Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 33 ( S - 2 )


__ADS_3

Sudah hampir tiga bulan Rachel kembali menekuni kembali kariernya sebagai model.


Sebenarnya Nico melarangnya... tapi Rachel berjanji tidak akan mengambil pemotretan di luar kota kecuali jika Nico yang menemani.


Sepulang dari pemotretan sore ini... Rachel langsung ke kantor Nico. Ia ingin pulang bersama Nico.


"Sore mbak Tika... kak Nico ada.. "ucap Rachel dengan sekretaris Nico .


"Ada didalam bu Rachel... silakan aja masuk..."Tika


"Mbak Tika... Rachel udah bilang... jangan panggil bu... panggil nama aja... "Rachel...


"Baik bu... eh.. Rachel.. "Tika.


"Rachel permisi dulu mbak... "Rachel . Ia membuka pintu ruang kerja Nico dengan perlahan. Rachel kaget melihat Nico dan Cindy yang duduk begitu dekatnya...


"Sore kak Cindy... "ucap Rachel,ia sengaja hanya menyapa Cindy.


"Rachel... sudah lama tak bertemu. Apakabar.... "Cindy


"Maunya Rachel baik baik aja... tapi sepertinya saat ini nggak lagi baik deh kabarnya... "ucap Rachel sedikit ketus


"Oh... ngapa.. ada yang mengganggu pikiran nya Rachel... "Cindy.


"Duduk dulu Rachel... nggak capek ngomong sambil berdiri.. "ucap Nico


"Rachel pulang aja kak... sepertinya kak Nico lagi sibuk... "Rachel berbalik ingin pergi. Tapi Nico langsung memegang pergelangan tangannya. Menahan agar Rachel tak pergi...


"Sini... kakak nggak sibuk kok.... "Nico membawa Rachel duduk disebelahnya.


"Kalau gitu.. Cindy permisi dulu kak... . Sampai jumpa lagi ya Rachel... "Cindy pamit keluar.


"Napa kok cemberut aja.... " Nico


"Pantasan tadi pagi pergi kerjanya gaya banget... pakai jas baru... nggak tahunya karena kak Cindy mau ke kantor... "Rachel berucap sambil manyunkan bibirnya


"Jangan manyunkan bibirnya... nanti kakak gigit... "Nico


"Ih... kakak dah mesum seperti papi... "Rachel


"Ha.. ha... siapa bilang kakak sengaja pakai jas baru buat ketemu Cindy.. "Nico


"Kalau gitu ngapain kak Nico gaya banget ke kantornya... "ucap Rachel sambil perhatiin penampilan Nico yang tampak keren dengan jas birunya.



"Tadi kak Nico ada rapat dengan klien penting... makanya harus rapi... "Nico mengusap kepala Rachel


"Cewek apa cowok kliennya... dan ngapain kak Cindy kekantor kakak... "Rachel

__ADS_1


"Kamu cemburu... "Ucap Nico sambil tersenyum


"Nggak... Rachel juga bisa ketemu cowok ganteng... banyak dilokasi pemotretan... "Rachel..


"Hei... awas ya kalau kak Nico tahu kamu sering ngobrol akrab dengan model cowok... kakak nggak izinkan pemotretan lagi...


Kak ketemu klien cowok.. nggak percaya tanya kak Raffa. Kalau Cindy ke kantor karena ia ingin magang di sini... "Nico menjelaskan sambil membawa kepala Rachel bersandar di bahunya.


"Ngapain kak Cindy magang di perusahaan kak Nico. Om Rangga kan ada perusahaan juga... "Rachel


"Cindy nggak mau magang diperusahaan papanya... karena ia ingin bisa dapat pengalaman... jika diperusahaan om Rangga, karyawan lain pasti nanti segan ngasi kerjaan... "Nico


"Alasan kak Cindy aja... biar dekat ama kak Nico kan... kalau nggak mau diperusahaan om Rangga... diperusahaan papi aja... ngapa harus disini... "Rachel


"Rachel sayang.... dengar nih baik baik... "Nico menangkup wajah Rachel dengan tangannya


"Kak Cindy dan kak Rafa baru aja menjalin hubungan... jadi Cindy ingin dekat Raffa biar hubungan mereka nanti tambah akrab... "Nico


"Kak Nico nggak bohongin Rachel... "Rachel


"Emang kak Nico pernah bohongi Rachel... "Nico


Rachel menggeleng dan menyandarkan kepalanya didada Nico


"Kakak nggak akan macam macam... kamu mau menerima kak Nico aja sudah merupakan anugerah terindah dalam kehidupan kak Nico... kamu bisa lihat tuh... didinding ada foto kamu ama Alvin... siapa yang mau mendekat ama kak Nico... karena semua pasti tahu kak Nico sudah ada yang punya... "Nico menunjuk dinding yang terpajang foto Rachel lagi menggendong Alvin semasa bayi..



