Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 48 ( S - 2)


__ADS_3

Rachel mendatangi sebuah mall seorang diri. Ia berjalan menuju sebuah restoran. Sebenarnya Rachel merasa bersalah membohongi suaminya Nico. Ia berbohong ingin menjenguk orang tua temannya yang lagi sakit.


Nico yang mempercayai semua perkataan Rachel langsung memberi izin tanpa bertanya lagi.


"Selamat Siang tante... "Rachel


"Selamat siang... silakan duduk. Terima kasih karena kamu mau menemui tante... "ucap tante Dina.


Rachel ternyata bertemu tante Dina.


"Saya datang juga karena saya masih menghormati tante sebagai temannya papi dan mommy... "Rachel


"Tante tahu... kamu sedikit ragu menemui tante... "Dina


"Saya merasa sangat bersalah karena telah membohongi suami saya.... "Rachel


"Dimana Alvin... mengapa tidak diajak sekalian... "Dina


"Maaf tante... sepertinya tante sudah sangat begitu akrab menyebut nama anak Rachel.. "Rachel


"Tante yakin... kamu sudah tahu apa yang akan tente omongi... "Dina


"Bagaimana saya tahu apa yang akan tante omongi kalau tante saja belum bicara... "Rachel


"Rachel.... jangan terlalu kaku begitu bicara ama tante... "Dina memegang tangan Rachel yang berada diatas meja


"Maaf tante... tapi kita memang tidak pernah dekat... "Rachel menarik tangannya yang dipegang Dina


"Oh ya kamu mau makan apa.... "Tanya tante Dina


"Saya minum aja... "Rachel


Dina memanggil pelayan dan memesan minuman...


"Rachel... tante mohon maaf atas semua kesalahan Dion pada kamu... tante malu atas sikap Dion padamu.... "Dina


"Salah kak Dion yang mana dan mengapa harus tante yang minta maaf... "Rachel

__ADS_1


"Kamu pasti tahu apa yang tante maksud. Kamu sangat sulit diminta buat ketemu tante karena kamu tahu tante akan membicarakan ini bukan... "Dina


"Saya benar benar nggak tahu tante meminta maaf atas kesalahan kak Dion yang mana... karena kesalahannya terlalu banyak... "Rachel


"Rachel.... tante tahu kamu sangat marah terhadap Dion. Tapi ia benar benar minta maaf karena dulu tak bertanggung jawab atas kehamilan kamu... "Dina


"Oh... jadi tante minta maaf atas kesalahan yang itu. Saya aja nggak ingat tante kalau pernah kenal apalagi berhubungan dengan kak Dion... jadi tante tak usah kuatir semua sudah saya lupakan... "Rachel


"Kamu benar benar memaafkan kesalahan Dion... Apa itu berarti kamu mau mengizinkan Dion kalau suatu saat ia pengen ketemu anaknya... "Dina


"Oh tante salah paham... saya melupakan pernah berhubungan dengan kak Dion karena saya merasa tak pernah hamil anaknya. ..."Rachel


"Rachel jangan berkata begitu nak... Alvin anak Dion yang pernah kamu kandungkan... "Dina


"Maaf tante......sudah berulang kali saya bilang sama kak Dion... kalau Alvin bukan anaknya... itu sesuai dengan perkataannya yang tak pernah mengakui kehamilan saya. ..."Rachel tampak mulai terbawa emosi


"Rachel maafkan Dion... waktu ia belum berpikir dewasa... ia takut kehilangan kariernya...."Dina


"Kalau begitu kak Dion bisa terus mengejar kariernya... mengapa ia jadi perduli ama anak saya.... "Rachel


"Rachel.... Dion benar benar merasa bersalah atas perbuatannya dulu... ia dengan tulus ingin menebus semuanya... apa yang harus Dion lakukan agar kamu bisa memaafkannya... "Dina


Apa ia tahu gimana saya harus menanggung semua nya. Saya diungsikan papi... tante tahukan... saya yang begitu dekat ama papi terpaksa harus berpisah, saya yang tiap malam tak bisa tidur sebelum mendapat ciuman dari papi harus bisa menahan dan menanggung semuanya. Tiap malam saya menangis merindukan papi dan mommy. Saya yang lagi hamil muda, yang sangat memerlukan kasih sayang harus bisa hidup mandiri. Tante tahu berapa usia saya saat itu... saya baru memasuki usia delapan belas tahun harus rela putus sekolah dan menanggung malu sendiri karena hamil diluar nikah.... "Rachel menghapus air matanya


