
AKU MENCINTAIMU KARENA TIDAK ADA PILIHAN LAIN
KARENA AKU TIDAK BISA MENCINTAI
ORANG LAIN SELAIN KAMU
***********
"Ngapa tak di kantin aja Lang istirahatnya,tumben di taman"tanya Mia yang langsung ketaman kampus setelah mendapat pesan di handpone nya.
"Aku pengen duaan aja ama kamu tanpa ada gangguan dari orang lain"Langit menjawabnya sambil senyum
"ih.... lebay banget"Mia menjawab sambil mencubit pinggang Langit
"Eh... udah mulai genit ya sekarang"Langkit menangkup kedua pipi Mia dan langsung menghujani Mia dengan ciuman yg bertubi tubi, dipipi, dahi,hidung dan terakhir di bibir Mia.
"Langit.... ih... malulah, ini di taman,ntar ada yang lihat"Mia mendorong wajah Langit agar menjauh dari wajahnya.
"Biarin, paling mereka iri karena aku mendapat cewek tercantik ini"ucap Langit sambil mrncubit pipi Mia pelan
"apa apa an sih Langit, yang membuat mereka iri tuh karena cowok terganteng dan terpintar dikampus ini didapati ama cewek biasa biasa aja kayak aku, sadar sayang yang kelewat ganteng itu dirimu, bukan aku"batin Mia
" Gaya rambut apa nih, aku tak suka ya, jangan pernah diikat gini lagi"ucap Langit sambil membuka ikatan rambut Mia yang bergaya cepol itu. Mia mengikatnya karena merasa gerah di kelas
__ADS_1
"Napa Lang, jelek ya kalau diikat"tanya Mia
"Bukan jelek, tapi tambah cantik dan memperlihatkan lehermu itu, aku tak mau ya ada yang lihat tubuhmu selain aku. Dan ini... besok kamu harus pakai celana panjang dan kemeja aja ke kampus"Langit menunjuk ke rok Mia yang diatas lutut.
"Apain sih Lang, Mia biasakan pakai rok dan baju seperti ini"
"Mulai besok tak boleh, nanti pulang kita ke mall beli baju dan celana panjang buatmu"Langit memeluk Mia dengan posesif.
"sadar sayang, kamu tuh yang jadi pusat perhatian kalau kita jalan, apapun gaya pakaian ku pasti nggak ngaruh, karena aku hanya cewek biasa, kamu aja yang berlebihan"batin Mia
Langit mengeluarkan makanan yang dibelinya dan langsung menyuapi Mia.
Langit mencium bibir Mia yang belepotan makanan dan membersihkan dengan mulutnya.
"Enak... yang dibibirnya Mia dari pada ini"
"hhhmmmm.... maaf ganggu"Jino sengaja mendehem agar Langit menyadari keberadaannya. Jino melihat ketika Langit membersihkan sisa makanan di bibir Mia dengan menciumnya, dia merasa cemburu, karena selama pacaran ama Mia dia tidak pernah melakukan itu.
"Eh... kamu tuh kerjaannya gangguin gue ama Mia terus ya"ucap Langit gusar
"Maaf... aku cuma mau beri undangan ulang tahun ku buat kamu dan Mia"
"Jangan sampai nggak datang ya"ucap Jino
__ADS_1
"Gue pasti datang ama Mia"jawab Langit sambil melingkarkan tangan kirinya di bahu Mia.
"Terima kasih Kak Jino atas undangannya"Mia menjawab dan mengambil undangan itu dari tangan Jino
"Oke kalau gitu aku cabut dulu ya"ujar Jino
"Oke... lebih baik cepat pergi, karena lo dah ganggu gue"Langit menjawab santai...
"Langit.... "Mia mencubit pinggang Langit dengar ucapannya
"Ih... jangan genit ya, ntar gue ***** ya bibirnya"Langit langsung mendekatkan wajahnya.
"ih... Langit"Mia sedikit berteriak. Mia malu karena masih ada Jino diantara mereka.
"Aku cabut ya"Jino langsung pergi, karena semakin lama dia bertahan, hatinya akan tambah sakit melihat kemesraan Langit dan Mia.
"gue harus mendapati hatimu lagi Mia, gue tau gue salah, tapi akan menebusnya dengan mencintainya sepenuh hatiku"batin Jino.
*****************
Jangan lupa like dan komentar nya ya
Terima kasih...
__ADS_1