"Ya sejak Alvin bayi... "ucap Nico mengecup kepala Rachel yang bersandar didadanya.


"Mau apa ke kantor kak Nico.. kangen ya.. "Nico


"Mau pulang bareng kakak... "Rachel


"Kak Nico rencananya lembur... karena ada file yang masih harus kak Nico selesaikan. Kak Nico juga mau rapat sebentar. Kamu nggak keberatan menunggu... "Nico


"Nggak apalah kak... Rachel nunggu kak Nico sampai pulang. Kak Nico hubungi mommy ya... biar nggak kuatir. "Rachel


Terdengar suara ketukan di pintu...


"Permisi bos... boleh saya masuk.. "Raffa


"Masuklah... "Nico


"Bos... semua sudah menunggu di ruang rapat. Apa rapat jadi dilaksanakan... "Raffa


"Jadi Raf... kamu duluan aja. Aku nyusul.. "Nico


"Baik bos... permisi.. "Raffa

__ADS_1


"Rachel istirahat di kamar aja ya... "Nico mengajak Rachel ke kamar yang ada diruangannya, biasa buat ia istirahat.


"Tidurlah... kak Nico usahakan rapatnya cepat selesai... "Ucap Nico sambil mengecup pipi Rachel


"Ya kak... moga rapatnya berjalan lancar... "Rachel.


Rachel membaringkan badannya yang terasa sedikit capek karena pemotretan tadi. Tak berapa lama Rachel tertidur.


Setelah satu jam berlalu... rapat akhirnya selesai. Nico melangkahkan kakinya langsung menuju kamar di ruang kerjanya...


Ia melihat Rachel yang tertidur dwngan pulasnya. Nico nggak tega membangunkan Rachel, ia pun ikut tidur disamping Rachel.


Rachel terbangun dan merasakan tubuhnya berat. Ia melihat ada tangan dan kaki yang memeluknya seperti guling. Rachel melihat jam dinding sudah menunjukan pukul 21.00 malam.


"Kak Nico... bangun....sudah malam. Ayo kita pulang... "Rachel


"Kak Nico... masih ngantuk dek... "Nico


"Kak... sudah jam berapa nih... nanti papi dan mommy kuatir... "Rachel


"Tidur sini aja lah dek... "Nico tambah mempererat pelukannya.


"Nggak boleh kak. Nanti papi marah.. Kak.... awas ......berat badan kakak.... ...bangunlah... "Rachel melepaskan tangan dan kaki Nico yang memeluknya.


Nico akhirnya bangun dan duduk di kepala tempat tidur. Di bawanya Rachel ke dalam pelukannya.


"Rachel...gimana kalau kita nikah aja lagi ... kak Nico mau setiap hari... ketika membuka mata kak Nico mau ada kamu disamping kakak... "ujar Nico


"Rachel juga mau nya kita nikah kak... tapi semuanya harus ada proses... nggak mungkin langsung nikah aja... "Rachel


"Nanti kalau kita nikah, Rachel maunya kita pesta dimana dek... "Nico


"Semua terserah kak Nico .... Rachel terima aja keputusan kak Nico... "Rachel


"Baiklah... nanti kak Nico bicarakan ama Mommy agar mommy mengurus semua pernikahan kita.. "Nico


"Ya kak biar mommy yang ngurus smuanya.. sekarang kita pulang lagi kak... nanti Alvin tidur lagi.. "Rachel


"Ayolah.... sayang. Nanti anak kita kelamaan nunggu daddy dan mami nya pulang... "bisik Nico


"Hhhmmmm....... "gumam Rachel


Nico berjalan merangkul bahu Rachel menuju keluar kantor dengan hati yang sangat gembira.


***********************


Jangan lupa like.. koment dan vote


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2