Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 44


__ADS_3

"Lagi masak apa sayang... "Langit langsung memeluk Mia dengan melingkarkan tangannya di pinggang gadis itu,...


"cuma nasi goreng aja Lang.... "


"Keliatannya lezat banget nih... emang calon istri idaman deh, cantik dan pintar masak lagi"Langit mengecup pipi Mia,dan tengkuk nya...


"Ih.... Langit... geli ah... Mia masak nih... jangan ganggu"Mia melepaskan pelukan Langit...


Langit duduk di meja makan melihat Mia dengan kegiatan memasaknya. Setelah masak, dia membantu Mia menghidangkan.


"Aku makan disuapin aja ya sayang.... "ucap Langit ketika Mia mau memasukkan nasi goreng kepiring di hadapan Langit.


"Ih..... manja banget sih... "gumam Mia.


"Enak banget yang, kalau setiap hari aku dimasakin ama kamu, bisa gendut nih badan"


"Mia.... mulai besok, aku akan mulai membantu papa menjalani perusahaan.


Mungkin siang aku jarang bisa ketemu ama kamu lagi, kamu datang ya ke kantor kalau aku kangen kamu, ntar di jemput daniel"


"Lang..... kita juga nggak bisa sering ketemu, nanti ada yang lihat dan kak Jino tahu, Mia nggak enak ama kak Jino"


"Napa sih harus ada Jino diantara kita, kamu tuh cuma milik aku Mia... "Langit mengecup pipi Mia....


########


Tok... tok... tok...

__ADS_1


Terdengar ketukan pintu apartemen,Mia berdiri ingin membuka pintu.


"Mia bukain pintu dulu ya Lang"


"Siapa sih sayang, pagi pagi dah datang, apa kamu sering terima tamu ya"


"Nggak tau Lang, yang sering datang cuma kamu.... "Mia berjalan dan mengecup pipi Langit sekilas...


"Kak... Jino..... "Mia kaget ketika membuka pintu tampak lah Jino yang berdiri menunggu.


"Mia.... maaf kakak ganggu ya,keliatan kaget banget kakak datang"ujar Jino.


"Oh... ya Mia kaget dikira siapa yang datang pagi pagi. Kakak ada perlu nemui Mia"tanya Mia gugup, takut Jino mengetahui ada Langit di dalam.


"Kakak mau ngantar sarapan, sekalian mau ngajak jalan setelah kita sarapan"...


"Oh... kok kak Jino nggak ngomong kalau mau jalan ama Mia"


"Eh.... hmmmm... ya"gumam Mia.


"Kalau gitu ya udah,nih sarapan. Makan ya.. kakak pulang dulu"


"Maaf ya kak.... dan terima kasih sarapannya"


"Ya nggak apa apa salah kakak juga nggak ngomong dulu kalau mau ngajak jalan"tampak raut wajah Jino yang kecewa


Sebenarnya Mia nggak tega membiarkan Jino pulang, tapi kalau dia setuju pergi jalan berarti Jino harus masuk dan duduk didalam apartemennya menunggu Mia selesai makan, dan itu tak mungkin karena ada Langit.

__ADS_1


"maaf ya kak Jino, kamu sebenarnya baik, tapi Mia sudah terlanjur menutup hati Mia dan telah ada Langit didalam hati Mia. Mia juga takut kakak menyakiti Mia lagi, dengan pura pura cinta Mia seperti yang dulu pernah kakak lakuin"batin Mia


#######


"Jadi Jino sering juga ya kesini"tanya Langit begitu Mia menutup pintunya..


"Kamu ngelihat yang datang kak Jino"Mia balik bertanya..


"Aku dengar suaranya, dan kamu yang sengaja nyebut nama Jino besar besar agar aku dengarkan. Aku sebenar nya pengen keluar tadi, tapi kasihan ntar Jino pingsan ngeliat tunangannya lagi sama pria paling tampan ini"ujar Langit...


"Lang..... narsis banget sih. Makasih ya kamu nggak keluar, bagaimanapun kak Jino nggak salah. Kasihan kak Jino terus Mia bohongi"lirih Mia merasa bersalah...


"Jadi kamu kasihan nih ama Jino,kalau ama aku nggak, padahal hampir setiap hari kamu ketemu Jino yang selalu aja ngekori kamu ke kampus"Langit berucap dengan rasa cemburunya.


Mia menyadari perubahan wajah Langit dan langsung naik kepangkuan Langit, memeluk langit dengan melingkarkan tangannya di bahu Langit dan mengecup bibir nya...


"Jangan menggodaku terus Mia, kamu tau, setiap detik, menit, dan jam aku gila membayangkan kamu ada dipelukan Jino dan mencumbunya"Langit meremas rambutnya frustrasi.


"Lang.... kamu yang pertama mencium Mia, kamu yang mengajari Mia jadi mesum gini. Mia nggak pernah ngelakuin ama orang lain sekalipun ama kak Jino sebagai tunangan Mia"ujar Mia..


"he... he... jadi wanitaku ini sebelumnya masih belum pernah ciuman ya, tapi cepat juga ya belajarnya"Kekeh Langit...


"Habis setiap ketemu kamu maunya cium Mia terus sih, ya cepatlah Mia belajarnya"Mia menyembunyikan wajahnya yang memerah karena malu di ceruk leher Langit...


"Mia.... aku tak pernah dekat ama gadis mananpun sedekat dan seintim hubungan ku ama kamu. Kamu wanita pertama yang membuat ku tergila gila. Biasanya wanita lah yang mengejar ku, tapi kali ini aku benar benar telah jatuh cinta dan tak bisa jauh darimu.... "Langit mengecup puncak kepala Mia...


****************

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentnya


Terima kasih


__ADS_2