Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 6


__ADS_3

Keesokan harinya dikelas, Jino menghindari Dewi ketika berpapasan. Dewi sadar Jino pasti marah dan kecewa terhadap keputusannya. Tapi bagaimanapun dia harus mengejar kebahagiaan dan cintanya.


Ketika bel istirahat berbunyi, Dewi cepat menghampiri Raga sebelum Raga meninggalkan kelas buat menghampiri Mia.


"Raga boleh minta waktunya, ada yang perlu Dewi omongin ama Raga"


"Boleh Wi, tapi tunggu dulu Raga kirim pesan dulu agar Mia nggak menunggu Raga buat ke kantin"


Raga pun mengirim pesan agar Mia kekantin berdua Yuni aja jangan menunggu nya karena ada perlu.


"Kita ke taman belakang sekolah aja ya Raga"


Raga dan Dewi pun beriringan ketaman belakang sekolah.


Sesampainya ditaman mereka memilih duduk dibangku panjang di bawah pohon yg rindang.


"Apa yg harus diomongin Wi, sampai kita harus ketaman"tanya Raga

__ADS_1


"Ga, gimana perasaan Raga sebenarnya ama Dewi"


"Wi, dari dulu Raga kan udah bilang, Raga hanya menganggap Dewi sebagai teman. Raga sayang dewi tapi hanya sebagai sahabat tidak lebih"


"Tapi apa Raga tidak bisa sekali aja mencoba memikirkan dan menganggap Dewi lebih dr teman.Apa yang harus Dewi lakuin agar Raga mau memandang Dewi dan menaggap Dewi lebih. Apa kekurangan dan kesalahan Dewi, sehingga Raga tidak bisa sedikitpun menerima dan mencintai Dewi"tutur Dewi,sambil menahan airmata yg hampir jatuh.


"Maaf Wi, kamu gadis yg cantik, pintar, baik dan cantik. Kamu berhak dapat lelaki yg lebih dari Raga, lelaki yg mencintai kamu. Bukankah sekarang kamu lagi menjalin hubungan ama Jino. Gimana perasaan Jino seandainya tau perasaanmu terhadap Raga. Raga tidak mau gara2 ini tambah memperburuk hubungan persahabatan antara aku dan Jino."ucap Raga


"Dewi udah putus ama Jino. Dewi tdk bisa terus2 membohongi hati Dewi karena yg dewi cinta bukan Jino tapi Raga. Apa penolakan Raga kali ini ada hubungan ama Mia. Apa Raga mencintai Mia"tanya Dewi


"Wi, penolakan Raga kali ini nggak ada hubungan ama Mia. Bukankah dari dulu Ewi tau gimana perasaan Raga ama Ewi.


"Tapi seburuk apa Ewi dimata Raga, sehingga tak pernah sedikitpun hati Raga pernah menoleh dan memandang Ewi. "


"Maaf Wi, kayaknya tak ada yang perlu diomongin lagi. Kalau gitu Raga permisi dulu"


Raga berbicara sambil berdiri dan pergi meninggalkan Dewi.

__ADS_1


"Tapi kali ini Ewi takan mengalah dan membiarkan ada wanita lain mengisi hati Raga,cukup sekali hati ini terluka" teriak Dewi sebelum Raga benar2 jauh meninggalkannya.


Raga tidak mengindahkan teriakan Dewi, dia tetap berlalu meninggalkan Dewi yg mulai terisak tak bisa menahan lagi airmatanya.


Tanpa Raga dan Dewi sadari,Jino mendengar semua percakapan mereka.


Jino mengikuti mereka ketika melihat Raga dan Dewi pergi dari kelas beriringan tadi.


"Jadi emang karena Raga kamu meninggalkan ku Wi. Padahal aku benar2 mencintai dan menyayangimu Tapi kamu lebih memilih mengejar orang yang jelas2 tak pernah memandangmu lebih dari swkedar teman.


Dan buatmu Raga kali ini aku tak akan tinggal diam. Buat kedua kalinya kau rebut wanita yg kucintai. Akan ku buat kau merasakan bagaimana sakitnya ketika orang yang kita cintai dan sayangi lebih memilih sahabat kita sendiri. Kupastikan Mia,orang kamu sayangi dan cintai itu akan jatuh cinta kepadaku. Bagaimanapun caranya aku akan buat Mia lebih memilihku daripada kamu Raga"batin Jino.


Jinopun berlalu meninggalkan taman tanpa memperdulikan Dewi yg menangis. Karena hatinya udah terlanjur sakit dan marah selama ini dibohongin Dewi.


************


MAAF KALAU MASIH BANYAK KATA DAN KALIMAT YG TAK BERATURAN. MOHON SARAN DARI SEMUA. KARENA INI NOVEL PERTAMAKU.

__ADS_1


MOHON LIKE, DAN KOMENT NYA YA


TERIMAKASIH....


__ADS_2