
Tepat di kediaman rumah mama Dewi
"Selamat datang putri kesayangan mama" memeluk Dewi
"Mah ada apa ini?" tanya Dewi
"Dewi kita akan bertunangan kita kan di jodohkan namun kakak Radja mu tak setuju makanya aku dan mama mu inisiatif sendiri." seru pria itu
"Benar apa yang di katakan Demian. sayang papa mu sudah tidak ada Demian adalah orang kepercayaan papa mu yang sudah lama memang menjodohkan kamu dan Demian karena keluarga kita saling mempunyai kedudukan di saham perusahaan" jelas kata mama dengan lembut
"tapi mama jangan ambil keputusan sepihak kali aja aku tidak setuju bagaimana?" seru Dewi karena kesal
Acara malam ini makan malam Dewi mengkhawatirkan dewa yang tadi di jalan karena perbuatan Demian
"Aku mau balik ke kostan ku" seru Dewi
"aku dan Demian Emang bersama tapi aku punya pilihan sendiri yang bagi aku terbaik" seru Dewi dengan muka marah
"Sayang kamu punya pilihan bersama Demian atau kamu mau mama keluarkan dari nama keluarga ini" . seru mama dengan perasaan kesal
"Tante tenang Dewi hanya butuh waktu saja" jawab Demian
"aku antarkan kamu ke kostan kamu oke malam ini kamu pulang saja tidak apa-apa ". ajakan Demian ke Dewi
Perjalanan pulang dalam mobil Demian Dewi hanya diam dan kesal memikirkan dewa
dan tiba Depan Gerbang kostan Dewi .
Demian pamit pulang
"Aku pulang kamu jangan diri baik-baik. Jangan dekat pria lain" . seru Demian yang melarang Dewi
Sebelum masuk Dewi menuju rumah dewa
__ADS_1
tepat di depan rumah dewa dan memincet bel
Ting..Ting..Tong ( suara bel )
Pintu terbuka Dewi memeluk dewa dengan menangis....
"Dewi? kamu kenapa? ada apa ? ayo masuk dulu!"ajak dewa sambil merangkul pundak Dewi
Dewi tetap menangis tersedu-sedu
"Aku di jodohkan dan akan di tungankan oleh demian teman SMA ku dan anak dari teman papa dan mama. ini rencana mama kak Radja tidak setuju dari dulu tapi mama yang maksa aku" Air mata Dewi terus berlinang
Tangan dewa mengusap air mata Dewi yang jatuh di pipi
"Kenapa bisa ? apa kamu ada pria lain dan kamu mencintainya dengan kamu menolak pertunangan itu" tanya dewa
"Iya dewa aku ada orang yang aku pertahankan karena aku bahagia am dia bukan am Demian" seru Dewi tetap menangis
Dewi terdiam tak merespon
(Wa ! kamu yang aku cintai tapi kita sahabat apa bisa jadi cinta aku takut kita nanti memjauh jika bertengkar) dalam lamunan Dewi
"Dewi .. Dewi". panggilan suara dewa membuatkan lamunan Dewi
Malam ini makin larut pukul 21.00 wib
"Dewi , aku antar kamu ke rumah kamu" .ajak dewa
"Iya wa . oke" Dewi mulai tenang
Jalan hanya beberapa langkah sampai dan Dewi masuk rumah dan dewa pulang
Dalam lamunan dewa
__ADS_1
(Dewi apakah kamu mencintai orang lain bukan aku . aku akan mundur aku harus tenang dan kita sahabat aku akan cari wanita lain aku tidak mau mengusik dirimu terus dalam kehidupan ku yang ada aku pun berharap kamu bisa membalas tapi tidak membalasnya)
Tertidur....
Pagi tiba...
Ting..Ting..Tong
suara bel rumah dewa
"Ara" . terdiam dewa setalah membuka pintu
" Aku rindu kamu dewa". seru Ara .
Ara adalah cewe nya dewa yang belum putus di SMA
"ayo masuk Ara". ajak dewa
"Aku dapatkan kampus di tempat mu . apakah kita bisa bersama?". tanya Ara ke dewa
"Tentu bisa saja ko".jawab dewa
"pagi ini aku mulai MaPel fisika dosen kita pak Radja apa kamu kenal?" tanya Ara
"iya . aku sangat kenal" . jawab dewa
"Dewa , pak Radja dia tinggal Deket apartemen aku loh". jangan cemburu ya ledek Ara ke dewa
" Aku tahu Ko ara". sambil mengelus rambut Ara
semoga pada suka ya para pembaca
lanjut di berikut ya
__ADS_1