Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 28


__ADS_3

CINTA BUKANLAH TENTANG SEBERAPA LAMA KITA MENGENAL SESEORANG


TAPI TENTANG SESEORANG YANG MAMPU MEMBUATMU TERSENYUM SEJAK KAMU MENGENALNYA


***********


Mia terbangun dari tidurnya dan terkejut menyadari dirinya yang ada dalam pelukan Langit.


Mia melihat jam di dinding kamar Langit dan menyadari udah tengah malam.


"Berapa lama aku tertidur, sudah tengah malam aja"gumam Mia pada dirinya sendiri


"Lang..... bangun. Mia mau pulang.. "Mia mengguncang bahu Langit membangunnya dari tidur.


"Hoammm... "Langit menguap dan memandang Mia yang duduk bersandar di tempat tidur.


"Jam berapa Mia"Langit mengucek matanya mengembalikan kesadarannya dari rasa kantuk


"Jam 1.30 Lang"Jawab Mia


"Udah tengah malam Mia,tidur ajalah disini. Kalau kamu merasa tak nyaman biar aku tidur di sofa aja ya. "pinta Langit.


"Mia risih Lang, baju Mia kotor"Mia berujar


"Udah pakai kemeja ku aja ya"Langit bangun dari tidurnya menuju lemari mengambil sehelai kemejanya.


"Mia ke kamar mandi dulu, mau bersihin muka sekalian ngelap badan biar nggak lengket"Mia


"Biar ku gendong, kakimu masih sakitkan"Langit


"Nggak usah Lang, Mia bisa kok jalan sendiri"


Mia berusaha berjalan dengan lututnya yang masih terasa sakit.


Langit memperhatikan Mia yang jalan tertatih, dan langsung menggendongnya ke kamar mandi...


"Lang.... turunin, Mia kan udah bilang bisa jalan sendiri"Mia


"Udah jangan ngeyel"Langit menurunkan Mia didepan wastapel kamar mandinya.


"Lang.... udah. Terima kasih. Mia mau bersihin badan Mia, kamu bisa keluarkan"ucap Mia karena Langit masih berdiri disampingnya.


"Maaf... aku tunggu di luar ya, kalau dah selesai panggil aku. Jangan paksain jalan"ucap Langit


"Hmmmm... "Mia hanya bergumam

__ADS_1


Mia membasuh wajahnya dan menyikat giginya dengan sikat yang telah Langit sediakan. Setelah selesai Mia mengganti bajunya dengan kemeja yang diberi Langit.


Ketika Mia baru membuka pintu, tampak Langit yang menunggunya. Langit memandang Mia yang hanya memakai kemejanya. Kebesaran... dan menutup sampai tengah pahanya.


Seksi banget sih... pikir Langit. Dia langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Langit menngendong Mia dan menidurkan Mia kembali. Tak lupa menyelimuti Mia hingga menutup dadanya. Langitpun tidur disebelah Mia.


#####


"Pagi Mia..... "ucap Langit sambil meletakan sarapan di meja samping tempat tidurnya...


"Pagi Lang... cepat banget sih kamu bangun, udah selesai aja buat sarapannya."Mia malu karena ketiduran.


"Mau mandi atau langsung sarapan"Langit


"Mia pulang aja Lang, mandi mana ada baju ganti Mia"ucap Mia.


"Nih... tadi aku dah beliin baju buat kamu sekalian... maaf.... daleman kamu juga sekalian"ucap Langit malu malu.


"Lang... maaf Mia jadi merepotkan kamu banget"Mia


"Udah... gitu aja, kok ngerepotin. Sekarang kamunya mandi, setelah sarapan kita duduk di sofa depan aja. Untung libur jadi bisa sedikit santai"Langit pun langsung kembali menggendong Mia ke kamar mandi.


"Udah Lang, Mia bisa sendiri,kamu tunggu aja di sofa ruang tamu. Mia kan malu kalau kamu perlakukan gini terus"ucap Mia yang menahan malu sampai pipinya merona merah.


######


"Nonton apa Lang,asik betul"Mia mengagetkan Langit yang lg serius menonton.


Langit memandang Mia dari ujung kepala keujung kaki. Mia memakai dres di atas lutut yang di pesan Langit.


"Ngapa Lang.... ada yang salah ya ama baju Mia"karena menyadari Langit yang terus memandang nya.



"Cantik........ "ujar Langit


"Bajunya apa Mia..... "canda Mia


"Dua... duanya. Ternyata bisa juga ya aku memperkirakan besar badanmu. Pas banget... Emang aku nih dah ganteng, pintar lagi"puji Langit buat dirinya sendiri...


"Iya.... iya deh Langit yang ganteng, pintar baik hati dan tak sombong"Mia membalas ucapan Langit sambil duduk disebelahnya.


"Hmmmm.... akhirnya kamu mengakui"Langit

__ADS_1


"Tapi bohong..... "Mia menjawab sambil menahan tawanya.


"Eh... eh mana bisa gitu... ngaku nggak kalau aku nih emang ganteng dan baik hati"Langit menggelitik Mia yang udah meledeknya...


"Iya... iya... geli Langit"ucap Mia yang memegang tangan langit agar menghentikan gelitikannya.


"Kamu tambah cantik kalau tertawa"Langit berujar sambil memandang mata Mia dari jarak yang sangat dekat.


Mia melepaskan genggaman tangannya Langit. Mia merasakan detak jantungnya yang cepat ketika matanya bertemu mata langit.


"Jangan lama lama mandangin Mia, nanti jatuh cinta, Mia nggak tanggung jawab ya"Mia berucap buat menghilangkan kegugupannya


Langgit menangkup wajah Mia dengan kedua tangannya....


"Emang sudah jatuh cinta"katanya pas depan muka Mia yang hanya berjarak beberpa senti dengan wajahnya


Wajah Mia langsung memerah mendengar jawaban Langit....


"Tapi.... "ucap Langit..


"Bohong..... "smbung Mia


Mereka tertawa bersama dan tanpa sadar Langit memeluk Mia.


Langit tidak mau jujur sekarang, takut Mia menjauh setelah tahu perasaan nya. Jadi ia membiarkan Mia yang berpikir kalau itu emang bohong.


"Jangan kayak gini terus Lang, Mia takut jatuh cinta. Mia takut nanti akhirnya sakit hati"batin Mia.


#######


Mia menghabiskan hari liburnya dirumah Langit. Karena Langit tak mengizinkn Mia pulang. Langit mengunci pintu apartemennya.


Setelah sorenya Langit mengantar Mia pulang...


"Besok tunggu aku ya...kamu harus ke kampus ama aku. Jangan lupa"pesan langit setelah mengantar Mia sampai pintu apartemen nya.


"Mia bisa pergi sendiri Lang, ngerepotin nanti"Mia


"Aku nggak ngerasa direpotin, malahan senang"sahut Langit....


"Ok... deh. terima kasih atas semuanya ya Lang"Mia mengucapkan sambil masuk ke apartemennya......


Langit meninggalkan apartemen Mia menuju cafe karena dah janjian ama temannya........


##################

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentnya


Terima kasih....


__ADS_2