Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 25 (S-2)


__ADS_3

Semenjak kejadian di mall itu Rachel seakan enggan pergi dari rumah. Ia tidak ingin bertemu dengan orang orang yang menambah pikirannya.


Tak terasa kehamilan Rachel telah memasuki bulan ke sembilan. Rachel merasakan tidurnya yang kurang nyaman. Mia yang pernah merasakan semuanya kadang menemani Rachel tidur dengan mengelus perut putrinya agar Rachel sedikit rileks.


Nico yang memperhatikan setiap gerak gerik Rachel merasa iba melihatnya.


Seperti sore ini,tampak Rachel selonjor kan kakinya di sofa, ia memijat kakinya sendiri.


"Sore Rachel kakak yang cantik... "Nico


"Sore kak... cepat kak Nico pulang.. "Rachel.


"Ya... tadi kakak dari cafe.. ada rapat. Langsung pulang. Pegal ya kakinya... "Nico


"Sedikit... mungkin karena berat badan Rachel yang makin bertambah, jadi beban tubuh bertambah pula, makanya jadi cepat pegal kakinya... Maaf kak.. Rachel selonjorkan kaki... "Rachel


"Sini kakak pijat ya.... "Nico


"Jangan kak... kak Nico kan juga capek habis pulang kerja... "Rachel


"Kakak tadi cuma rapat aja.... "Nico memijat kaki Rachel dengan lembut.


"Kak.... terima kasih... "Rachel menangis terharu melihat perhatian Nico pada dirinya.


"Kok nangis.... kakak nggak suka kalau Rachel nangis... "Nico mengusap airm mata Rachel.


"Kakak baik banget... moga kakak dapat pendamping yang menyayangi kakak dengan tulus.... "Rachel


Nico mengusap kepala Rachel....


"Papi ama mommy mana dek.... "Nico


"Papi dan mommy ke Bandung.. jemput oma. Oma mau nginap sampai Rachel lahiran. Padahal nggak perlu juga oma disini... oma udah tua ,kasihan. Nanti pasti oma yang sibuk nyiapin semuanya... Oma nggak mau kalau bibi yang masak... "Rachel


"Itu karena oma sayang ama kita... itu bentuk perhatian darinya Rachel... "Nico


"Kak... Rachel buatin jus ya... "Rachel


"Jangan.... biar kakak yang buat sendiri. Rachel mau jus apa... "Nico


"Kok malah kakak yang mau buatin... biar Rachel aja... tadi bi Nah ada buat cemilan... sekalian Rachel ambil ya... "Rachel mau berdiri dicegah ama Nico


"Udah.. ...biar kakak aja. Kamu duduk aja. Nanti kamu kecapean lagi.... "Nico pergi ke dapur membuatkan jus.


"Jus nya telah selesai.... "Nico membawa dua gelas jus dan sepiring cemilan...


"Enak banget jus nya kak... terima kasih ya kak... "Rachel


"Sama sama dek.. Nanti malam kita makan diluar ya... "Nico

__ADS_1


"Kakak nggak malu pergi ama wanita hamil kayak Rachel... "Rachel


"Mengapa kakak harus malu.... "Nico


"Masa cowok seganteng kakak... bawa makan wanita hamil... nanti nggak yang mau sama kak Nico. Dikira orang Rachel istri kakak lagi... "senyum Rachel


"Kakak nggak pernah mikirin kata kata orang. Lagi pula wanita hamil yang kak Nico bawa makan adalah wanita hamil yang paling cantik yang pernah kakak lihat... "Nico


"Ih kakak.... bisa aja ngerayunya... "Rachel.


"Kakak mandi dulu... jam 7.. kita pergi ya"Nico


"Oke... kakak ku yang tercinta... "Rachel


#################


Malam harinya Nico membawa Rachel makan di restoran favorit nya. Nico memesan menu yang paling Rachel suka.


