Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 29


__ADS_3

SIAPA YANG MELETAKKAN CINTANYA HANYA DI MATA, MAKA HANYA SAMPAI DISANALAH AWAL DAN AKHIR SEBUAH KISAH. SIAPA YANG MELETAKKAN CINTANYA HANYA DI KAKI DAN TANGAN ,MAKA JUGA HANYA DISANALAH TEMPAT TERJAUH YANG BISA DI GAPAI.


TAPI BARANG SIAPA YANG MELETAKKAN CINTANYA DIHATI, MEMATUHI ATURAN MAIN DAN SENANTIASA BERSABAR, MAKA DARI SANALAH SEMUA KISAH AKAN MEKAR BERCAHAYA,WANGI MEMPESONA (TERE LIYE)


*************


"Mia mau sarapan apa"tanya Langit ketika mereka telah duduk di kantin pagi ini.


"Mia nggak usah sarapan aja, tadi dah minum susu"ujar Mia


"Kamu tuh,badan kurus gini masih aja malas makan.... ..."ucap Langit sambil mengusap rambut Mia


"Ih... Langit... kan jadi berantakan nih rambut Mia"ujar Mia sambil merapikan kembali rambutnya


"He... he.... tetap cantik kok"jawab Langit sambil berdiri memesan sarapannya.


Mia merasakan pipinya yang memanas mendengar pujian Langit.


"Nih coba makan dikit aja"Langit menyodorkan sendok yang berisi nasi goreng ke mulut Mia.


"Nggak mau Lang, Mia dah kenyang minum susu"Mia menolaknya


"Mana ada minum susu aja buat kenyang. Kamu mau aku suapin pakai sendok apa mulutku"ujar Langit, yang membuat semburat merah di pipi Mia...


"Ih.... maksa banget sih"Mia menerima suapan Langit dengan terpaksa.


"Nah gitu... baru anak pintar. Nih lagi... "Langit menyodorkan lagi sendoknya yang berisi nasi goreng


"Udah ya,satu ini aja"ujar Mia....


Pok... pok.... pok... Sandra menghampiri Langit dan Mia sambil menepuk tangannya.


"Pasangan yang romantis,membuat seisi kantin cemburu aja"ujar Sandra menahan amarahnya melihat Langit yang menyuapi Mia.

__ADS_1


"Eh.... kamu kalau nggak ganggu kesenangan orang, nggak tenang ya hidup mu"ucap Langit emosi melihat Sandra. Langit teringat kejadian Mia yang di kurung dalam gudang ama Sandra dan teman2nya.


"Kalau nggak mau di ganggu,noh di hutan"ujar Sandra.


Langit langsung emosi mendengar jawaban Sandra dan langsung mengayunkan tangannya bermaksud menampar Sandra.


Mia cepat menangkap tangan Langit agar tak melakukannya.


"Udah Lang,ini di kantin. Malu ribut ribut"bisik Mia


"Kamu ya,kalau bukan karena Mia melarang, dah habis lo di tanganku. Aku peringatkan kamu, jangan pernah lagi kamu coba coba menyakiti Mia kalau nggak mau berhadapan ama ku"ujar Langit dan memegang tangan Mia mengajaknya pergi dari kantin. Langit takut emosinya tak bisa di tahan.


Daniel dan Rangga sahabatnya Langit yang mau memasuki kantin,kaget melihat Langit yang biasanya diam, terlihat lagi marah ama Sandra.


Daniel dan Rangga beda kampus ama Langit. Mereka sahabat Langit dari kecil. Dan mereka sampai ke kampus ini karena ada perlu ama Langit. Sandra juga mengenal sahabat Langit karena sering bertemu.


"Apa sih Lang,pengaduan cewek murahan ini, sampai kamu begitu marahnya ama aku. Sebelum ada Mia,kamu nggak pernah kasar ama aku"Sandra berkata sambil berurai air mata.


"Kau pikirkan salahmu, tindakanmu ama Mia dah keterlaluan,untung aja Mia sabar dan nggak mempersoalkan."Langit


"Kamu dari dulu kan tau San, aku tak ada perasaan apa apa sama kamu"Langit berucap sambil mengibaskan tangannya ama Daniel dan Rangga mengisyaratkan meninggalkan kantin.


"Tapi aku cinta dan sayang banget ama kamu Lang.... Apa kurangnya aku dari Mia"teriak Sandra melihat Langit berjalan meninggalkan kantin...


Langit mengabaikan teriakan Sandra.


"Apa kamu nggak keterlaluan Lang, coba bicara baik baik ama Sandra, kasihan dia tampaknya benar benar sayang ama kamu Lang"Mia


"Udahlah Mia,Sandra nggak bisa dikasih hati ntar ngelunjak. Aku juga nggak ada perasaan ama dia"Langit


##########


Langit, Daniel,Rangga dan Mia makan siang di sebuah kafe yang ramai dikunjungi remaja.

__ADS_1


"Jadi ini ya yang namanya Mia, yang membuat seorang Langit tak bisa tidur karena memikirkannya"ucap Daniel memecah kesunyian diantara mereka.


"Apaan sih lo... "Langit melempar tisu kemuka Daniel karena merasa malu.


"Lah emang benar kok ucapanku, iyakan Rang, sampai uring uringan Langit kemaren"Daniel


"Yoi, seorang Langit bisa juga Alay kalau lagi jatuh cinta"Rangga berkata sambil tertawa.


Mia hanya tersenyum mendengar candaan Langit dan sahabatnya.


"Kampret kalian berdua, kalian minta mati ya... kalian bayar sendiri makanannya"ancam Langit...


"Ih... kan baru aja diomongian alay dah gitu reaksinya... orang yang lagi kasmaran emang beda ya Rang sifatnya"daniel menimpali


"ih... udah deh, makan aja lagi yuk ntar keburu dingin, jangan ngeledek Langit teruslah"ucap Mia...


"Cih... sekarang pakai pembela dia Dan"Ucap Rangga


"Awas kalian, pulang dari sini, gue patah patahin tulang kalian"Ancam Langit kembali


"Lo dengar ya Mia dan lo jadi saksi kalau besok ada apa apa ama gue dan Rangga berarti pelakunya Langit"ujar Daniel...


"Iya... iya Mia jadi saksinya, Langit orangnya baik kok,nggak mungkin nyakiti sahabatnya, bunuh semut aja nggak tega"bela Mia...


"Makasi ya sayang dah belain babang Langit"Ujar Langit bercanda...


"ih..... "Mia menjawab sambil nyengir.


"wek... wek.... "Jawab Daniel dan Rangga dengan ekspresi orang yang mau muntah...


Langitpun terkekeh kekeh melihat tingkah laku sahabatnya. Bersama sahabatnya Langit selalu senang. Karena sahabatnya selalu membuat suasana ramai.....


*****************

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentnya ya


Terima kasih


__ADS_2