Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 87


__ADS_3

"Aku mau minggu depan kosongkan jadwal sampai seminggu. Aku mau honeymoon ama istriku. Sekalian bokingkan tiket dan hotel. Mia cuma minta keliling Sumatera Barat aja. Karena udah sangat rindu ama kota itu. Jadi aku mau kamu atur semuanya"ucap Langit ke Farrel asisten pribadinya.


"Baik pak, nanti saya atur jadwal keliling selama seminggu di Sumatera Barat. Kalau gitu saya permisi dulu"pamit Farrel


"Apa Lang.... Lo mau bulan madu ke Sumatera"tanya Rangga yang tiba tiba muncul diruang kerja Langit.


"Pelit banget sih lo ama bini. Ke luar negeri dong honeymoon nya"ujar Daniel


"Mia yang nggak mau, masih banyak kerjaan juga. Libur cuma bisa seminggu,lain kali di jadwalkan. "ucap Langit


"Lang..... kami boleh ikut ya"Daniel dengan gaya sok imutnya merayu Langit dengan memeluk lengannya.


"Lepasin tangan gue. Lo kira gue mau pergi tamasya keluarga, gue mau bulan madu. Ngapain bawa kalian"ucap Langit


"Ya kan kami nggak sekamar ama lo Lang, boleh ya kami ikut"Rangga mencoba merayu Langit


"Kalian berdua tuh seperti benalu aja, kemana gue pergi mau ikut. Kalau dulu gue sih nggak keberatan tapi kali ini gue mau duaan ama istri gue, mau bulan mau tau"gerutu Langit


"Payah lo Lang, kita kan sahabat. Susah senang bersama. Ingat waktu lo pisah ama Mia kita yang temani. Lo bahagia ama Mia, kami juga harus temani juga dong"ucap Rangga lagi


"Bacot lo. Itu mau kalian berdua. Maaf kali ini gue tak bisa turuti kemauan lo"ucap Langit


"Jangan gitu dong Lang. Kami juga pengen ke Sumatera. Kami belum pernah ke sana. Kami janji nggak ganggu lo deh kalau mau mesraan"rayu Daniel lagi


"Nggak bisaa..... "gusar Langit.


"Gimana kalau kita bujuk Mia, dia lebih punya pripersahabatan dari pada Langit"Daniel


"**** lo... mana ada peripersahabatan yang ada perikemanusiaan"Langit


"Suka suka gue dong mau ngomong apa, yang punya mulut gue"ujar Daniel.


"Keluar kalian berdua,enek gue lama lama lihat kalian. Gue mau jemput Mia dulu."ujar Langit.


"Emang Mia kemana Lang"tanya Rangga


"Ke mall.... "


"Kalau gitu kami ikutan nebeng lo aja, ke mall jemput Mia sekalian makan siang. Hitung hitung sekalian antar kami pulang"ucap Daniel


"Kalian berdua nih lebih ngeri dari jelangkung.


Datang tak dijemput, pulang minta diantar"ujar Rangga


"Ha... ha..... Bisa aja lo"ucap Rangga.


##############

__ADS_1


Di salah satu Mall terbesar di Jakarta.


"Mia..... tunggu"teriak seseorang ketika Mia memasuki salah satu restoran di mall tersebut


Mia memalingkan wajah mencari sumber suara...


"Kak Jino.... ama siapa dan ngapain ke sini"tanya Mia


"Sendiri aja, tadi ada janji ama klien."Jino


"Kak Jino udah makan siang,sekalian aja yuk"ajak Mia sambil melangkah masuk


"Kak Jino udah makan siang kok, pesan minum ajalah. Kamu tambah cantik aja Mia, kamu kelihatan bahagia banget sekarang"ujar Jino


"Hhhmmmmm....... "Langit yang baru datang mendengar pujian Jino buat istrinya langsung berdeham. Ia langsung mengecup kening istrinya dan duduk disebelah Mia sambil meeangkulnya. Sedang dua sahabatnya duduk sebelah Jino


"Apa kabar Jin.... kok bisa duaan ama Mia"tanya Langit


"Kebetulan aja tadi gue lihat Mia jadi sekalian ngobrol, lo nggak keberatan kan"tanya Jino


"Oh... nggak apa apa, asal jangan sering ketemu aja"Langit


"Kak..... "Mia melototkan matanya mendengar jawaban Langit


"Nggak bulan madu....kok langsung kerja"Jino


Pesanan mereka datang, mereka menyantap makan siang mereka. Setelah selesai Jino mulai bicara lagi.


