Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 90


__ADS_3

HIDUP INI TIDAK HANYA ADA SATU WARNA


HITAM ATAU PUTIH


TAPI HIDUP INI PENUH DENGAN WARNA WARNI


TERKADANG HITAM DAN ADA KALANYA PUTIH


ADA SUKA DAN DUKA....


SEMUA DATANG SILIH BERGANTI


KESEDIHAN TIDAK AKAN SELAMANYA


KEBAHAGIAAN JUGA TERKADANG DIWARNAI DENGAN DUKA.


KITA HANYA BISA MENJALANKAN TAKDIR KEHIDUPAN DENGAN KEIKHLASAN


*******************


"Biar supir kantor aja yang ngantar kakak. Mia langsung pergi kerja aja"ucap Langit


"Tapi Mia pengen ngantar kak Langit sampai bandara"Mia memeluk Langit dari belakang ketika suaminya memakai bajunya.


"Kakak takut nanti kalau lihat kamu, batal niat buat berangkat. Karena kalau lihat wajahmu ini,rasanya nggak pengen jauh"Langit membalikan badannya dan mencubit pelan pipi istrinya.


"Tapi kalau Mia tak lihat kakak berangkat,Mia tak tenang"


"Oke... tapi janji tak akan nangis nanti kakak tinggalkan"Langit mengecup bibir istrinya


"Mia janji.... Tapi kakak juga harus janji cepat kembali, jangan lama lama disana. Nanti kecantol bule lagi"ujar Mia cemberut


"Mana mungkin kakak bisa pindah ke lain hati, istri kakak aja udah secantik ini. Nggak ada yang bisa ngalahin kecantikan kamu... sayang"


"Gombal banget sih kak.... "ucap Mia


"Gombal ama istri sendiri nggak dosakan"tanya Langit.

__ADS_1


"Yuk kak.... berangkat lagi, nanti telat, bisa ketinggalan pesawat kakak"


"Ayolah.... tapi langsung ke kantor ya habis ngantar kakak. Jangan mampir kemana mana"


"Oke.... boss tersayang dan tercinta"


#################


Bandar Udara Soekarno Hatta


"Nanti kalau kakak dah sampai jangan lupa khabari Mia ya"Ucap Mia sambil memeluk suaminya


"Pasti sayang... kamu jangan telat makan dan tidur jangan larut malam ya. Jaga kesehatan. Kalau ada perlu apa apa minta tolong Farrel. Dia pasti akan cepat membantu"


"Baiklah... Hati-hati ya kak... Jangan kerja terlalu keras. Jaga kesehatan juga"


"Ya.. sayang. Aku pasti sangat merindukanmu. Kamu pulanglah, baru nanti kakak masuk"ucap Langit


"Kak Langit masuk dulu baru Mia bisa pulang"


"Mana bisa gitu sayang, kalau kamu tak pulang,kakak nggak akan masuk nih"ancam Langit


Mia akhirnya melangkah pergi meninggalkan bandar udara itu dengan perasaan sedih.


################


Sesampainya di kantor Mia langsung duduk di meja kerja Langit sambil memandangi foto mereka yang ada di atas meja.



"Belum satu jam kita pisah, aku sudah sangat merindukanmu sayang. Aku tak tahu bagaimana rasa rinduku sampai kamu kembali nanti. Aku sudah terbiasa selalu ada kamu. Aku sangat mencintaimu dan aku berharap rasa cintamu juga sebesar rasa cintaku. Semoga kita selalu bersama"bathin Mia


Mia masih melamun dengan masih memegang foto mereka berdua. Suara ketukan pintu membuat Mia kaget, dan menjatuhkan foto dalam bingkai itu.


"Aduh.... kacanya pecah"Ucap Mia sedih melihat bingkai dan kaca yang telah pecah.


"Maaf bu.... apa saya boleh masuk"ulang Farrel, karena panggilan pertamanya tak mendapat jawaban.

__ADS_1


"Masuklah..... "ucap Mia


"Maaf bu.... anu.... anu.... "Farrel bicara dengan terbata bata.


"Ada apa Farrel, kenapa kamu gugup"


"Itu bu.... itu.... "Farrel masih gugup,tak bisa mengeluarkan kalimat.


"Farrel... coba tenang. Tarik nafasmu... dan coba utarakan apa yang akan kamu katakan secara pelan pelan."perintah Mia


"Bu... Maaf.. saya mendapat kabar kalau pesawat yang bapak tumpangi barusan jatuh"Farrel berkata dengan sangat pelan


"Apa maksudmu..... "tanya Mia.


"Ya bu... pesawat yang bapak tumpangi jatuh, masih diperairan Indonesia. Sekarang masih menunggu kepastian kabar beritanya"Farrel


"Nggak mungkin.... kamu pasti salah dengar kan Farrel"ucap Mia yang telah berurai air mata.


"Saya akan coba cari informasinya bu. Ibu tenang dan bersabar serta berdoa saja kalau semua itu tak benar dan bapak Langit baik baik aja"


"Semua nggak mungkin.... kak Langit pasti baik baik aja.... "Mia merasa seluruh badannya lemas, ia terduduk sambil bersandar.


"Bu.... saya permisi dulu. Saya akan mencari kebenaran beritanya dan akan mengabari ibu setelah mendapat kepastian"


Farrel meninggalkan Mia yang terus menangis. Mia tak mau mempercayai semuanya. Mia segera membuka laptopnya dan mencari berita itu.


Perasaan nya sudah mulai gelisah. Ia terus mencari berita tentang pesawat yang membawa suaminya.


Semuanya sama dengan yang disampaikan Farrel. Pesawat jatuh ke laut. Belum ada kepastian berapa korban jiwa. Karena tempat jatuhnya pesawat bukan lah tempat pemukiman warga.


Dan yang lebih menyulitkan lagi,tempat itu hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki setelah memakai kendaraan darat.


Mia merasa dunia seakan hancur, jika benar suaminya berada dalam pesawat itu, ia berdoa Allah menjaga Langit dimanapun ia berada.


"Takdir apa lagi yang akan kau berikan padaku,jangan buat aku menyalahkan semua takdir Mu Allah. Buatlah aku selalu berprasangka baik atas semua yang telah Engkau gariskan dalam kehidupanku. Aku tahu semua yang terjadi adalah atas kehendakMu, dan kami sebagai manusia hanya menjalankan Nya. Setiap cobaan Engkau berikan kepada hamba Mu pasti sesuai dengan kemampuan. Untuk itu aku memohon pada Mu ya Allah, kuatkan aku dalam menghadapi dan menjalankan semuanya"bathin Mia


*****************

__ADS_1


Jangan lupa like... koment dan vote nya


Terima Kasih...


__ADS_2