
Rachel bergegas masuk ke ruang kerja Nico. Begitu sampai ia langsung duduk di sofa menarik nafas lega.
"Kok terburu buru banget dek... kayak lagi dikejar hantu"ucap Nico melihat Rachel masuk dengan tergesa
"Kak... Rachel haus.... "ucap Rachel
"Kamu ngapain ke mall. Pulang pulang kehausan gitu... "Nico
"Daddy... Alvin lapar... "Alvin
"Emang ngapain ke mall.. nggak diajak makan ama mami... "Alvin
"Rachel malas lama lama di mall kak... nggak sempat makan.. "Rachel
"Kasihan Alvin... jadi lapar tuh... Alvin mau makan apa... nanti daddy pesankan... "Nico
"Alvin mau nasi goreng dad... "Alvin
"Biar daddy pesankan di kantin aja ya... "ujar Nico,ia menelpon Rafa meminta belikan nasi goreng buat Alvin dan Rachel
"Rachel... kenapa... jujur lah... kamu seperti dikejar orang. Lihat wajahmu pucat dan nafas ngosan... "Nico
"Nggak ada apa apa kak... "Rachel
"Alvin... sini sayang, dekat daddy. Alvin tadi ngapain aja di mall... "Nico
"Alvin mandi bola dad.. "Alvin
"Cuma mandi bola aja... "Nico
"Ya... daddy.. apa Alvin punya papa baru... "Alvin
"Maksud Alvin apa sayang.... "Nico
"Alvin.... "Rachel memandangi Alvin agar ia diam.
"Alvin cerita ama daddy.... ada apa. "Nico
"Kak... nggak ada apa apa.... jangan dengarin Alvin.. "Rachel
"Kakak tanya Alvin bukan kamu... Rachel"Nico
"Alvin mau es krim... nanti daddy beli banyak... sekarang Alvin cerita tadi ngapain di mall"Nico
"Tadi ada teman mami... oom itu bilang Alvin ada papa yang lain... papa baru ya daddy... "Alvin
"Papanya Alvin ya daddy... mana ada papa yang lain... "Nico
"Mami marah marah ama oom itu. Mami pukul pipi oom itu... dad.. "Alvin
"Emang oom itu ngomong apa... "Nico
"Oom bilang... Alvin apa sayang daddy... oom juga bilang Alvin ada papa yang lain... oom pengen main dan ketemu Alvin.. tapi mami marah marah... "Alvin
"Alvin... daddy Alvin cuma satu... daddy Nico... tak ada yang lain... dan jangan pernah ngomong sama orang yang tak dikenal.. "Nico
"Tapi oom itu teman mami.. dad... yang pernah tempat kerja mami... "Alvin
__ADS_1
"Rachel.... siapa yang Alvin maksud... "Nico
"Kak Dion... tadi menghampiri Alvin yang lagi main. Rachel lagi beli minum buat Alvin... "Rachel
"Mengapa kamu nggak ngomong dari tadi dek... "Nico
"Rachel takut kak Nico marah... "Rachel.
"Apa sih maunya Dion.... "Nico bersuara dengan kerasnya
"Kak Dion pengen tes DNA, ia ingin bisa ketemu Alvin tanpa larangan... "Rachel.
"Apa... dasar bajing*an....."Nico meninju meja kaca didepannya hingga pecah...
Brukk.... kaca meja pun hancur karena tinju Nico yang keras.
"Kakak... "teriak Rachel kaget melihat Nico meninju meja.
"Daddy.... daddy kenapa.... hiks... hiks... "Alvin berucap sambil menangis.
Raffa yang mendengar suara pecahan kaca masuk ke ruang kerja Nico dengan tergesa.