"Asyik dong Mia keliling Sumbar, bisa sambil nostalgia ke tempat yang pernah di datangi waktu sekolah dulu. Kak Jino juga dah pengen ke sana. "ucap Jino


"Oh... jadi lo ama Mia sering ke sana"tanya Langit


"Dulu kak... ama teman teman satu sekolahan "Mia yang menjawab.


"Yuk pulang lagi. Masih banyak yang mau aku kerjakan"ajak Langit.


'"Tunggu dulu Lang, belum selesai gue nih"ucap Daniel


"Lo kan bisa pulang sendiri,gue masih ada kerjaan"Langit langsung pergi diikuti Mia


"Maaf... Mia tinggal dulu ya... "pamit Mia


#############


Di dalam mobil Langit hanya diam aja. Sampai kantor pun dia sengaja menyibukan diri dengan pekerjaan hanya bicara seperlunya aja. Mia heran dengan sikap Langit. Sampai jam pulang kantor dan di apartemen Langit masih juga irit bicara.


"Kak... napa kakak dari tadi kok diam aja. Kakak sakit"tanya Mia ketika makan malam

__ADS_1


"Nggak lagi malas ngomong aja"ucap Langit kesal karena Mia kurang peka. Padahal ia cemburu karena mengetahui tempat yang akan mereka kunjungi ketika bulan madu adalah tempat yang pernah dikunjungi Mia dan Jino.


"Kakak langsung tidur ya... capek"Langit pamit langsung masuk ke kamar setelah makan.


"Kak Langit ngapain ya, apa marah karena tadi Mia ketemu ama kak Jino. Mia harus membujuknya nih"batin Mia.


Mia masuk kamar setelah membersihkan dapur dan meja makan.


Ia segera membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan lingerie yang sangat transparan memperlihatkan pakaian dalamnya untuk menggoda Langit.


Mia sengaja tidur tanpa selimut untuk melihat apa Langit tetap marah setelah melihat dirinya.


Langit yang memang pura pura tidur, mengintip istrinya yang tidur disamping


membelakangi dirinya.


"Seksi banget sih kamu Mia, mana mungkin aku bisa marah kalau sudah begini. Kamu menang deh sekarang"batin Langit.


"Sayang..... sudah tidur ya... "Langit memeluk istrinya dan mulai mengecup tengkuk Mia


Mia yang merasa geli karena Langit mulai bermain di tengkuk dan lehernya mencoba menahannya dan masih pura pura tidur.


"Sayang... jangan tidur dulu.... aku pengen nih"Langit meyingkap lingerie istrinya dan mulai mengecup perut istrinya.


"Apaan sih kak.... Mia ngantuk. Kakak bilang tadi capekan. Kalau gitu tidur aja"jawab Mia


"Nggak jadi capek ah... lihat istri yang seksi. Dah pandai menggoda suaminya sekarang"Langit membuka seluruh kain yang menutupi tubuh istrinya.


Langit langsung mengecup seluruh tubuh istrinya. Setiap jengkal tubuh istrinya tak luput dari kecupan dan gigitan nya yang meninggalkan banyak tanda kemerahan.


"Kak...... "desah Mia menikmati permainan Langit di tubuhnya


"Besok besok kalau diamin Mia lagi, Mia nggak mau ngasi jatah seminggu"ancam Mia


"Kakak tuh cemburu karena mengetahui tempat bulan madu kita adalah tempat kenangan kamu ama Jino"Langit berucap sambil bermain di tubuh Mia.


"Kak... kami pergi kesana satu sekolahan bukan berdua"


"Udah... jangan ngomong lagi... kakak udah nggak tahan. Kita langsung ke inti permainan aja ya"ucap Langit...


(dan terjadinya apa yang seharusnya terjadi,bayangin sendiri aja ya apa yang dilakukan Langit dan Mia selanjutnya... 🤣🤣)


*******************


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Like... Koment... dan Vote nya

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2