"Maafkan tante Rachel.... "Dina


"Dimana Dion saat itu... ia dengan tanpa rasa bersalah tetap meniti kariernya, sedangkan saya harus terpuruk menanggung semuanya. Dimana Dion ketika setiap pagi saya harus merasakan mual, muntah dan pusing... Apa Dion juga tahu ketika saya harus menahan rindu yang begitu dalam pada keluarga karena harus tinggal jauh dari keluarga... Belum lagi saya yang terus berpikir kalau saya anak yang durhaka karena telah membuat malu keluarga.... dan saat saya bisa menghadapi semuanya... saat saya sedang merasakan kebahagiaan dengan tak tahu malunya ia datang mengatakan kalau ia menyesal dan memohon maaf... apakah ia bisa mengembalikan semua yang saya rasakan saat dulu.... "Rachel


"Rachel... tante dapat merasakan apa yang kamu rasa. Mengapa kamu tidak menemui tante buat cerita semuanya... "Dina


"Apa yang dapat saya lakukan jika kak Dion tidak pernah mengakui anak yang saya kandung, walau saya menemui tante, kalau ia tak mengakui semua perbuatannya apa saya harus memaksa ia menikahi saya... "Rachel


"Rachel tante benar benar minta maaf atas nama Dion. Ia telah menyadari semua perbuatan nya dan ia tak pernah meminta atau akan merebut Alvin, ia hanya minta izin untuk dapat bertemu Alvin sesekali... "Dina


"Saya tak berhak memutuskannya... yang lebih berhak memutuskan semuanya kak Nico "Rachel


"Mengapa harus atas izin Nico.... Rachel"Dina

__ADS_1


"Karena dari pertama kak Nico yang lebih menderita karena perbuatan kak Dion. Tante tahu... saya dulu iri melihat begitu akrabnya papi ama kak Nico... ia sangat menyayangi kak Nico, tapi semua nya langsung berubah karena kak Nico yang harus mengakui anak yang aku hamil karena perbuatan kak Dion. Papi mengusir kak Nico dan memutuskan hubungan dengannya. Kak Nico yang tak punya keluarga harus sanggup hidup seorang diri. Dari kehamilan ku sampai aku melahirkan dan hingga saat ini kak Nico yang selalu ada disampingku dan Alvin. Ia pantas marah dan melarang kak Dion buat ketemu Alvin, karena baginya Alvin anak kandungnya.... "Rachel


"Tante sepertinya saya sudah terlalu banyak bicara... lebih baik saya pulang. Saya tak mau nanti kak Nico curiga... "Rachel


"Apa itu berarti Dion harus menemui Nico untuk meminta izin bertemu Alvin... "Dina


Ya... dan itu juga kalau kak Dion berani menemui kak Nico... "Rachel


"Baiklah tante akan meminta Diom menemui Nico"Dina


"Sebaiknya tante sampaikan sama kak Dion... anggap aja saya tidak pernah mengandung anaknya dan jangan pernah berharap bisa bertemu Alvin... "Rachel


"Rachel tante benar benar minta maaf... apa tante bisa bertemu Alvin... Bukankah ia juga cucu tante... "Dina


"Kalau tante mau bertemu Alvin minta izin dengan papi"Rachel berdiri dari duduknya dan melangkah akan meninggalan restoran itu.


"Rachel... tante benar benar minta maaf... "Dina


"Tante .....sebenarnya tante bertemu saya ingin minta maaf atau ingin minta izin bertemu Alvin.... "sinis Rachel


"Keduanya Rachel.... "Dina


"Jadi tante ingin mendapatkan maaf dari saya agar saya bisa mengizinkan tante bertemu Alvin... bukan tulus ingin meminta maaf"Rachel


"Tante tulus meminta maaf.... "Dina


"Tante untuk saat ini saya belum bisa memaafkan kak Dion dan . tolong tante sampaikan sama kak Dion... kalau saya tidak pernah menganggap ia pernah ada dihidup saya... jadi lupakan tentang saya juga anak saya yang dari dulu juga tak pernah ia harapkan kehadirannya... ."Rachel pergi meninggalkan Dina sendiri...


****************************



Jangan lupa ya mampir juga di novel ku AKU BUKAN SIMPANAN.


Jangan lupa tinggal kan jejak


Like... Koment dan Vote

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2