zoya ternyata juga sedang hamil.


"Pernikahan ketiga adalah pernikahan Rayyan dan Zahra putri dari tuan Simon Altan. "


Semua orang memandang layar lagi, dan sebuah pemandangan yang mengharukan terlihat disana. Jika pernikahan pertama dan kedua terlihat ada sebuah acara sederhana yang diadakan, maka berbeda pada pernikahan ke tiga. Dimana mereka melihat di sebuah ruangan yang bernuansa putih, dengan tuan Simon yang duduk di kursi roda dan menjabat tangan Rayyan.


"Bagaimana mereka bisa sampai menikah seperti itu? "

__ADS_1


Erhan yang mendengar kasak kusuk lagi mulai menjelaskan walau dia menyelipkan sebuah kebohongan disana. Tidak mungkin dia akan menceritakan kepada semua kalau Rayyan menikahi Zahra karena sebuah kesepakatan karena itu akan mencoreng nama baik keluarga Khan.


"Rayyan jatuh cinta pada pandangan pertama kepada putri dari Altan saat tuan Simon mengajak putrinya bertemu dengan Rayyan untuk membicarakan kesepakatan bisnis. " Erhan menjeda kalimatnya.


"Lalu mereka saling mengenal dan saat itu Zahra meminta bantuan kepada Rayyan saat tuan Simon mengalami serangan jantung. Entah dari mana keberanian Rayyan datang saat tuan Simon sadar, dia langsung meminta tuan Simon menikahkan dirinya dengan Zahra agar Zahra ada yang menjaga. Dan pernikahan tanpa cinta itupun terjadi di rumah sakit. " Erhan menunjuk layar yang menunjukkan prosesi akad mereka berdua.


"Tapi kami bersyukur, karena akhirnya kini seiring dengan berjalannya waktu, mereka sudah bisa saling menerima dan mencintai satu sama lain. Dan tuan Simon kini juga bertambah sehat. Kita doakan semoga Rayyan dan Zahra segera menyusul kedua saudaranya. "


Harapan Erhan pun di aamiini oleh semua para tamu undangan.


Erhan turun dari podium setelah menutup sambutannya. Sengaja Erhan memberitahukan kepada semua orang tentang prosesi pernikahan anak-anaknya karena dia tidak ingin mendengarkan suara sumbang diluar sana tentang keluarganya.


Di pelaminan, ada sepasang pengantin yang tersenyum penuh arti setelah mendengarkan sambutan dari daddy mereka. Dia adalah Rayyan dan Zahra. Daddy Erhan dengan apik menutup kesalahan Rayyan. Walau tidak semua yang dikatakan daddy Erhan itu sebuah kebohongan. Karena memang benar, Rayyan jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Zahra.


"Kita berhutang sebuah maaf dan ucapan terima kasih kepada daddy. " Bisik Rayyan kepada Zahra.


Zahra hanya mengangguk setuju dengan ucapan Rayyan, nanti dia dan Rayyan akan mengucapkan terima kasih kepada daddy Erhan.


Acara pernikahan pun dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Banyak para undangan yang ingin mengucapakan selamat kepada keenam mempelai. Sebelumnya mereka diberi tahu oleh pembawa acara kalau mereka harus bisa memaklumi jika dua orang mempelai wanita menyambut mereka dengan duduk. Karena keadaan mereka yang saat ini sedang hamil, dan tidak mungkin bediri terlalu lama.


Semua orang memakluminya, karena hamil dengan satu anak saja merepotkan apalagi tiga orang anak. Mereka pun segera naik ke atas pelaminan untuk mengucapkan selamat dan berfoto dengan para pengantin, sebelum mereka mencicipi hidangan yang tersedia. Mereka ingin mencicipi hidangan dari Indonesia dan western food yang di sumbang Zahra dari restonya, selain makanan khas Turki tentunya. Ada juga yang ingin ke panggung pesta dansa yang sudah disiapkan seperti pesta dansa Cinderella.


Semua orang terkagum dengan tema pesta malam ini yang luar biasa dan mungkin hanya akan bisa di lakukan oleh keluarga para sultan.


Di tengah kebahagiaan para mempelai, mereka tidak menyangka akan kedatangan tamu spesial dari jauh.

__ADS_1


Hayyoo siapakah gerangan... apa ada yang bisa nebak?


__ADS_2