Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 78


__ADS_3

"Nanti habis istirahat siang kita langsung pulang aja ya sayang"


"Emang mau kemana......"tanya Mia sambil mengetik sesuatu di laptop.


"Kita mau kerumah mamaku, dia merayakan ulang tahunnya yang ke 50"ujar Langit


"Apa Lang.... Mia malu ah.... kamu aja yang pergi"


"Kamu harus ikut sayang, seluruh keluarga besarku ngumpul. Aku mau mengenalkan kamu ama keluargaku"


"Tapi Mia belum siap Lang, malu ah. Kamu ngomong kok dadakan gini sih"gusar Mia


"Kapan lagi aku bisa memperkenalkan kamu sama orang tuaku,mumpung semua keluarga juga ikutan ngumpul"


"Lang.... Mia takut keluarga kamu tak menerima kehadiran Mia"


"Nggak ada alasan buat mereka menolak calon menantu seperti kamu, udah cantik,baik lagi"rayu Langit.


"Tapi Mia juga belum mempersiapakan kado buat mama kamu, Lang"


"Aku udah minta tolong ama Farrel beli kalung di toko perhiasaan langganan keluargaku, jadi kamu tenang aja. Itu bisa kamu bawa sebagai kado dari kamu"


"Tapi kita pulang dulu kan Lang, Mia mau ganti pakaian, nggak mungkin baju kerja ini Mia pakai."


"Tentu sayang, jangan lupa bawa baju ganti siapa tahu kita nginap nantinya"


"Okelah.... Mia selesaikan berkas ini dulu"


###############


Dengan memakai gaun terusan hitam selutut dan rambut yang digulung,Mia keluar dari kamar.


"Gimana Lang.... nggak apa apa Mia gini aja"tanya Mia


"Kamu cantik banget sayang,apapun yang kamu pakai, pantas aja"


"Ih... Langit... Mia tanya serius nih"


"Aku juga jawab nya dengan serius banget sayang... kamu sangat cantik banget dengan pakaian ini"



"Yuk kita jalan,nanti telat. Akhir pekan nih jalanan padat banget"ajak Langit.


############


Sampai dirumah Langit,tamu tamu sudah banyak yang datang. Langit bilang semua termasuk keluarganya. Tak ada mengundang orang luar.


Pesta diadakan di kebun belakang rumah Langit,halamannya yang luas dapat menampung banyak orang.


Mia merasa canggung karena menjadi pusat perhatian.

__ADS_1


"Lihat siapa yang datang.... anak hilang sudah kembali"teriak seorang lelaki yang ternyata oom nya Langit bernama Indra


"Jadi sekarang berani datang karena udah nggak sendirian lagi nih. Kenalkan dong pasangannya"Ucap seorang wanita paruh baya.


"Langit pulang diledekin, nggak pulang diomelin. Serba salah kalau jadi orang ganteng nih"ucap Langit narsis...


Langit memegang tangan Mia menjauh dari kerumunan tante dan om nya menuju ke meja tempat papa dan mamanya duduk.


"Malam ma...... selamat ulang tahun, moga semua yang mama inginkan terkabul"Langit memeluk mamanya.


"Mama kira kamu nggak mau datang lagi.


Eh.... sama siapa kamu sayang"ucap mama Langit sambil berdiri.


"Kenalkan ini Mia ma, calon istri Langit"


"Malam tante, selamat ulang tahun. Semoga tante selalu bahagia. Ini ada kado kecil buat tante, "Mia mencium tangan mama Langit dan memberi kadonya


"Kamu cantik banget sayang,apa benar kamu calon istrinya Langit. Mama takut kamu hanya di pinjam buat ngaku sebagai kekasihnya"


"Ma..... apa mama nggak percaya ama anak sendiri. Emang mama pikir anak mama ini nggak laku, harus minjam wanita buat pura pura jadi pasangan"sungut Langit.


"Habis selama ini kamu nggak pernah memperkenalkan pacarmu ama mama. Datang datang bawa cewek cantik banget, diakui calon istri lagi"ujar Mama Langit.


Mia yang mendengar perbincangan mama dan anak itu senyum aja.


"Sayang..... kamu nggak lagi kesambet atau di guna guna Langitkan, kok mau sih ama Langit. Kamu cantik banget gini... "Mama Langit mengelus pipi Mia.


