Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 32 ( S - 2 )


__ADS_3

Nico akhirnya mempercayakan pekerjaan yang di Batam kepada sekretarisnya. Ia kembali ke Jakarta bersama Rachel.


Rachel dengan pakaian santai, hanya memakai kaos dan celana hot pants jeans membuat Nico sedikit kesal melihat lelaki yang melirik ke arah Rachel.


"Besok besok kalau pergi ke luar rumah kak Nico nggak mau ya Rachel pakaian kayak gini lagi... "Nico


"Emangnya pakaian Rachel gimana... kan nggak pakai baju yang aneh aneh"Ucap Rachel heran


"Ini... celana kamu kependekan... besok kalau pergi harus pakai celana panjang... "Nico


"Apa... ha.. ha... kak Nico ada ada aja deh... emang napa kalau pakai celana pendek... "Rachel


"Rachel nggak lihat tuh mata mata cowok banyak ngelirik.... "Nico


"Kak Nico yang tebar pesona... bukan Rachel. Lihat cewek cewek bisik bisikan sambil ngelirik kakak.. Kak Nico kecakepan pakai sweater rajut kayak gini... "ucap Rachel manyun.


"Kakak tuh emang sudah keren... kamu baru sadar ya... "goda Nico


"Kak Nico ternyata narsis banget... "Rachel.


"Ha.. ha... "Nico mengacak rambut Rachel


Rachel dan Nico naik kepesawat yang akan membawa mereka ke Jakarta. Sepanjang perjalanan Nico tampak sangat posesif terhadap Rachel. Tangannya tak lepas menggenggam jemari Rachel.




Sampai di bandara Soekarno Hatta mereka memakai taksi untuk kerumah. Nico dan Rachel sengaja tak mengabari kepulangannya.


"Alvin.... Alvin sayang... daddy pulang... "teriak Nico begitu menginjakan kaki di rumah.


Mia dan Langit yang lagi nonton televisi bersama Alvin kaget mendengar teriakan Nico...


"Pepo... memo... itu daddy ya... "ujar Alvin dan berlari kearah suara Nico


"Daddy... mami... "Alvin berucap sambil berlari kearah Nico dan memeluknya...


"Sayangnya daddy... daddy kangen banget.. "Nico mengangkat tubuh Alvin dan menggendongnya sambil menciumi seluruh wajah Alvin


"Mana mainan untuk Alvin,daddy..."Alvin


"Duh... daddy baru aja sampai... mainan yang ditanya....nggak kangen nih ama daddy... "rajuk Nico


"Kangen daddy... "Alvin


"Sudah selesai kerajaannya di Batam .. kok sudah kembali... "Tanya Langit


"Semuanya Nico percayakan ama Indra aja pi... kan Nico sudah cukup mengawasinya... "Nico


"Kamu sakit apa sayang... kelihatan agak kurusan... "Mia

__ADS_1


"Hanya demam aja mom... "Nico


"Kak Nico aja nih yang ditanyain... Rachel nggak. Alvin juga nggak mau meluk mami... nggak kangen ama mami... "Rachel


"Kangen mi... tapi lebih kangen ama daddy... "ucap Alvin polos..


"Emang Alvin anaknya daddy Nico bukan mami Rachel... "Mia


"Alvin anak semuanya... anak daddy... anak mami... anak pepo dan memo... "ucap Alvin.


"Pintar banget anak daddy... "ucap Nico sambil menciumi Alvin


"Daddy jangan cium Alvin terus ah... geli daddy. "Alvin


"Ih gemes banget daddy... Pi.. Mom... Nico pamit ke kamar dulu ya... "ucap Nico berjalan ke atas sambil menggendong Alvin dan diikuti Rachel.


"Istirahat lah dulu sayang... mommy masakin lauk kesukaan mu dulu ya... nanti sudah selesai mommy panggil buat makan... "Mia


"Oke mom... terima kasih.. "Nico


################


Di meja makan ketika makan malam


"Makan yang banyak sayang... lihat baru sebulan pisah ama kami.... sudah kurusan... "Mia


"Nico bukan anak kecil lagi sayang... kamu jangan terlalu kuatir gitu. Yang perlu kamu perhatikan sekarang cuma aku... "ucap Langit cemburu.


"Terima kasih mommy yang cantik.. "Nico


"Papi... masih aja cemburu... jangan jangan mommy cium Alvin papi juga cemburu... "ucap Rachel.


