
Cinta bukan berarti memiliki dan dimiliki
Cinta berarti perjuangan dan pengorbanan.
"Bawa Rachel ke kamar.... kakak mau menunggu Nico pulang"ucap Langit begitu sampai di rumah
"Papi.... apa papi marah ama Rachel"Rachel mendekat ingin memeluk Langit
"Masuklah ke kamar.... istirahat.. "Langit menghindar dari pelukan Rachel dan langsung duduk di sofa
"Papi... maafkan Rachel kalau udah mengecewakan papi"Ucap Rachel dan meninggalkan ruang keluarga tempat Langit duduk.
"Mommy.... papi... maafkan Rachel... "Rachel memeluk Mia di kamarnya
"Mommy selalu akan memaafkan kesalahan kamu sayang. Sekarang tidurlah. Kamu harus banyak istirahat.. "Mia
Langit menunggu Nico dengan gelisah. Ia mondar mandir antara ruang tamu dan ruang keluarga.
Langit mendengar suara mobil berhenti.
"Nico... papi mau bicara... "Langit membawa Nico ke ruang keluarga
"Papi... kapan pulang... "Nico
"Papi mau tanya... apa yang terjadi ketika Rachel pingsan di sekolah kemaren"Langit
"Maksud papi.... Rachel sakit apa.. "Nico
"Kamu jangan berpura pura... kamu tahu pasti apa yang papi maksud. Tadi Rachel juga pingsan.. papi membawanya ke rumah sakit"Langit
"Papi sudah tahu apa yang terjadi ama Rachel... maksud Nico... sakit Rachel"Nico
"Apa Rachel pernah cerita siapa lelaki yang dekat ama ia selama ini"Langit
"Tidak pernah pi... "Nico
"Atau kamu tahu... siapa bapak dari anak yang dikandung Rachel"Langit
"Papi sudah tanya Rachel.... "Nico
"Papi tak mau tanya... Rachel pasti tak akan mau jujur.. papi ingin tahu dari kamu aja. Kamu kan begitu dekat dengan Rachel"Langit
Nico mengingat apa yang dikatakan Rachel. Ia tak akan pernah bilang siapa bapak dari anak yang dikandungnya.
"Papi.... maafkan Nico... Nico telah mengecewakan papi dan mommy.... "Nico
"Maaf untuk apa Nico.... papi tanya apa kamu tahu lelaki yang menghamili Rachel... mengapa kamu yang minta maaf"Langit
"Karena yang menghamili Rachel... Nico pi"Nico
"Bajing*n........."Langit langsung melayangan tinjunya ke wajah Nico.
Nico yang tak siap atas tindakan Langit langsung tersungkur menghantam meja yang membuat vas bunga jatuh.
"Coba ulangi lagi perkataanmu.... "Langit mencengkeram kerah baju Nico
"Nico yang telah menghamili Rachel pi... "Nico
Langit kembali melayangkan tinjunya di rahang Nico yang menyebabkan darah segar keluar dari sudut bibir Nico
"Mommy... itu seperti suara kaca pecah... "Rachel
"Ya sayang... mommy juga mendengarnya"mia
__ADS_1
"Mommy kita kebawah aja... seperti ada suara keributan"Rachel berlari menuruni tangga
Rachel melihat Langit yang lagi melayangkan tinjunya di perut Nico.
"Papi... jangan. Apa yang papi lakukan mengapa papi memukul kak Nico... "Rachel berlari mendekati Nico dan memeluknya
"Kamu menjauhlah.... papi tak ingin melukaimu juga... "Langit
"Papi... tak boleh menyentuh Rachel... kalau papi ingin memukulku sampai papi puas aku rela... tapi jangan Rachel"Nico
"Kak... apa yang kakak lakukan. Mengapa kakak memukul Nico"Mia
"Rachel... sekali papi bilang menjauhlah. Masuk kekamarmu. Jika kamu masih menganggap papi orangtuamu... maka dengarkan ucapan papi... "Langit
"Rachel... dengar kata papi... masuklah ke kamar dek. Ini urusan lelaki. Rachel ngertikan... sekarang naiklah"Nico
"Nanti papi memeukul kakak lagi... "Rachel
"Percayalah... kak Nico bisa mengatasinya"Nico
"Papi jahat...... hiks... hiks... "Rachel berucap sambil menaiki tangga.
"Kak... tenanglah. Apa yang terjadi"Mia
"Kamu tahu... anak kesayanganmu inilah yang telah menghamili Rachel"Langit.
"Apaa.... kamu jangan bohong sayang. Mommy mengenalmu... kamu tak mungkin melakukan ini pada Rachel... katakan yang sejujurnya nak... "Mia menangkup wajah Nico dengan kedua tangannya.. agar Nico memandangi matanya...
