
Setelah memberi obat buat Nico... dan menyuruh Nico istirahat, Rachel pergi ke kamarnya yang ada disebelah kamar Nico. Indra sekretarisnya Nico yang memesan kamar bersebelahan.
Rachel membaringkan tubuhnya di kasur. Karena lelah Rachel akhirnya tertidur. Ia terbangun ketika merasakan ada sesuatu yang menimpa tubuhnya.
Rachel membuka matanya dan melihat Nico memeluk badannya seperti guling.
"Kak.. bangun.. napa tidur disini. Kapan kakak masuk kamar Rachel "Rachel membangunkan Nico dengan mengguncang tubuhnya.
"Rachel... kakak masih ngantuk... biarkan kakak memeluk Rachel bentar lagi ya... "Nico masih enggan membuka matanya.
Rachel memegang dahi Nico. Panas badannya sudah hilang...
"Syukurlah sudah tak panas lagi... "Gumam Rachel
"Kak... sudah makan... Ini sudah malamkan... "Rachel
"Kamu lapar ya dek... "Nico membuka matanya perlahan
"Lapar... emang kak Nico nggak lapar ya... "Rachel bangun dan duduk disandaran tempat tidur.
"Pesan makan buat Rachel aja ya... kak Nico masih nggak ada selera makan. ...."Nico berkata sambil mengangkat kepalanya dan tidur di paha Rachel
"Rachel nghak makan juga kalau kak Nico nggak mau makan... "Rachel
"Kamu pesan aja kakak salad sayur dek... nanti kak Nico makan deh. Kamu mau pesan apa... "Nico
"Oke... Rachel pesan steak aja... "Rachel menelpon dan memesan makanan buat diantar ke kamar.
"Besok kita ke Bintan ya sebelum pulang ke Jakarta... "Nico
"Mau kak... tapi kita dua hari aja disana ya kak. Kasihan Alvin kalau ditinggal lama. Rachel baru kali ini pisah ama Alvin. Mau video call takut Alvin minta kesini lagi lihat kak Nico ama Rachel bersama... "Rachel
"Kakak sudah kangen banget ama Alvin... sayang.. "Nico
"Apa... kak Nico tadi panggil Rachel "Rachel
"Sayang... emang nggak boleh kak Nico panggil sayang... "ucap Nico sambil memandangi wajah Rachel
"Boleh aja sih... tapi Rachel dengarnya agak aneh aja gitu... "senyum Rachel
"Napa... kamu ngeledek kak Nico ya... kan kamu sekarang bukan Adek kakak lagi tapi kekasih kak Nico. Wajar dong kakak panggil sayang... "Nico
"Hhmmm.... "gumam Rachel...
__ADS_1
##################
Pagi hari Nico dan Rachel pergi kepulau Bintan. Nico mengajak Rachel memakai transportasi laut menuju ke sana.
Mereka menuju salah satu resort yang terkenal di pulau itu..**Resort Treasure Bay.
Resort Treasure Bay** berada di tepi pantai yang secara otomatis pemandangan eksotis akan menjadi suguhan utama bagi tamu yang menginap di sana.
Rachel memandang pantai dari kaca tempat ia menginap. Nico yang baru masuk langsung memeluk pinggang Rachel dari belakang.
"Bagus banget kak pemandangannya... coba kalau bawa Alvin pasti Rachel akan betah lama lama disini... "Rachel
"Besok kalau kita bulan madu.. ini salah satu tujuannya... kita bisa bawa Alvin... "Nico
Rachel membalikan badannya menghadap kearah Nico dengan tangan Nico yang masih melingkar dipinggangnya..
"Bulan madu.... "Tanya Rachel
"Ya... bulan madu... kak Nico akan secepatnya melamarmu dan meminta izin sama papi buat menikahimu.... "Nico
"Apa kak Nico sudah yakin mau menikah ama Rachel... "Rachel
"Yakin banget... kak Nico sudah menunggu saat ini sejak dulu... lagi pula umur kak Nico sudah dua puluh tujuh tahun. Sudah cukup matang buat menikah... "Nico
"Apa Rachel belum siap buat menikah... "Nico
"Kalau kak Nico sudah yakin mau menikahi Rachel... mengapa Rachel nggak siap... asal kak Nico nggak bosan aja dengan sifat Rachel yang manja.. "Rachel
"Kak... nggak akan pernah bosan bersamamu... sayang.. "Nico menempelkan dahinya di dahi Rachel dan memandang mata Rachel dengan intens.
