
"To the point aja, apa maksud kamu menemui saya"tanya papa Mia ketika bertemu Langit di apartemen orang tua Mia di Singapura.
"Terlebih dahulu saya minta maaf karena kedatangan saya mungkin kurang berkenan buat om"
"Terus terang,saya memang tidak pernah berharap atas kehadiranmu"
"Saya sekali lagi minta maaf om, karena mengganggu om atas kehadiran saya.
Saya datang kesini dengan niat baik, yaitu ingin. melamar Mia putri om, buat saya jadikan istri saya"lirih langit.
"Apa saya tidak salah dengar, maksud kamu apa ingin melamar Mia.... "
"Saya mau melamar Mia buat jadi istri saya om..... "ulang Langit...
Mia dan mama nya yang duduk diruang keluarga hanya dapat mendengar percakapan Langit dan Papa Mia, karena papanya tidak mengizinkan Mia dan mama buat duduk bersama diruang tamu.
"Kamu udah gila ya, kamu kan tau Mia udah bertunangan,kenapa kamu masih mau melamarnya buat jadi istrimu"
"Mengapa tidak bisa om, saya dan Mia saling mencintai, pertunangan Mia bisa ajakan dibatalin, saya akan membayar semua kerugiaan yang ditimbulkan atas pertunangan ini"
"Kamu pikir pertunangan antara Jino dan Mia dapat di batalin hanya karena kamu mengganti kerugian materi yang mungkin di timbulkan"suara papa Mia udah mulai terdengar emosi
__ADS_1
"Om..... apapun akan saya lakukan untuk dapat bersama Mia selamanya. Saya berjanji akan membahagiakan Mia selamanya om. "
"Saya tidak mungkin membatalkan perjanjian saya sama orang tua Jino dan Mia akan tetap menikah sama Jino...
Saya harap kamu segera pergi dan jangan pernah berharap saya akan menikahkan kamu dengan Mia.... "Papa Mia berkata sambil mempersilakan Langit keluar dari apartemen nya.
Tiba tiba Langit bangkit dari duduknya dan bersimpuh dilantai memohon di kaki papa Mia...
"Saya mohon om, restui pernikahan saya ama Mia. Saya sangat mencintai Mia, begitu juga Mia om, dia juga mencintai saya"
Papa Mia tak menghiraukan Langit yang berlutut memohon, dia bermaksud meninggalkan Langit.....
"Om.... jangan pisahkan saya ama Mia om"Langit memegang tangan papa Mia agar mendengar permohonannya....
"Pa..... Mia mohon pa, restui Mia nikah ama Langit pa"Lirih Mia memohon sambil berurai air mata...
"Mau dimana papa letakan muka papa kalau sampai papa membatalkan pertunanganmu ama Jino"
"Pa.... mia rela bekerja keras mengumpulkan uang buat mengganti semua hutang hutang papa sama papanya Jino.... "
"Papa udah berjanji dan bagi papa janji harus ditepati"
__ADS_1
"Kenapa papa tega menjual Mia hanya untuk membayar hutang papa"gumam Mia
"Om..... saya tidak mengira demi hutang om tega menjual anak gadis om sendiri,..... seharusnya om malu pada diri om sendiri, itu tanggung jawab om melunasi hutang kenapa harus Mia yang menebusnya"Langit berdiri dari berlututnya dan membantu Mia berdiri. Langit tidak tahan melihat gadis yang dicintainya menangis...
Plak.....
"Anak kurang ajar, sampai kapanpun aku tak pernah merestui kamu"Papa Mia memegang lengan Mia dan menyeretnya menjauh dari pelukan Langit setelah terlebih dahulu menampar pipi Langit.
"Silakan kamu pergi, tinggalkan tempat tinggal saya ini kalau kamu tak mau saya berbuat nekad sama Mia"Papa Mia mengancam Langit...
"Om... kamu bisa lakukan apa saja sama saya, sekalipun kamu ingin membunuh saya,saya rela om, tapi jangan pernah sakiti dan lukai Mia, om akan berhadapan ama saya kalau sampai terjadi sesuatu sama Mia"
"Mia anak saya,apapun yang saya lakukan ama anak saya itu hak saya"Papa Mia mengambil ponselnya dan menelpon keamanan....
"Bawa lelaki ini menjauh dari apartemen saya, karena dia telah mengganggu saya"Perintah papa Mia kepada kedua orang keamanan yang datang...
"Saya bisa keluar sendiri"Langit menepis tangan kedua orang keamanan yang telah memegang lengannya...
"Saya akan pergi sekarang, tapi perlu om ingat saya tak akan pernah menyerah buat mendapatkan Mia dan menjadikannya pendamping hidup saya dengan atau tanpa restu dari oom"Teriak Langit sebelum meninggalkan apartemen orang tua Mia......
******************
__ADS_1
Jangan lupa like and koment
Terima kasih