
"SEPERTI NYA AKU HARUS MELUPAKANMU DAN MELEPASKANMU SEBELUM SEMPAT MENGGAPAIMU. BIARLAH KU MENCINTAIMU DALAM DIAM, WALAU ITU TERASA SANGAT MENYAKITKAN"(RAGA)
"Pagi kak Raga"sapa Mia ketika membuka pintu pagar. Setelah mendengar suara mesin mobil Mia langsung keluar rumah karena dia yakin itu suara mobilnya Raga yang akan menjemputnya buat pergi ke sekolah bareng sebagai rutinitas mereka beberapa bulan ini.
"Pagi Mia yang cantik. Keliatannya lagi senang banget nih"jawab Raga.
Mia masuk kemobil sambil tersenyum. Setelah duduk,Mia langsung menjawab kata Raga.
"Emang keliatannya Mia lagi senang ya, mungkin karena malam tadi vc ama mama kali kak"gumam Mia.
"Kakak senang banget kalau lihat Mia ceria seperti ini terus"
"Kak mulai besok mungkin Mia pergi dan pulang sekolah nggak bareng kakak lagi"
"Emangnya Mia mau pergi pakai apa dan ama siapa"tanya Raga dengan kaget.
"Mia nggak suka ya bareng kakak, atau.... "Raga menjeda ucapannya...
"Apa Mia udah ada kekasih"Raga bertanya dengan suara pelan,takut jawaban Mia akan membuat dia kecewa. Karena Raga mencintai Mia.
Mia diam mencari kata kata yang tepat buat menjawab pertanyaan Raga. Karena bagaimana pun Raga lah orang yang selama ini ada dan menemaninya beberapa bulan tinggal dikota ini tanpa ke dua orang tuanya.
"Kak,...... Mia sangat berterimakasih selama ini kakak selalu ada dan menemani Mia, tapi Mia nggak mau terus terusan merepotkan kakak"
"Tapi kakak nggak pernah merasa Mia merepotkan kakak. Kakak senang melakukan semua ini. "
"Kak,... Mia nggak mau jika Mia selalu bersama kakak nanti ada yang salah paham. Nanti dikira Mia pacarnya kakak. Kalau ada cewek yang mau mendekati kakak jadi mundur"Mia mencoba menjawab dengan hati hati.
__ADS_1
"Tapi kakak kan udah bilang, kakak nggak ada pacar Mia, jadi nggak ada yang marah jika Mia selalu bareng kakak"
Mia mencari kata kata buat mengatakan sebenarnya, agar Raga tidak salah paham ama Jino.
Tanpa mereka sadari mobil telah memasuki parkiran sekolah.
"Kak terima kasih ya,Mia langsung kekelas"Tutur Mia sambil turun dari mobil.
"Mia, Mia belum jawab pertanyaan kakak. Ngapa Mia nggak mau bareng kakak lagi"Tanya Raga sebelum Mia meninggalkannya.
"Nanti istirahat Mia tunggu kakak di taman belakang sekolah. Ok...kak. Sekali Lagi terima kasih kak Raga yang baik hati dan ganteng. Daa.... "Canda Mia sebelum melangkah meninggalkan Raga dengan seribu tanyanya.
########
Bel istirahat terdengar,Mia bangkit dari duduknya"Yun,hari ini kamu kekantin sendirian aja dulu ya, kalau ada yang mau Mia omongin ama kak Raga ditaman sekolah"
"Kamu ada masalah apa ama kak Raga"Yuni bertanya.
"Ok... say. ... Baiklah aku kekantin dulu ya"kata yuni
Mia berjalan menuju ketaman belakang sekolah dan dari kejauhan telah tampak Raga telah menunggu sambil duduk di bangku panjang di bawah pohon yang rindang. Itu emang tempat duduk favorit siswa siswi jika ke taman karena tempatnya yang sejuk dilindungi ama pepohonan yg rindang.
"Duduklah Mia, nggak capek berdiri terus"Raga memulai percakapan setelah beberapa saat mereka hanya saling terdiam
"kak... Mia minta maaf kalau kakak marah dengan keputusan Mia"
"Kenapa kakak mesti marah, kakak senang kalau memang ada yang bisa jagain Mia selain kakak. Cuma kakak pengen tau sama siapa mia berangkat sekolah, karena bagaimanapun Mia dititipkan sama mama Mia."ucap Raga
__ADS_1
"Mia mau pergi kesekolah bareng..... "Mia menjeda kata katanya"Bareng kak Jino"gumam Mia.
Tapi itu cukup didengar Raga dan membuat dia kaget....
"Jino.... Jino teman sekelas kakak" Cecar Raga
"hhmmmm"gumam Mia kembali.
"Sejak kapan Mia dekat ama kak Jino. Dan jangan jangan kemaren Mia pergi pulang sekolah itu bareng Jino"tanya Raga dengan sedikit ketus.
"Mia nggak tau kapan pastinya Mia mulai dekat ama kak Jino. Kemaren emang Mia pergi bareng kak Jino"
"hhhhh..... "desah Raga dengan gusar. Kenapa harus Jino lelaki yg harus dekat ama Mia, dan apa yg harus Raga bilang, Raga takut Jino hanya mempermainkan Mia. Bathin Raga.
"Kakak... kak.... kakak nggak apa2 kan kalau Mia pergi ama kak Jino. Atau gini aja. Kalau pergi sekilah Mia tetap ama kak Raga,kalau pulang baru bareng kak Jino. Kakak nggak keberatan kan. "kata Mia
"Baiklah kalau itu maunya Mia, tapi kakak boleh tanya. Apa Mia udah pacaran ama kak Jino"tanya Raga
"Belum kak, kami sekarang lagi pendekatan buat memastikan gimana perasaan dan hati kami dulu"
"Apapun itu yang membuat Mia senang,kakak setuju aja. Kakak harap Jino dapat menjaga Mia lebih dari kakak"harap Raga
Mungkin kali ini aku harus melepaskan mu lagi. Ini emang salah ku yang terlalu pengecut mengakui perasaan ku padamu Mia. Aku hanya dapat mencintaimu dalam diam dan berdoa agar Jino dapat membahagiakanmu, mungkin ini yang dibilang, cinta tak harus memiliki. Batin Raga.
********************
**MAAF..... JIKA MASIH BANYAK TERDAPAT KATA DAN KALIMAT YANG KURANG TEPAT.
__ADS_1
MOHON KRITIK DAN SARANNYA DI KARYA PERTAMAKU INI
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENT NYA**