"Kak... lihat tuh cewek cewek pada mandang kakak.... "Rachel


"Emang napa... "Nico


"Pasti mereka pikir... ganteng sih cowoknya tapi sayang dah punya istri.. ha.. ha.. "Rachel


"Kakak malah senang membawamu.... "Nico


Setelah makan... Nico mengajak Rachel ke taman hiburan.....


"Kamu capek dek.. "Nico


"Perut Rachel sedikit sakit kak.... "Rachel..


"Apa... perut kamu sakit dek.. Apa tadi ada yang salah ya makanannya. Wanita hamil tak boleh ya makan itu... "Nico menepikan mobilnya


"Dikit kak... kadang sakit nya terasa... kadang hilang... "Rachel


"Kita kerumah sakit sekarang ya... kakak takut kamu mau lahiran... "Nico


"Tapi kata om Chandra seminggu lagi Rachel lahiran... dan harus caesar kak. Karena bayi Rachel sungsang..dan plasentanya dibawah. "Rachel


"Nggak ada salahnya kita periksa Rachel.. kakak takut nanti terjadi sesuatu... papi dan mommy juga nggak dirumah... "Nico


"Baiklah kak...... terserah kak Nico aja... "Rachel


Nico melajukan mobil menuju rumah sakit. Karena Rachel mengatakan perutnya yang makin terasa sakit. Rachel merintih dan merasakan ada yang keluar mengalir ke kakinya.


"Kak... ada darah dikaki Rachel... "ucap Rachel cemas


"Tenang dek... kita akan segera sampai... "ucap Nico yang juga merasakan cemas

__ADS_1


Sebelumnya ia menghubungi Chandra.... kebetulan sahabat Langit itu ada jadwal operasi.


Sampai dirumah sakit... Rachel diminta om Chandra di bawa ke ruang kerjanya buat diperiksa.


"Sepertinya Rachel memang harus di caesar hari ini juga Nico... mana papi dan mommy mengapa tak ikut... "Chandra


"Papi dan mommy lagi di Bandung Om... "Nico


"Sebaiknya kamu hubungi papi dan mommy karena Rachel dalam waktu paling lama tiga jam ke depan harus om operasi.... "Chandra


"Baik om.. Nico segera hubungi... "Nico


"Biarkan Rachel istirahat sebentar.... "Chandra


Nico menghubungi papinya Langit...


"Papi... cepat kembali... "Nico langsung meminta Langit kembali begitu saluran ponsel tersambung...


"Kamu nelpon bukan ucapin salam... malahan minta papi cepat pulang... emang kenapa.. "Langit


"Rachel akan segera lahiran pi... maka cepatlah papi pulang.... Nico takut sendiri... "Nico


"Apaa... bukannya kata om Chandra seminggu lagi... "Langit


"Kata om Chandra... barusan terjadi sedikit pendarahan dan air ketuban Rachel yang pecah... jadi harus segera lakukan tindakan caesar... "Nico


"Baiklah kamu jangan panik... jagain Rachel. Papi... mommy dan oma akan segera pulang... "Langit


"Baik pi... hati hati... jangan panik dan jangan ngebut... "Nico


Nico kembali ke ruang tempat Rachel terbaring.


"Kak... Rachel takut... "Rachel


"Jangan takut dek... kakak akan melakukan apa saja untuk keselamatan mu. Lagi pula disini ada om Candra. Kita percayakan semua padanya. Kamu jangan terlalu cemas... "Nico


"Kak.... terima kasih karena selal ada disaat Rachel dalam kesulitan... "Rachel


"Kakak akan selalu menemanimu Rachel.. itu janji kakak... "Nico


"Kak.... "Rachel menggenggam tangan Nico mengharapkan kecemasannya hilang.


"Papi dan mommy dalam perjalanan... kamu istirahat aja... kakak akan disini menemani... "Nico


Rachel makin memperat genggaman tangannya. Ia ingin menghilangkan rasa takutnya.


*******************


Jangan lupa like... koment dan vote

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2