"Kak Raffa tolong bawa Alvin... "ucap Rachel. Ia tak mau Alvin melihat darah yang mengalir dari tangan Nico
"Ya... Rachel... apa ada yang perlu kak Raffa bantu lagi... "Raffa
"Nggak ada kak... tolong bawa Alvin aja.. ia ketakutan... "Rachel
"Baiklah Rachel... "Raffa menggendong Alvin
"Kak... sini tangannya Rachel obati... "ucap Rachel yang membawa kotak obat
"Kak Nico harus memberi Dion pelajaran... "Nico
"Kak... sudahlah... Rachel nggak mau kak Nico berbuat suatu tindakan kriminal... Rachel nggak mau kakak dipenjara.. "Rachel
"Tapi kali ini Dion udah keterlaluan... kalau ia tak suka ama kak Nico... ia bisa ngomong langsung... jangan mengatakan sesuatu dengan Alvin.... "Nico
"Kak... Rachel akan menjauhkan Alvin dari kak Dion... Rachel nggak akan keluar dengan Alvin tanpa kak Nico lagi... "Rachel
"Rachel... kakak sayang banget ama Alvin... kak Nico nggak mau Dion merebutnya.. apa kakak egois... "Nico
"Nggak kak... kakak nggak egois... kak Nico emang lebih berhak dari kak Dion, karena kak Nico yang ada sejak Alvin dalam kandungan... "ucap Rachel sambil memeluk Nico
"Kak Nico harus temui Dion... "Nico langsung berdiri.
"Kak... jangan....Rachel nggak mau kak Nico berkelahi... "Rachel
"Tapi Dion tidak akan jera kalau tidak diberi pelajaran dek... "Nico
"Kak... biarkan saja.. jangan dilayani. ..."Rachel
"Rachel... dimana Alvin... kak Nico buat ia ketakutan tadi... "Nico
"Sama kak Raffa... "Rachel
Nico menghubungi Raffa... memintanya membawa Alvin ke dalam... dan juga Nico meminta pegawai kebersihan untuk membersihkan kaca yang berserakan.
__ADS_1
"Daddy.... tangan daddy sakit... "ucap Alvin begitu masuk.
"Raffa... terima kasih... kamu bisa tolong selesaikan pekerjaanku itu... "Nico
"Baik bos... "Raffa
"Rachel... kita didalam aja.. bawa Alvin.. "Nico berjalan menuju kamar yang ada diruang kerjanya.
Nico membawa Alvin ke atas tempat tidur...
"Alvin... maafkan daddy... membuat Alvin jadi ketakutan... "Nico
"Daddy napa marah ama kaca... tangan daddy sakit... "Alvin
"Maaf ya sayang... besok daddy nggak marah marah lagi... "Nico
"Ya. ...daddy... apa om tadi jahat dad... mengapa daddy dan mami marah marah.. "Alvin
"Ya... sayang. Om tadi jahat ama Alvin dan mami. Jadi Alvin jangan mau ngomong ama oom tadi ya... "Nico
"Ya... daddy... cup.. cup... "Alvin menciumi kedua pipi Nico
"Daddy sayang Alvin... "Nico pun menciumi seluruh wajah Alvin
"Alvin juga sayang daddy... "Alvin
"Alvin sudah makan... tadi Alvin bilang laparkan"Nico
"Udah... dad... makan nasi goreng ama om Raffa.. "Alvin
"Kamu belum makan dek... pasti lapar. Kita pulang aja yuk... cari makan.. "Nico
"Kak... maafkan Rachel... "Rachel
"Sudah... itu bukan salah Rachel... "Nico
"Rachel janji nggak akan keluar bawa Alvin kalau nggak ada kak Nico... "Rachel
"Rachel... apa kita ceritakan aja semua sama papi... biar papi yang akan selesaikan... "Nico
"Kak... papi orangnya emosian... Rachel takut papi marah... dan berbuat nekat. ..."Rachel
"Tapi kalau tidak diselesaikan... Dion pasti akan selalu menggangu... "Nico
"Tunggu... setelah kita nikah dulu kak... gimana.. "Rachel
"Nggak apa juga... nanti setelah nikah kita ceritakan semuanya sama papi... "Nico
"Yuk... kita pulang. Kamu pasti sudah lapar banget... "Nico.
Nico membawa Alvin ke dalam gendongannya. Rachel menggandeng lengan Nico..
*******************
Jangan lupa like.. koment dan vote nya
Terima Kasih
__ADS_1