
TIDAK ADA KEKECEWAAN YANG MENDALAM JIKA TIDAK ADA CINTA YANG MENDALAM DIHATI (RAGA)
Tibalah saat yang dinanti siswa siswi sekolah ini, study tours. Semua dikumpulkan di halaman sekolah sambil di absen.
Satu persatu sudah mulai menaiki bus berdasarkan kelasnya masing masing. Dan satu bus di awasi ama 2 orang guru.
Perjalanan dari kota Pekanbaru menuju kota Bukittinggi memakan waktu 6 atau 7 jam perjalanan tergantung kecepatan mobil atau bus.
"Kak, Mia sama teman teman sekelas aja ya busnya"ujar Mia kepada Jino. Karena Jino masih memaksa Mia satu bus ama nya.
"Mia sama kakak aja, kakak udah bilang kok ama guru. Dan gurunya tak keberatan"
"tapi Mia nggak enak ama yang lain, kan yang lain bus nya berdasarkan kelas masing masing kak"
"Udahlah Mia, ngapain terlalu dipikirkan yang lain. Atau Mia takut Raga marah kalau Mia duduk ama kakak"
"nggak lah kak, lagipula kak Raga nggak pernah kok ngelarang Mia. Apapun yang Mia lakukan. "Mia
"Kalau gitu, ayo kita naik, yang lain udah pada nunggu "jino
Dengan terpaksa Mia masuk ke bus yang isinya kelas Xll IPA1. Banyak mata yang memandang ketika Mia memasuki bus, dan duduk sebangku ama Jino. Mia pun nggak sadar dengan pandangan mereka, tapi Mia terpaksa acuh. Raga pun juga memperhatikan Mia yang duduk berdua Jino.
Bus mulai jalan, anak anak pada heboh. Ada yang nyanyi, ada yang main teka teki, ada yang goyang dalam bus.
Mia hanya menikmati perjalanan dengan memainkan hp sambil ngobrol ama Jino.
Setelah menempuh perjalanan 5 jam kami sampai di kelok 9. Jembatan layang yang terletak di kota Payakumbuh.
Kami turun dari bus buat istirahat. Ada yang makan makan, ada juga yang berfoto. Pemandangan disini emang sangat bagus buat berfoto.
"Mia kita foto disana ya."Tunjuk Jino ke arah objek yang dibentuk tanda cinta dibuat dari besi.
"Ayo kak..... "ujar Mia
__ADS_1
"Yun, boleh fotoin kami berdua nggak"Pinta Jino kepada Yuni sahabatnya Mia.
"Boleh kak, sini hp kakak Yuni fotoin"
Mia dan Jino berpose berdua diatas batu yang terdapat latar cinta tersebut.
Tiba tiba Jino merangkul bahu Mia dan mendekatkan badannya,
"Yun, fotoin lagi nih,"pinta Jino.
Mereka pun asik berfoto foto bertiga di objek yang indah.
Setelah puas berfoto foto Mia mengajak buat ngisi perut.
"Kita makan mie rebus aja yuk kak"Ajak Mia.
"Ayuk, keburu bus nya berangkat nanti"
"Yuk Yun.. ..."ajak Mia
Sambil makan mie rebus,mereka bertiga ngobrol sambil bercanda. Tiba tiba datang Raga dan Dewi yang ingin bergabung.
"Boleh kami gabung duduk disini"pinta Dewi...
"Boleh kok kak, nih banyak bangku yang kosong"jawab Mia
Suasana jadi terasa canggung, masing masing larut dalam pikirannya.
Ketika makan mata Raga tidak berhenti mencuri pandang ke Mia yang nampak sangat akrab ama Jino.
"Kak Raga kemana tadi,kok nggak ikut foto foto"tanya Mia memecah suasana canggung diantara mereka
"Tadi kakak duduk dekat sungai di bawah sana"
__ADS_1
"Kakak kesana ama kak Dewi"
"Iya Mia... kami foto foto di sungai itu aja "kali ini Dewi yang menjawab.
Tiba tiba Jino memegang bibir Mia.
"Ih... makan kayak anak kecil aja,belepotan nih"Jino menghapus sisa makanan dibibir Mia dengan jemarinya.
"Makasi kak... "ujar Mia sambil tersenyum malu. Pipinya Mia langsung merona merah karena perlakuan Jino didepan teman temannya.
"Duh jadi iri nih ama Kak Jino dan Mia, pasangan yang romantis. Foto foto mau nya merangkul.Yuni nggak nyangka kak Jino ternyata seromantis ini"Yuni berkata sambil tersenyum menggoda.
Mia yang digoda Yuni tampak malu malu.. dan mukanya langsung memerah menahan malu.
"Yuni ih... malu maluin aja"gumam Mia.
Dewi yang melihat semua itu jadi berpikir, Jino benar benar sayang ama Mia atau emang buat balas dendam seperti yang pernah dia ucapkan. Kalau dibilang balas dendam tapi perlakuannya terhadap Mia begitu perhatian dan beda waktu bersamaku dulu. Jino dulu orangnya kaku dan nggak ada manis2 sikapnya. Batin Dewi.
Ragapun juga berpikir,apa Jino emang benar benar cinta ama Mia. Kalau emang ya aku bersyukur. Yang aku takutkan selama ini Mia hanya buat permainan. Walau dihatiku masih ada rasa cinta buat Mia aku harus berusaha menghapusnya.
Mungkin ku harus benar benar melupakanmu Mia dan merelakanmu. Jika emang Jino lah yang kamu pilih untuk mengisi ruang di hatimu.
"Tidak kan ada rasa kecewa yang mendalam jika tak ada cinta yang mendalam dari hatiku buat mu Mia. Apa emang tak pernah ada aku dihatimu sedikitpun"batin Raga.
*****************************
GAMBAR KELOK 9
Jangan lupa kritik dan sarannya. Maaf jika masih banyak kekurangan. Karena ini karya pertamaku. Masih mencoba menulis sebuah novel.
Mohon Like dan koment nya.
__ADS_1
Terima kasih..........