Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 71


__ADS_3

"JIKA AKU HARUS MEMILIH


ANTARA BERNAFAS ATAU MENCINTAIMU


AKU AKAN MENGGUNAKAN NAFAS TERAKHIRKU


DAN MENGATAKAN AKU SANGAT MENCINTAIMU ......MIA (LANGIT)


Suara musik terdengar keras, tapi tak dapat membuat hati Mia senang. Dia merasa kesepian dalam keramaian orang di salah satu club malam.


Mia duduk di meja bartender sambil tak henti minum. Ia tahu ini akan membuat kesadarannya hilang. Tapi tak ada cara lain buat menghilangkan semua masalah yang dipikirkannya.


Seorang lelaki mendatangi tempat Mia duduk.


Mia emang tampak sangat seksi dengan rambut tergerai dan hanya memakai celana hot pant jeans yang memperlihatkan hampir seluruh bagian pahanya.


"Sendirian aja.... boleh saya temani"ucap lelaki itu.


"Saya nggak perlu teman... lagi pengen sendiri"ujar Mia


"Tak baik perempuan minum sendirian"ucap lelaki itu lagi...


Disudut lain Daniel,Rangga dan Langit juga lagi menikmati minumannya


"Lang.... bukankah itu Mia yang lagi duduk dekat bartender"ucap Daniel.


"Becanda lo tak asyik.... "Rangga menoyor kepala Daniel.


"Setan lo.... gue serius, itu Mia lagi ama cowok"


"Buat apa dia ke sini, Mia tak pernah ke klub,cuma sekali dia pergi waktu kamu ultah"Langit tak menghiraukan


"Kalau emang itu Mia... lo harus transfer uang ke rekening ya. Bukankah lo mau nyewa detektif buat nyari Mia"ucap Daniel lagi


"Lo.... duit aja pikirannya "Rangga menjitak kepala Daniel...


"Anjirr..... sakit woi pala gue.. "teriak Daniel.


"Lang.... sepertinya lelaki dekat Mia tuh, gangguin Mia deh"


"Gue lagi nggak niat becanda ya Dan... sekali lagi lo bilang nama Mia ....... gue tendang lo sampai keluar"ancam Langit


"Sumpeh Lang.... gue serius. Walau gue bukan kekasih Mia tapi gue hafal setiap lekuk tubuh seksinya"ucap Daniel lagi

__ADS_1


"Lo... emang minta di hajar ya... "Langit berdiri mau menendang Daniel, tapi ia sudah berlari terlebih dahulu menuju Mia berada.


"Sepertinya emang Mia itu Lang... "ucap Rangga


"Hei... mau apa lo ama wanita ini"ucap Daniel pada lelaki yang ingin membawa Mia pergi.


Mia yang udah mabuk menuruti aja ketika lelaki itu memegang lengannya.


"Ini wanita ku..... aku yang pertama mendapatinya. Lo jangan cari masalah.... kalau mau lo bisa cari wanita lain"ucap lelaki itu lagi.


"Lepaskan dia.... ini kekasihku... kamu jangan coba berbuat macam macam ama dia"Langit menarik Mia kedalam pelukannya.


"Hei.... lo jangan ngaku ngaku. Gue dari pertama melihatnya, ia hanya sendirian"


"Lo... jangan coba coba memancing kamarahan gue... Lo lihat nih.... "Langit menyodorkan ponselnya.


"Ada yang bisa saya bantu pak Langit.... "ucap Manager setelah mengetahui keributan yang terjadi dari salah satu karyawannya.


"Lo.... urus aja orang ini.... gue tak mau melihat wajahnya.... gue takut tak bisa menahan diri... "Langit segera menggendong Mia membawa nya ke mobil pulang menuju apartemen.


############


Langit menidurkan Mia di sofa. Mengambil minum dan meminumkan ke Mia....


"Mengapa kamu mabuk.... kamu tau kan kamu tuh nggak bisa minum. Seandainya tadi Daniel tak melihat lo, gue nggak tau apa yang terjadi ama diri lo"


"Mia cuma minum dikit kok.... biar Mia bisa lupain wanita yang lagi mengandung anak kak Jino"ucap Mia dan duduk bersandar di sofa.


"Apa lo bilang..... Jino menghamili wanita lain"tanya Langit.


Rangga dan Daniel yang mendengarnya memelototkan mata karena kaget.


"Lang...... ngapa kak Jino jahat ama Mia"ucap Mia sambil memeluk Langit.


"Mungkin kak Jino melakukan itu karena ingin membalas sakit hatinya ama Mia ya Lang"


"Lang...... "Mia beranjak duduk kepangkuan Langit dan melingkarkan tangannya di leher lelaki itu.


"Lang.... kamu ganteng..... baik....tajir... pasti banyakan wanita yang ngantri buat dapetin hatimu. Kamu tak pantas buat Mia. Mia udah sering ninggalin kamu dan nyakiti hati kamu.


Mungkin kak Jino benar, kalau kamu hanya pura pura sayang ama Mia buat Mia jatuh cinta ama kamu, setelah itu kamu balik nyakiti Mia dengan ninggalin Mia kan... "Mia mendekatkan wajahnya dan menempelkan keningnya dengan Langit.


"Tapi Mia tak bisa buat hilangin rasa sayang dan cinta ini kepadamu .. walau nanti kamu nyakiti Mia, akan aku terima Lang"Mia mengecup bibir Langit.

__ADS_1


Langit hanya diam membiarkan Mia menumpahkan semua isi hatinya, agar nanti tak ada beban pikiran lagi.


"Lang..... kamu tahu mengapa Mia menghilang sepekan ini"


"Karena apa.... "ucap Langit dingin....


"Tapi kalau Mia bilang.... kamu pasti marah"


"Aku janji takan marah... "Langit memeluk pinggang Mia dan mengecup bibir Mia...


"Mia ama kak Jino sepakat buat jalani hidup secara normal selama 3 bulan. Kak Jino bilang dia akan membuat Mia jatuh cinta lagi dan jika Mia tak juga jatuh cinta, kak Jino rela melepaskan Mia. "


"Tapi kak Jino jahat.... baru beberapa hari dia udah ngecewain Mia, kalau emang dia tak cinta Mia, mengapa tak mau pisah. Mengapa ia bilang akan membuat Mia jatuh cinta tapi dengan menyakiti hati Mia..... hiks... hiks... "Mia menangis di bahu Langit....


Langit membiarkan Mia menumpahkan tangisnya sampai akhirnya ia tertidur di bahu Langit


"Lo berdua boleh pulang sekarang, jangan lupa pagi bawain gue sarapan"


"Lo juga jangan lupa transfer ke rekening gue.... kan gue udah nemuin Mia"ucap Daniel.


"Pikiran lo uang aja.... Ama sahabat hitungan banget "Rangga menjitak kepala Daniel.


"Hei... setan pala gue benjol dari tadi lo jitak"


"He.... he..... Lang.... ke rekening gue juga transfer ya"ucap Rangga


"Woi.... lo bilang tadi gue perhitungan.... apa kabar ama lo"Daniel menoyor kepala Rangga.


"Udah lo berdua cepat keluar.... berisik banget... "usir Langit.


"Ok.... cintaku... selamat bersenang senang ya sayang"ucap Daniel dengan suara yang dibuat genit...


"Jijik gue.... cepat lo pergi sebelum gue tendang"ujar Langit.....


"Ha.... ha.... "mereka tertawa bersama.


*******************


Jangan lupa ya tinggalkan jejak


Like..... koment..... dan vote


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2