"Terima kasih,tante juga cantik banget. Di usia sekarang aja tante cantik banget apalagi waktu mudanya"puji Mia


"Kamu bisa aja memujinya, calon mantu idaman banget"ujar mama Langit


"Kalau mama nggak cantik... nggak mungkin papa mau sama mama"tiba tiba papa Langit


muncul dan langsung memeluk pinggang mamanya


"Papa.... bisa aja. Pa... ini calon mantu kita, cantik banget ya pa. Kayak mama dulu waktu muda ya pa"


"Lebih cantik mama dikit dan cantik banyak ia"tunjuk papa ke Mia


"Salam kenal om, Mia"Mia juga mencium tangan papa Langit sebagai hormatnya.


"Selamat datang di keluarga nya Langit, jangan sungkan ya. Keluarga Langit suka bercanda,jangan masukin ke hati ya"ujar papa Langit


"Mia malah senang pa, jadi ramai kalau suka bercanda"


"Kamu jangan panggil tante ya, panggil mama aja. Sini ikut mama,mau mama kenalkan ama keluarga semua"ajak Mama


"Jadi Langit ditinggalin nih.... "


"Terserah kamu mau kemana Lang, mama mau bawa Mia dulu"

__ADS_1


Mama Langit membawa Mia menghampiri seluruh keluarga,mengenalkan Mia sebagai calon mantunya. Mia merasa terharu melihat sambutan hangat dari seluruh keluarga Langit. Ia menahan air mata nya agar tak jatuh.


"Gimana sayang.... nggak ada yang perlu ditakutkan. Orang tua ku tak pernah memaksa kehendaknya, ia menuruti apa mau anaknya kalau itu semua buat kebahagiaan anaknya"


"Lang.... Mia senang banget,keluarga kamu menerima Mia. Tapi apa nanti setelah tahu Mia pernah nikah, mereka masih bersikap sama"


"Orangtuaku sudah tahu, aku udah pernah cerita. Dia malahan yang memberiku semangat buat dapatin kamu kembali"ujar Langit sambil memeluk Mia merebahkan kepala Mia di pundaknya.


Langit dan Mia masih duduk di taman, keluarga yang lain sudah pada pamit pulang.


"Langit... udah mesraannya. Bawa Mia masuk, angin malam tak baik bisa masuk angin nanti"teriak mama dari pintu


"Ya... ma kami segera masuk, mama duluan aja"


#############


"Mia tidur di kamar Langit aja ya... dan kamu tidur di kamar tamu. Jangan nakal.... "mama mengedipkan matanya ke Langit.


"Mama kayak nggak pernah muda aja, mama tidur gih sana, tenang aja Langit nggak akan membobol Mia sekarang, tunggu malam pertama setelah nikah nanti, biar asyik... "Langit bicara vulgar


"Harus dong, masa kamu kalah ama mantan suami Mia, dia aja bisa tahan nggak membobol Mia setahun lebih.... "Ujar mama


Wajah Mia memerah menahan malu mendengar percakapan anak dan mamanya.


"Siap ma,paling Langit meluk ama cium dikit aja, habis nggak tahan lihat wajah cantiknya"Langit mencubit pipi Mia yang memerah.


"Udah bawa Mia ke kamarmu, istirahat lagi. Mama juga mau tidur. Selamat malam sayang.... mama pamit dulu ya"


"Malam ma.... "balas Mia.


"Kamu ngomong kok mesum gitu sih ama mama"Mia mencubit pinggang Langit ketika melihat mama dah menghilang dari pandangannya


"Geli sayang, jangan menggodaku ya....."Langit mengecup pipi Mia


"Siapa yang menggoda... "cibir Mia


"Itu menggoda lagikan..... "Langit memeluk pinggang Mia, mendekatkan tubuh mereka dan langsung ******* bibir Mia dengan ganasnya....


"Lang.... udah... malu kalau ada yang lihat"Mia mendorong dada Langit agar melepaskan lumatannya dibibir Mia.


"Habis kamu cantik banget sayang... aku nggak nahan buat ******* bibirmu. Aku nggak sabar pengen memakanmu di malam pertama kita nanti"ujar Langit...


"Ih.... pikiran kamu mesum aja sih Lang... "


"Ha... ha... itu tandanya aku masih lelaki normal sayang"ucap Langit dan menggenggam tangan Mia membawanya ke lantai atas menuju kamarnya berada.


*****************


Jangan lupa tingglkan jejak nya


Like... koment dan vote

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2