"Maaf mommy..... "Nico
"Angkat wajahmu kalau bicara dengan mommy... kamu tak bisa bohong.. "Mia mengusap pipi Nico
"Sudahlah Mia... ia telah mengakuinya... mengapa kamu tak percaya.... "Langit
"Aku tak yakin kamu mencintainya... kalau kamu mencintainya kamu tidak akan menghamilinya"Langit
"Aku sangat mencintai Rachel pi..dan aku ingin menikahinya. "Nico
"Tapi papi tak mengizinkan kamu menikahinya. Kamu telah papi anggap seperti anak sendiri. Papi sangat kecewa sama kamu... Nico. Kamu bukan menjaga Rachel... tapi merusaknya"ucap Langit gusar
"Aku mau bertanggung jawab pi... atas kandungan Rachel"Nico
"Papi tak akan pernah menikahkan kamu dengan Rachel. Papi akan membawanya pergi jauh sampai anak dalam kandungannya lahir. Jangan pernah kamu berharap dapat berjumpa dengan Rachel lagi. Papi sangat kecewa sama kamu Nico. Mulai saat ini jangan pernah tampakan wajahmu.... pergi dari rumah ini.... "usir Langit.
"Papi maafkan Nico pi..... "Nico langsung bersujud di hadapan Langit
"Aku tak mungkin memaafkan kesalahanmu ini. Mulai saat ini aku bukan papi mu lagi.... "Langit berjalan masuk keruang kerjanya dan menguncinya.....
Nico bangkit dari sujudnya dan menyusul Langit. Nico mengetuk pintu ruang kerja Langit.
"Papi... bukalah pintunya pi... maafkan Nico pi... jangan berkata begitu pi.... Nico anak papi kan... papi.... Nico masih papi anggap anak papi kan.... Papi.... hiks.. hiks... "Nico terduduk di depan pintu
"Mia.... kamu katakan pada anak itu... aku tak mau melihatnya lagi. Jika kamu masih menghargai ku sebagai suamimu... tolong bawa ia keluar dari rumah ini"Langit berteriak dari dalam ruang kerjanya.
"Maafkan papi... Papi terlalu menyayangimu Nico.... sehingga papi sangat kecewa.... "gumam Langit sambil menahan air matanya yang mulai jatuh.
"Sayang.... "Mia memeluk Nico
"Mommy... papi cuma bercanda kan.... Nico masih anaknya mommy dan papi kan... Nico sayang ama papi dan mommy.... "Nico menangis dengan berurai air mata.
"Sayang... bangunlah... mommy obati lukamu dulu ya.... "Mia menuntun Nico ke sofa ruang keluarga
Mia mengambil kotak obat dan mulai mengobati luka di bibir Nico
__ADS_1
"Ahh.... sakit mom... "Nico
"Sayang.... bicaralah jujur... apa yang terjadi sama Rachel"Mia
"Mommy... maafkan Nico... hiks... hiks"Nico memeluk erat Mia sambil menangis.
"Sayang.... maafkan mommy tidak bisa membantumu untuk saat ini. Tapi mommy janji akan membujuk papi. Kamu sementara tinggal di apartemen mommy dulu aja ya. Sampai papi tak marah lagi.... "Mia
"Mommy.... Nico tak bisa pisah dari keluarga ini mom... Nico mau tetap disini aja.... "Nico
"Mommy takut nanti papi akan marah lagi jika melihatmu nak... dengarlah mommy sayang. Jangan biarkan mommy memilih.... karena mommy tak akan pernah bisa memilih antara kamu dan papi. Mommy sayang kalian semua... "Mia
"Mommy...... hiks. ....hiks... "Nico
"Mommy bantu menyusun pakaian mu ya sayang... "Mia menuntun Nico ke kamarnya.
Nico memasukan pakaiannya ke dalam koper sambil menangis.
"Mommy.... boleh Nico pamit dengan Rachel... "Nico
"Ya... sayang... "Mia
Nico menaiki tangga menuju ke kamar Rachel.
"Rachel kakak boleh masuk... "Nico
"Masuklah kak... "Rachel
"Rachel... kakak mau pamit...."Nico memeluk Rachel
"Kak Nico mau kemana.... "Rachel
"Kakak ada kerja di luar kota. Mungkin kakak pergi agak lama. Kamu harus jaga kesehatan. Kakak akan temui kamu lagi. Titip papi dan mommy.... "Nico
"Kak.... jangan lama lama perginya. Nanti Rachel pasti kangen banget. "Rachel
"Kalau kakak nggak ada... kamu harus bisa jaga diri... jangan telat makan... nanti sakit"Nico
"Kakak juga... jangan kerja aja. Jangan lupa makan... "Rachel
Nico dan Rachel saling berpelukan.
Nico menuruni tangga menuju ruang kerja Langit.
"Papi.... Nico pamit... maafkan Nico kalau Nico ada salah. Maaf Nico telah mengecewakan papi. Walau papi tidak mau menganggap Nico anak.... tapi bagi Nico papi tetaplah papi Nico, tak akan pernah terganti. Karena Papi adalah papi terbaik bagi Nico"Nico bersuara sedikit keras agar Langit mendengarnya.
Nico berjalan dengan lesu menuju mobilnya.
Mia mengantar sampai ke mobil.
"Mommy... maafkan Nico.... "Nico kembali berurai air mata sambil memeluk erat Mia seakan tak rela melepaskannya
"Sayang mommy.... kamu hati hati ya. Jika ada apa apa jangan lupa hubungi mommy. Nanti mommy akan suruh bi Nah mengantar makanan setiap harinya.. "Mia
"Jangan mommy.... Nico bisa pesan. Nico pamit dulu mom... da.. da.. "Nico masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya perlahan meninggalkan rumah.
Langit diam diam melihat kepergian Nico dari balik kaca jendela.
*********************
Jangan lupa like... koment dan vote
Terima Kasih
__ADS_1