Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 12


__ADS_3

RAGA POV


SUDAH HAMPIR SATU MINGGU MIA PULANG SEKOLAH BARENG JINO. AKU MERASA ADA YANG HILANG. AKU TAU AKU NGGAK BERHAK MELARANG MIA PULANG SAMA SIAPA AJA. TAPI TIDAK KUPUNGKIRI HATI INI SAKIT DAN CEMBURU SETIAP MELIHAT MIA MASUK KE MOBIL JINO.


TAPI AKU TAK BOLEH EGOIS, AKU DAPAT MELIHAT KEGEMBIRAAN MIA SATU MINGGU INI, SETIAP PERGI BARENG SENYUM SELALU TERUKIR DI BIBIRNYA. SEMOGA KAMU SELALU BAHAGIA MIA,HANYA SEUTAS DOA YANG SELALU DAPAT KUPANJATKAN....


*****************


"Kita mampir kerumah kak Jino dulu ya Mia, nggak apa kan"Jino


"Nggak apa kak, asal jangan kemalaman aja pulangnya. Mia nggak enak ama mbak mbak dirumah"Mia


"Siip.... sore ntar dari rumah kakak Mia langsung kakak antar pulang. Kakak lagi pengen lama2 aja berdua ama Mia"Jino


"Emang dirumah kakak nggak ada orangtua kakak"Mia


"Kakak tinggal sendiri, orangtua kakak tinggal di Jakarta. Sebelumnya kakak tinggal ama nenek, tapi udah satu tahun meninggal. Jadi sekarang sendiri, ada sih yang bantu bantu bersih2 datangnya sih cuma 2 x seminggu"Jino


"Oh... tapi nggak apa kak kita berdua aja dirumah. Nanti nggak enak di lihat tetangga"Mia


"Mia nggak usah takut, kakak nggak akan buat macam macam ama Mia"Jino


"Bukan gitu kak... ...,maksud Mia takut tetangga kakak mikirnya yang bukan2"Mia


"Tetangga kakak hampir semua kerja, jarang dirumah siang Mia. Nanti kita bisa buka pintu rumah lebar lebar kalau Mia takut.. "Jino


"Hmmmmmm....... "gumam mia


Sampailah Mia dirumahnya Jino. Setelah memarkirkan mobilnya di garasi,Jino langsung membuka pintu rumahnya dan mempersilakan Mia masuk.


Mia masuk dengan sedikit keraguan.

__ADS_1


Rumah Jino modelnya minimalis, dengan 1 kamar utama di bawah dan 2 kamar lagi di lantai atas. Perabot dan sofa bernuansa hitam putih. Nyaman sih suasana rumah Jino.


"Kita pesan makanan online aja ya Mia, karena kakak nggak pernah masak"Jino


"Jangan kak, biar Mia yang masak aja"Mia


"Apa Mia bisa masak"


"Inshaallah bisa kak, tapi emang nggak seenak makanan di cafe atau restoran ya"jawab Mia sambil becanda


"Nggak apalah, kalau Mia yang masak pasti enak aja deh"gombalnya Jino


"Kakak bisa aja... "Mia keliatan salah tingkah ama gombalan Jino.


Mia menuju kulkas dan membukanya, melihat apa yang ada di dalam kulkas. Cuma ada bakso ikan, sosis, wortel dan sayur sawi.


"Mia buat sayur cap cai aja ya kak, "


Asal jangan masakin kakak kayu atau batu


aja"canda Jino


"Ih.. kakak ada ada aja, nggak mungkinlah Mia masakin kakak batu ama kayu"


Mia langsung memulai masak karena ini sudah hampir jam 2 siang dan perut emang dah minta diisi. Waktu makan siang udah hampir habis.


Ketika Mia lagi masak, tiba tiba Jino datang menghampiri Mia sambil memeluk pinggang Mia dari belakang...


"Harum banget masakannya, keliatannya enak banget nih"Jino berkata sambil tetap memeluk Mia...


"Kak Jino..... Mia lagi masak nih, ntar masakannya gosong kalau kak Jino memeluk Mia gini terus"Mia berkata sambil menetralkan jantungnya yang berdegub kencang

__ADS_1


"Kakak kan cuma meluk aja, Mia masih bisa tuh masak ama tangan Mia"Tutur Jino tanpa rasa bersalah...


Setelah masakan selesai Mia menghidangakan makanan ke atas meja dibantu ama Jino.


"Enak banget Mia masakannya. Kalau gini rasanya mah nggak kalah ama cafe dan restoran"puji Jino


"Kakak nggak bohongkan cuma buat menghibur Mia"


"Sumpah deh, ini enak banget.... kalau masakan Mia seenak ini kakak takut nanti jadi ketagihan dan maunya di masakin Mia terus nih"Jino


"Kalau kakak suka, ntar kapan kapan Mia bisa masakin lagi kok"Mia


"Janji ya lainkali Mia masakin kakak lagi"


"Oke bosss... "canda Mia


Mereka pun menghabiskan makanan dipiring masing masing, setelah itu Mia langsung membereskan piring bekas mereka makan dan langsung mencucinya.


Lagi lagi Jino mengagetkan Mia karena memeluk Mia dari belakang dan meletakan dagunya di bahu Mia.


"Terima kasih ya sayang... udah mau masak dan temani kakak hari ini"kata Jino sambil mengecup pipi Mia


"Kak...... "Gumam Mia pelan karena dia merasa jantungnya berpacu dengan cepat. Dan ia merasa pipinya panas karena perlakuan Jino...


Jino melihat pipi Mia yang merona merah, sambil berkata dihatinya"Aku harus membuatmu yakin dan benar benar jatuh ke dalam pelukan ku sebelum hatimu ku hancurkan berkeping keping. Aku tau ini tak salah mu Mia, kamu hanya berada diantara orang orang yang salah, satu satunya kesalahanmu adalah kamu merupakan wanita yang dicintai Raga, lelaki yang paling ku benci"


*************************


SEKALI LAGI KU MOHON KRITIK DAN SARANNYA JIKA ADA KATA DAN KALIMAT YANG SALAH DALAM PENEMPATANNYA


JANGAN LUPA LIKE & KOMENT NYA YA

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2