"Pepo... memo nggak cium cium Alvin tadi. Daddy tadi yang cium cium mami terus... "ucap Alvin polos


"Huk... huk... "Nico dan Rachel serempak terbatuk dan tersedak mendengar ucapan Alvin


"Apa Alvin katakan tadi... "ucap Langit sambil memandang Nico .


"Daddy tadi di kamar... cium cium Alvin dan mami... "Alvin


"Apa maksud Alvin... bisa kamu jelaskan Nico... "Langit


"Papi... anak kecil di dengar... "Rachel


"Papi... tanya Nico bukan kamu Rachel... "Ucap Langit


"Sudah... makanlah dulu. Nanti ngobrolnya... "ucap Mia.


Nico dan Rachel makan sambil menunduk... nggak berani memandang kearah Langit.


Setelah habis makan malam seperti biasanya mereka berkumpul diruang keluarga sambil menonton televisi

__ADS_1


"Sinilah Alvin... dekat pepo... "Langit


"Ngapain dekat papi... pasti papi ada maunya ama Alvin.. "Rachel


Alvin mendekat ke Langit dan langsung duduk dipangkuan kakeknya.


"Coba Alvin cerita ama pepo ya... ngapain tadi daddy ama mami... "ucap Langit


"Alvin.... "ucap Rachel sambil memandangi Alvin dengan mata membesar.


"Jangan takut sayang... nanti pepo beliin es krim yang banyak.. juga mainan... "Langit


"Tadi daddy dan mami tiduran ama Alvin... daddy cium cium Alvin.. dan juga daddy cium mami. Daddy bilang.. daddy sayang ama Alvin dan mami... "ucap Alvin jujur


"Bisa kamu jelaskan itu son.... "Langit


"Kak... apaan sih... minta jelas apa. Disini ada Alvin.. "Mia


"Papi... kan kak Nico bukan hanya kali ini mencium Rachel.. apa lagi waktu Rachel kecil kak Nico sering ciumi... "Rachel


"Sekarang kamu bukan anak kecil lagi Rachel... nggak perlu dicium cium... "Langit.


"Papi... oke sekarang Nico jujur aja... Nico dan Rachel mau menjalin hubungan serius.. bukan sebagai kakak adek lagi. ....tapi Nico mau jadi daddynya Alvin secara resmi... "Nico


"Alvin... yuk sama Memo.... "ajak Mia membiarkan Nico, Rachel dan Langit mengobrol.


"Sejak kapan kamu menjalin hubungan dengan Rachel... "Langit


"Sejak Rachel ke Batam.... "Nico


"Rachel... jujur sama papi... sejak kapan kamu punya perasaan lebih terhadap Nico"Langit


"Rachel nggak tahu kapan pastinya pi... yang jelas Rachel menyanyangi dan mencintai kak Nico.... "Rachel


"Papi dan mommy tak akan menentang hubungan kalian... tapi papi minta padamu Nico... pikirkan semua dengan matang. Kalau kamu memang akan menjalani hubungan yang serius dengan Rachel... kamu harus bisa nerima semua kekurangan Rachel dan menerima semua masa lalunya... "Langit


"Papi... Nico janji tidak akan pernah meninggalkan Rachel dan akan memerima Rachel apa adanya dengan semua kelebihan dan kekurangan pada dirinya... "Nico


"Baiklah... papi percaya sama kamu... papi dan mommy akan membicarakan lagi besok. Papi harap kalau memang kalian sudah mantap menjalin hubungan... jangan tunda lagi... segera menikah. Kalian tinggal di dalam satu rumah... papi nggak mau kalian kebablasan... dan papi tak ingin kalian jadi bahan omongan.... "Langit


"Ya... pi... Nico percayakan semua urusan ama papi dan mommy... "Nico


"Papi... Rachel sayang papi... "Rachel memeluk Langit dengan perasaan lega. Ia takut papinya marah akan hubungan mereka... tetapi ternyata papi nya menerima.


"Papi percaya Nico akan mencintai mu dengan sepenuh hati sayang... papi senang akhirnya Nico yang menjadi pendamping mu... papi tak akan kuatir lagi. Karena papi sudah melihat betapa besar cintanya Nico padamu..... "bathin Langit sambil membelai rambut Rachel yang didalam pelukannya...


**********************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2