
Perjalanan ke kampus.
dewa bersama Ara
Dewi bersama kak Radja
tepatnya di sebuah parkiran motor kampus mereka telah tiba
"Pak Radja ". Sapa ara turun dari motor dewa
"Ara, kamu kulia di sini?". tanya pak Radja si dosen
"iya pak. perkenalan ini pacar SMA ku dewa" ara dengan tanpa ragu memperkenalkan aku pada kak Radja
"kakak Radja dan Dewi pagi". sapa dewa
"pagi dewa" jawab Dewi dan kakak Radja
"Sejak kapan dewa akrab apa pak dosen dengan memangil nama kak?". tanya ara penasaran
"Ayo ara sayang masuk kelas pilih bangku mu cepat". ajak dewa
Dewi dan kakak Radja berdiskusi
"apakah kak kenal ara itu?" tanya Dewi
"iya dee. kenapa?" jawab Kaka
"apa benar dewa pacar ara?" Dewi penasaran
"kak tidak tahu tanya langsung aja!" seru Kaka
"tidak usah lah biarkan saja" jawab Dewi
Bangku tempat Dewi samping dewa di duduki ara
samping kanan dewa dan ada bangku kosong samping Kiri dewa
Dewi melirik dewa asik dengan ara
di dalam benak pikiran Dewi
(dewa acukan aku kali ini kenapa dia apa dia tidak bisa liat aku sedang kesel marah tapi gimana mengungkapkannya aku hanya sahabat mana bisa jadi pacar dia)
"Dewi .. Dewi". suara dewa memanggil
"Iya wa . ada apa?" tanya Dewi
__ADS_1
"mengapa melamun kamu aneh banget si?". tanya Dewa penasaran
"kamu sayang dan cinta ara?" tanya Dewi
"iya dari SMA sekarang hubungan kami baik hanya jarak yang bikin kita jauh selama tiga tahun".jawab dewa
"Dewa" suara ara memanggil
"Wa samperin ara dulu" seru Dewi
"oke. ke kantin Makan bersama yuk?" ajak dewa
"siap deh . aku ajak Kaka Radja" seru Dewi
"Oke di tunggu" dewa melangkah ke arah ara
Waktu jam istirahat dan pulang karena gak ada Mapel lagi
Tepat depan kantin
meja sudah di boking ara dan dewa
yang asik ngobrol dan ara menggandeng tangan dewa
"Hai " apa kak Radja dan Dewi
"Mau makan apa Kaka Radja dan Dewi" tanya dewa
Dewa memanggil seseorang
"mbak 1 siomay dan gak pedes dan ga pake pare buat Dewi dan 1 lagi gak pakai kentang dan pedes buat ara , Kaka Radja pesen apa?" tanya dewa
"aku campur dan pedas ya mbak. kamu apa dewa?" tanya kembali kak ke dewa
"tidak pakai pare buat dewa ya mbak dan pedas" seru Dewi
Dewa terdiam Dewi semakin hafal dan tanpa di minta dewa.
Ara menatap arah Dewi dan melamun
(kenapa ada perempuan yang lain tau kesukaan dewa tapi benar aku agak lupa dewa suka apa)
Makanan sampai mereka memakan siomay tersebut
ketika ingin pesan minum Dewi yang memesan
"mbak air jus jeruk manis untuk Kaka Radja dan jus alpukat buat dewa" pinta Dewi
__ADS_1
"mbak jus stroberi buat Dewi dan jus naga buat ara". pinta dewa
Dewi semakin tak menyangka dewa tau semua kesukaan Dewi
Setelah makan dan minum ara menyarankan untuk mengajak mereka jalan-jalan
"Sayang jalan-jalan yuk di sini kan ada kak Radja dan Dewi mereka serasi dan aku sama kamu" Seru dan minta ara
Di sisi lain ara tidak tahu bahwa Kaka Radja adalah Kaka Dewi
"Oke". ajak Dewi
"Tapi , Dew . kamu dan Kaka Radja?" seru dewa
"gak .ada masalah" Kaka Radja merangkul Dewi dan berkata sabar
Mereka ke arah parkiran kak Radja memberikan usulan
"Ara sama Kaka Radja mau?" pinta Radja
"Naik motornya? kan aku am dewa ka" jawab ara
"naik sana sayang apa salah nya terima ajakan kak Radja !" sindir dewa
"Dewi, sini !" dewa menarik tangan Dewi
Kaka Radja tersenyum liat dewa inisiatif sendiri menyuruh ara dan Dewi bertukaran
Di posisi ini Kaka Radja udah tau dewa suka am Dewi..
Dewi suka dewa karena mereka curhat saling membelakangi
kembalinya ara hanya sebagai pengoda dan ara pun tau ini sandiwara cinta segitiga padahal cinta mereka di uji sedikit sulit ini dan Demian pun sudah punya kekasih.
Di perjalanan Dewi melihat Demian bersama wanita lain beemersaan dan Dewi terdiam
Dewi melihat dengan jelas dan memotretnya
Tepat di depan mall.
di arahkan kami ke tempat bermain zona remaja oleh ara
Ara beemersaan dengan dewa .
Dewi merasa jengkel dan menarik kak Radja
"kak aku mau minum wine" seru Dewi
__ADS_1
lanjut lagi makin seru selanjutnya