Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 101


__ADS_3

Langit kembali menjadi pimpinan perusahaan dibantu Mia.


Ia telah bisa berjalan tanpa bantuan tongkat penyangga walau belum normal seperti dulu.


"Kak.... makan. siang nanti di mana"tanya Mia karena sudah waktunya jam makan siang.


"Pesan aja ama Farrel sayang, kita makan di sini aja"Langit.


"Kalau Gitu Mia hubungi Farrel dulu"Mia


"Sayang kita duduk di sofa aja menjelang makanannya sampai"ajak Langit


"Sini duduk dekat kakak"Langit merebahkan dirinya di paha Mia


Langit tidur miring menghadap perut Mia sambil mengusapnya....


"Semoga secepatnya hadir bayi mungil diperut ini"ucap Langit sambil mengecup perut Mia


"Mia juga berdoa semoga benih yang kakak tanam segera menjadi baby"Mia mengusap kepala suaminya.


"Kakak pengen anak perempuan... biar nanti secantik kamu"Langit


"Kalau anak kita nanti perempuan, kakak nggak sayang lagi ama Mia"


"Siapa bilang.... kakak pasti tetap sayang dong,karena yang bisa keloni kakak cuma mamanya"cengenges Langit.


"Ih... kakak pikirannya kesana aja"Mia


"Namanya lelaki normal, seharusnya kamu bangga punya suami perkasa kayak kakak. Satu malam aja nggak cukup seronde"ucap Langit mesum


"Siapa yang bangga... capek tahu ngelayani kakak. Maunya mesum terus kalau dah di kamar"Mia


"Siapa suruh punya badan seksi dan wajah cantik. Mana bisa kakak nahan kalau udah berdua" Langit...


Terdengar suara pintu yang dibuka paksa. Mia mengira Farrel yang datang membawa makanan....


"Mommy........ "ucap Nico yang muncul dari balik pintu.


"Hei.... ganteng mommy.... dah datang"ucap Mia senang.


"Siapa oom genit ini. Napa tidur di paha mommy"tunjuk Nico kearah Langit


"Hei... hei... gue yang harus tanya siapa kamu, manggil istriku mommy"ucap Langit sambil menatap Nico

__ADS_1


"Nama aku Nico.... mommy Mia adalah mommy Nico, tak boleh ada yang dekat mommy selain Nico"ucap Nico sambil mendorong Langit agar menjauh dari Mia


"Bocah edan.... beraninya kamu menjauhkan tubuhku dari istriku"Langit


"Nico.... sini duduk sebelah mommy. Ini papi Langit, suami mommy Mia"Mia


"Papi.... gue belum punya anak ya, napa dipanggil papi"ucap Langit sambil duduk.


Nico yang melihat Langit duduk langsung pindah duduk dipangkuan Mia dan memeluk Mia erat.


"Mommy.... suami itu apa. Mengapa Nico harus panggil papi"ucap Nico sambil terus memeluk Mia.


"Bocah... anak siapa sih lu. Dengar ya, jauhkan tanganmu dari leher Mia. Yang boleh memeluk Mia cuma aku"ucap Langit sambil menjauhkan tangan Nico dari pelukannya dileher Mia


"Hiks... hiks.... mommy... Nico tak suka sama oom ini. Nico tak mau panggil ia papi. Ia jahat"ucap Nico


"Kak Langit... apa apaan sih, ama anak kecil kok gitu amat"Mia membawa kepala Nico ke dadanya


"Aku tak suka ya ada lelaki lain memeluk kamu, walau dia masih kecil. Tetap seorang lelaki"ucap Langit cemburu


"Kakak..... masa cemburu ama anak kecil"Mia


"Anak siapa sih ini Mia... napa ia manggil kamu mommy"Langit


"Hei... jangan jangan nanti Alex juga menganggap kamu istrinya juga karena anaknya memanggil Mia mommy"Langit


"Kakak.... Mia tak pernah sekalipun memberi harapan buat pak Alex, karena Mia selalu yakin kakak selamat"Mia


"Sayang... I love you"ucap Langit sambil mengecup bibir Mia


"Jauh oom... jangan mencium mommy. Ini mommy Nico"ucap Nico sambil mendorong dada Langit yang sedang mengecup bibir Mia


"Bocah edan... minta di jitak nih pala"ucap


Langit


"Hiks... hiks.... "Nico kembali menangis mendengar Langit memarahinya.


"Hei... jangan keluarkan air mata buayamu itu. Kecil aja lu mau misahin gue ama istriku. Apa lagi nanti dah besar. Siapa yang nyuruh lu berbuat gini"Ucap Langit sambil membelalakkan matanya.


"Mommy.... oom ini jahat... Nico tak suka"Nico tambah menangis dengan keras.


"Kak Langit... ih jahat deh buat Nico nangis. Sayang.... oom ini baik kok. Mungkin karena baru kenal aja ama Nico"ucap Mia sambil mengusap punggung Nico.

__ADS_1


"Tok... tok... permisi pak Langit... bu Mia boleh saya masuk"ucap Farrel


"Silakan.... "Langit


"Ini pesanan pak Langit dan bu Mia. Oh ya Nico, daddy kamu udah menunggu"ucap Farrel


.


"Bilang ama daddy pulang aja... nanti Nico mau tidur ama mommy aja"ucapnya.


"Hei... hei... tak boleh. Tak ada yang boleh tidur ama Mia kecuali aku"Langit.


"Nico.... nanti mommy antar sepulang kerja ya, karena sekarang mommy lagi banyak kerjaan, nggak bisa bawa Nico nginap. Besok besok Nico bisa nginap"bujuk Mia


"Kalau gitu, om suruh daddy pulang aja dulu, biar mommy antar Nico pulang"Nico


"Baiklah... nanti om sampaikan. Saya permisi dulu pak Langit dan bu Mia"Farrel


"Terima kasih Farrel "ucap Mia


Mia membuka bungkusan makanannya.


Dan memindahkan Nico disampingnya


"Nico juga mau makan... mommy suapi ya"


"Sayang... aku juga mau disuapi"ucap Langit


"Apa om tak malu, udah gede masih disuapin"ucap Nico sambil memeletkan lidahnya


"Suka suka gue. Mia istri gue. Jangankan disuapin, udah gede gini aja gue masih net*k ama Mia"ucap Langit


"Apa maksud oom ini mommy "tanya Nico kurang paham.


"Kak Langit.... jaga omongannya depan anak kecil "ucap Mia


'He... he.... habis anak ini mau saingin kakak buat dapat perhatian kamu. Kakak nggak suka perhatian Mia buat orang lain kecuali kakak"Langit


Mia geleng geleng kepala melihat tingkah laku Langit yang dianggap Mia kolokan. Masa ama anak sekecil Nico aja bisa cemburu.


******************


Jangan Lupa Like.... Koment..... dan Vote nya

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2