
Pagi hari setelah pagi ini aku ingin mengajak Dewi jalan ini rencana ku dan aku akan buat kejutan yang indah buat Dewi
Saat mengeluarkan motor hijau favorit ku dan aku sudah ada di depan gerbang namun kenyataan berkata lain .
ku liat Dewi sedang berbicara dengan seorang cowok . Dia yang kemarin bersama Dewi namun saat ini ku tak menghiraukan biar ku jalan saja langsung ke kampus
Di parkiran motor
"Wa ! ko tumben tidak memangil aku saat mau pergi dan kamu tak bertanya padaku pagi ini ada apa?" Awal suara teriakan yang memanggil nama dewa itu dewi yang langsung interogasi pagi ini kepada dewa yang tidak mengajak pergi bareng
"Maaf ! bukan nya kamu lagi sibuk sama cowok itu". jawab dewa dengan malas
"Wa , tunggu" . Dewi menarik tangan dewa
"Apa lagi Dew?" berhenti sejenak
"Siang ini makan bareng ya aku traktir sebagai tanda minta maaf aku juga udah bikin kamu kesel" pinta Dewi kepada dewa dan memohon
"Lagi males ah ". jawaban dewa membuat Dewi diam
Jam Mapel pertama ini tentang rumusan Fisika
Dewa tertidur karena kebiasaan yang malas
Saat dosen masuk ke dalam ruangan
semua di absen dan dewa tersadar melihat sosok cowok yang bersama Dewi itu dosen dia cowok muda , tinggi , keren dan pintar
Semakin jelas dewa kesal dan izin absen keluar tidak mengikuti Mapel karena dosen itu cowok yang Deket Dewi
"Pak ! maaf saya izin tidak mengikutin Mapel bapak". seru dewa yang melangkah keluar
"baik lah tapi jangan tidak mengerjakan tugas tambahan ya". seru dosen tersebut
__ADS_1
Dewi menyusul dewa
"pak ! saya izin tidak mengikuti Mapel pertama kali ini". meminta ke dosen
"Baik . Yang lain lanjutkan". Perintah dari dosen
Dewi mengejar dewa dan sampai di kantin
"kenapa kamu wa? kamu sakit?" tanya Dewi penuh perhatian
"kenapa keluar juga?"tanya balik dewa
"menyusul kamu takut kamu kenapa-kenapa? apa salah aku kan sahabat mu!" seru Dewi dengan nada lembut
"Dia siapa dew aku bertanya kepada mu dari semalam tapi kamu tidak menjawab. Aku pikir pagi ini mengajak kamu bareng tapi kamu udah sama cowok itu dan sekarang cowok itu dosen kita". tegas dewa
"Wa , kamu kenapa jadi over gini kamu salah paham dia adalah kakak aku wa!" tersenyum
"iya . kamu pikir dia siapa aku? pacar aku bukan dia lah wa adalah seseorang nanti juga tau" jawab Dewi
"oke lah maaf . pacar kamu ada kamu ada pacar?" tanya Dewa penasaran dengan apa kata Dewi
"beranda". tersenyum dan tertawa
mereka akhirnya makan dan minum di kantin
setelah itu dewa dan Dewi menuju parkiran
ada motor warna merah di samping motor hijau favorit dewa
Dan seorang cowok tersebut jalan ke parkiran
dan menyapanya
__ADS_1
"Dewi dan Dewa" sapa cowok tersebut
"iya ! pak ". jawab dewa
"iya ! kak kenapa lagi?" jawaban dewi berbeda dari dewa
"Tugas tambahan yang dapat di kerjakan kalian jangan lupa di kumpukan oke". Baik ka jawab Dewi
"dewa , kalo di luar panggil kak aja . aku ini kakaknya Dewi . kenapa kamu cuek beberapa hari lalu tahu aku dekat Dewi kah?" seru si cowok itu
"Tidak pak . tidak ada apa-apa karena Dewi sibuk sama pak". jawab dewa
"pak ! emang jadi dosen setua itu. panggil aku kaka . nama aku Radja" sambil meraih tangan untuk saling salamaan
"baik ka Radja" senyum dari dewa yang tadi cuek jadi asik
"Hayo pulang wa ". keluh Dewi
"kakak pulang kemana?"tanya Dewi
"Apartemen aja, kamu sama dewa ya!" seru kak Radja
"Oke baik dah.." seru Dewi kepada kakaknya
Di perjalanan pulang ada sebuah mobil yang menghadang motor dewa dan seorang pria turun mendekati Dewi yang duduk di belakang motor dewa dan langsung mengulurkan tangan untuk mengajak Dewi pulang
" Dewi ayo pulang ke rumah mama mu di tunggu semua keluarga di sana" seru pria tersebut
" Tidak ". jawaban lantang dari Dewi
Namun Dewi tertarik menuju mobil dan mobil tersebut meninggalkan dewa sendiri dan di bawanya Dewi bersama pria tersebut
Lanjut jangan lupa comen ya
__ADS_1