Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 84


__ADS_3

"Sayang........ kamu dah tidur ya"Langit menepuk pelan pipi istrinya.


"Kak....... Mia ngantuk"jawab Mia tanpa membuka matanya.


"Jangan tidur dong sayang. Aku kan dah lama nunggu buat malam ini"lirih Langit


"Kak..... Mia capek.. "


"Sayang..... kamu tak inginkan suamimu ini jadi pembunuh"ucap Langit


Mendengar ucapan Langit, Mia dengan mata yang menahan kantuk mencoba melihat ke arah Langit..


"Kenapa kakak ngomong gitu"tanya Mia heran


"Karena jika kamu benar benar tidur dimalam pertama kita,aku akan membunuh dua cecunguk Rangga dan Daniel"ujar Langit


"Kak... apa hubungannya ama mereka"


"Karena itu doa mereka tadi.... "ucap Langit dengan tersenyum malu


"Ha... ha... "Mia tertawa. Dan rasa kantuknya mulai hilang.


"Sayang.... kenapa sih kamu cantik banget"Langit menyembunyikan wajahnya di ceruk leher sang istri dan mengecupnya


"Kak... geli ah.... "


Langit mulai mencium, menghisap dan menggigit kecil leher sang istri yang meninggalkan jejak kepemilikannya.


"Kak..... "ucap Mia, yang terdengar seperti desahan di telinga Langit. Membuat ia semakin panas.


Langit mulai membuka baju Mia menyisakan hanya pakaian dalamnya. Langit memperhatikan seluruh tubuh istrinya.


"Kak.... napa memandang Mia gitu, Mia malu "ucap Mia menutup matanya.


"Kamu memang cantik sayang.... kulitmu putih, bersih... membuat aku ingin memakan semua bagian tubuhmu"ucap Langit


.


"Kak.... ngomong nya kok vulgar gitu"wajah Mia memerah karena malu.


"Mia kamu udah siapkan buat penyatuan kita malam ini"tanya Langit yang berada diatas tubuh istrinya...


"Kak.... tapi Mia takut... Ini pertama buat Mia kak"ucap Mia


"Kita akan melakukannya dengan pelan, kakak akan membuatmu tak akan melupakan pengalaman pertama ini"bisik Langit.

__ADS_1


"Kak.... Mia mencintaimu"Mia mencium bibir Langit dan melingkarkan tangannya di leher lelaki itu.


Langit berdiri dan membuka seluruh kain yang melekat di tubuhnya. Memperlihatkan bentuk tubuhnya yang bagus.


"Mia..... aku sangat mencintaimu"Langit mulai mencium bibir istrinya lembut dan lama kelamaan akhirnya ciuman itu memanas. Mereka saling membelit lidah dan saling *******.


Langit juga menciumi setiap jengkal bagian tubuh istrinya.


"Kak... sakit... "ucap Mia ketika merasakan sesuatu yang mencoba masuk ke bagian intimnya.


"Tahan dikit ya sayang.... nanti kalau udah terbiasa nggak sakit lagi kok"


Dengan perlahan Langit akhirnya membobol keperawanan sang istri. Langit melihat Mia yang menangis menahan rasa sakit. Ia melakukannya sambil ******* bibir istrinya agar Mia melupakan rasa sakit di bagian bawah tubuhnya.


Mereka akhirnya menyatukan tiubuh mereka, melakukannya sampai akhirnya rasa sakit yang Mia rasakan menjadi suatu kenikmatan.


Sampai akhirnya mereka merasakan klimaksnya.


Langit tidur sambil memeluk tubuh istrinya yang terlihat kecapekan.


"Terima kasih sayang... kamu menjaga tubuhmu, dan hanya menyerahkannya untukku. Aku sangat mencintaimu"Langit mengecup dahi Mia


"Kak.... Mia juga berterima kasih, karena menjaga cinta kakak hanya untuk Mia"Mia menyembunyikan wajahnya didada bidang Langit.


"Tidur lagi ya... buat pulihkan tenaga, ntar kita ulangi lagi ya"ucap langit


"Nanti nggak akan sesakit tadi. sayang, kita ulangi bentar lagi ya... "rayu Langit sambil mengecup rambut Mia.


#########


Subuh Langit terbangun lagi, dia menciumi seluruh wajah agar istrinya terbangun.


"Sayang.... bangun dong. Aku pengen sekali lagi ya... "ucap Langit sambil menciumi wajah dan leher istrinya.


"Kak.... Mia masih ngantuk"


"Dosa tahu kalau nggak ngelayani suami"goda Langit yang membuat mata Mia mulai terbuka dan memandang Langit dengan cemberut.


Langitpun menggigit bibir istrinya


"Kamu tuh bikin aku gemes, siapa suruh punya wajah yang cantik dan tubuh seksi. Buat suamimu ini nafsu aja.... "Langit pun memlai aksinya tanpa menunggu persetujuan dari istrinya.


Akhirnya mereka kembali menyatukan tubuhnya. Langit kembali tidur disamping istrinya setelah mencapai puncak kepuasannya.


"Sekali lagi terima kasih sayang.... kamu membuatku ketagihan,... "ucap Langit.

__ADS_1


"Udah ya kak.... Mia capek nih... masih sakit tahu"lirih Mia.


"Tidurlah....aku tak memintanya lagi sampai malam nanti, baru kita mulai lagi"


"Kak.... ih pikirannya mesum banget"Mia membalikan tubuhnya membelakangi Langit.


Langit tersenyum melihat tingkah istrinya dan tidur sambil memeluk perut istrinya.


############


"Pagi ma... pagi pa... "ucap Langit dan duduk disamping Daniel yang telah mulai menyantap sarapannya.


"Gue kira lo nggak sarapan.... habis di tunggu dari tadi nggak turun juga, kami mulai aja sarapan ya ma"ucap Rangga


"Gue juga mengira lo dah kenyang hanya dengan memakan Mia"ujar Daniel


"Mulut lo minta disekolahkan"Langit menjitak kepala Daniel.


"Mia... mana Lang"tanya papa


"Masih tidur pa, mungkin kecapean"


"Gila lo Lang.... lo menghajarnya sampai berapa ronde sih. Sukses juga malam pertama lo. Padahal gue udah berdoa agar gagal"ucap Daniel, dan berhasil membuat tinju langit mendarat di lengannya.


"Daniel.... senang banget sih usilin Langit"ucap mama.


"Udah segera habisin sarapan, baru ngobrol lagi"ujar Papanya Langit.


"Ma... Pa... sore Langit langsung kembali ke apartemen ya"


"Nggak tunggu seminggu aja baru kembali Lang, mama senang Mia lama disini, mama jadi ada teman ngobrol"pinta mama


"Ma.... Langit mau selesaikan kerjaan, karena seminggu lagi kami ingin pergi liburan sekalian bulan madu"ucap Langit.


"Padahal mama baru aja merasakan punya anak cewek yang ikut bantu masak, nanam bunga dan teman gosip"ujar mama


"Ma.. Langit janji akan sering bawa Mia kalau libur"


"Kamu janji ya nak, jangan kayak kamu, dah kayak bang toyib, nggak pulang pulang"canda mama.


Mereka tertawa bersama dan menghabiskan sarapan masing masing.


******************


Jangan Lupa ya Like.... Koment dan vote nya

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2