Rachel memejamkan matanya... ia tak sanggup melihat mata Nico yang begitu dekat menatapnya. Nico pun mengecup mata Rachel yang tertutup.
"Mandi yuk... dikolam renangnya.... "Nico
"Kak Nico nggak apa apa berendam.. nanti badannya panas lagi... "Rachel
"Kalau demam kan ada kamu sebagai obatnya... "goda Nico
"Ih... maunya kak Nico.. Ayo kita mandi... "Rachel mengajak Nico menuju kolam renangnya
Kolam renang Treasure Bay disebut sebut sebagai kolam renang terbesar di Asia Tenggara. Luasnya yang mencapai 6,3 hektar, membuat kolam renang ini lebih mirip pantai buatan.
Rachel berenang dengan Nico yang selalu berada di sampingnya...
__ADS_1
"Napa kak Nico berenangnya dekat Rachel terus... kan kolam renangnya besar gini.. "Rachel
"Kakak... nggak mau nanti kalau kamu sendirian renang.. ada cowok yang mendekat... "Nico
"Kak Nico... mana ada sih yang mau ama Rachel yang sudah punya anak satu ini kecuali kak Nico.. "canda Rachel
"Kamu lebih cantik dari gadis manapun... Pasti tak ada yang menyangka kamu sudah punya anak satu... "Nico
"Kak sudah yuk renangnya... dah mau magrib... "Rachel naik dari kolam renang.
Nico yang melihat Rachel berjalan ditepi kolam renang dengan baju renang yang cukup minim dan mengekspos hampir seluruh punggungnya, langsung mengambil jubah handuk dan memakaikan ke Rachel
"Pakai ini... kak Nico nggak mau ya kalau besok besok kamu renang dengan baju renang ini lagi... kamu tampak sangat seksi.. "ucap Nico kesal
"Kak Nico...yang namanya baju buat renang ya gini kak...."Rachel
###############
Malam harinya mereka makan di Bora Bora beach bar yang mana tempat makan ini menghadap ke pantai.
Setelah makan Rachel langsung masuk ke kamarnya...
"Mau kak Nico temani tidurnya.... "Nico bertanya ketika sampai di depan pintu kamar Rachel
"Boleh... tapi seperti biasa ya.. kalau Rachel sudah tidur kak Nico bisa pindah ke kamar kakak... "Rachel.
"Assyiiiaaappp... "jawab Nico sambil bercanda.
Rachel masuk ke kamar mandi dan membersihkan wajahnya. Ia mengganti pakaiannya nya dengan baju tidur.
"Rachel... kak Nico senang banget kamu mau jadi kekasih kakak. Rasanya saat ini kak Nico masih bermimpi"lirih Nico sambil memeluk Rachel
"Kak... Rachel juga sangat senang kak Nico mencintai Rachel... Rachel merasa wanita yang paling beruntung saat ini... "Rachel
Nico memeluk Rachel erat sampai akhirnya Rachel tertidur didalam pelukannya. Nico melepaskan pelan pelan tangannya yang memeluk tubuh Rachel,agar Rachel tak terbangun.
"Rachel... kakak selalu menantikan hari dimana kamu menjadi milik kak Nico seutuhnya. Kakak berjanji akan selalu mencintaimu saat ini... esok ....lusa dan selamanya . Kak Nico akan selalu menumbuhkan rasa cinta kakak... agar cinta kak Nico terus bertambah dan tidak pernah mati. Seperti cinta papi dan mommy.... "lirih Nico sambil mengusap pipi Rachel.
Nico menyelimuti tubuh Rachel sampai kedadanya. Setelah itu mengecup dahi Rachel sebelum meninggalkan Rachel dikamarnya.
**************************
Jangan lupa like... koment dan vote
__ADS_1
Terima Kasih