
"Kakak ingin penjelasan dan kejujuran dari kamu... "ucap Nico begitu mereka telah sampai dirumah.
"Kak... Rachel capek... mau tidur"Rachel berjalan ke kamarnya diikuti Nico
"Rachel.... bicaralah dek"bujuk Nico sambil mengusap punggung Rachel yang tidur membelakanginya.
"Apa lagi kak... Rachel sudah ngomongkan siapa bapak dari anak yang Rachel kandung"Rachel
"Kakak nggak ngomongin bajing*n itu. Yang ingin kakak tahu keterlibatan Alya... "Nico
"Kak...sudahlah... jangan ngomongin itu lagi... Rachel jadi pusing.... "Rachel
"Baiklah... tapi kakak masih akan tetap menunggu kejujuran darimu.... "ucap Nico.
"Kak.... boleh Rachel tidur sambil meluk kakak... "Rachel membalikan badannya dan melingkarkan tangannya di pinggang Nico. Wajahnya disembunyikan didada Nico
"Tidurlah... kakak nggak akan tinggalin kamu... "ucap Nico sambil mengusap rambut Rachel.
Tak lama setelah itu mereka tertidur.
"Bi.... Rachel dan Nico telah pulang ....."Mia
"Sudah bu Mia.... sepertinya tadi langsung ke kamar Rachel... "Bi Nah
Mia melangkah menaiki tangga menuju kamar Rachel. Mia mengintip kedalam kamar karena pintu yang tidak ditutup rapat.
"Nico.... kamu memang menyayangi Rachel. Mommy pasti akan bahagia jika kamu yang mendampingi Rachel. ...."gumam Mia.
Mia masuk ke kamar dan menyelimuti Nico dan Rachel.
"Sayang.... apa yang kamu lakukan di kamar Rachel"tanya Langit melihat Mia keluar dari kamar Rachel
"Mia tadi mencari anak anak. Ternyata lagi tidur. Mungkin kecapean kak... "Mia
"Sini sayang... mumpung anak anak tidur. Duduk di paha kakak. Kalau ada Nico apalagi Rachel tak akan bisa kakak meluk kamu... "Langit
"Kakak ih... malu Mia. Sudah tua, masa masih pangkuan... "Mia
"Walau tua... mesra nya nggak boleh hilang sayang.... kakak malahan makin tua makin mencintaimu.... "Langit.
Langit membawa Mia kepangkuannya dan mulai mengecup bibir istri kesayangannya.
Ciuman yang pertama lembut lama lama makin menuntut... Langit makin bermain lidah didlam rongga mulut Mia.
__ADS_1
"Hhmmmm..... "deheman Nico membuat Langit melepaskan lum*tan nya dibibir Mia
"Papi... mommy.... nggak sadar umur... nggak tahu tempat.... masa ciuman di sofa... "ucap Rachel
"Hei kalian... mengganggu papi aja... "Langit
"Kalau papi nggak mau di ganggu... tuh ke kamar jangan disini... "Nico
"Papi... mommy... masih sering ciuman ya... seperti ABG aja.... "Rachel
"Hei... itu tanda papi masih tetap mencintai mommy mu... Cinta papi nggak pernah berkurang tapi makin bertambah ama mommy mu.... "Langit.
"Sayang... sini duduk dekat mommy... "Mia
"Mommy.... apakah mommy masih mencintai papi seperti dulu... "Rachel.
"Tentu sayang... dan mommy berharap kamu juga mendapat pendamping yang menyayangi kamu selamanya... menerima semua kekuranganmu... "ucap Mia.
"Apa ada yang mencintai Rachel nanti... seperti papi yang mencintai mommy... "Rachel...
"Pasti sayang... bukan kah gitu Nico... "Mia
"Apa mom... "Nico jadi gugup karena Mia bertanya.
"Mommy yakin ada lelaki yang akan mencintai Rachel dengan tulusnya dan menerima semua kekurangannya... "Mia
"Apa kamu mencintai Rachel... "ujar Langit spontan.
"Apa pi... maksud papi... "Langit
"Papi... napa tanya gitu. Tentu aja kak Nico mencintai Rachel... buktinya kak Nico selalu menjaga dan mengikuti semua kemauan Rachel... "Rachel
"Ya papi percaya Nico sangat mencintaimu... ayo makan lagi... papi dah lapar... "Langit
###############
Tanpa memberitahukan Rachel diam diam Nico dan Raffa pergi ke agensi tempat biasanya Dion dan Alya berada.
Dion menghampiri Nico yang duduk di sofa menunggu kedatangannya.
"Ada perlu apa kamu mencariku... "ujar Dion
"Aku cuma ingin memberitahu kamu. Jangan pernah kamu menemui Rachel. Sengaja atau pun hanya kebetulan.. kamu harus menghindari Rachel. Kamu kan yang tak mau lgi berhubungan dengan Rachel... jadi aku harap jangan dekati dia lagi... kalau kamu tak mau aku berbuat sesuatu.... "Nico
__ADS_1
"Kamu mengancamku.... "Dion
"Ini bukan ancaman tapi peringatan... jadi kamu harus ingat itu.... "Nico
"Oh... ada angin apa yang membuat cowok ganteng ini mencariku... "ucap Alya menghampiri Nico..
"Ada apa antara kamu dan Rachel.... "Nico
"Aku nggak ngerti maksudmu... "Alya
"Apa hubunganmu dengan Rachel... "Nico
" Calon adik ipar yang tak jadi... atau kamu ingin Rachel memang jadi adik ipar aku... "Alya
"Jangan pernah bermimpi..... "Nico
"Aku ingin tahu apa yang kamu lakukan pada Rachel dibelakangku.... "Nico
"Aku tak pernah melakukan apapun... emang Rachel mengadu apa padamu... "Alya
"Rachel tidak ada ngomong apapun... kalau aku tahu apa yang kamu perbuat dengan Rachel aku tak perlu datang kesini... tapi ke kantor polisi... "Nico
"Apa aku seburuk itu dimatamu... apa kamu pikir aku bisa berbuat jahat pada Rachel.... "Alya
"Aku tak tahu Alya... terus terang aku tidak mengenali kamu dengan baik. Jika aku tahu siapa kamu sebenarnya... aku tak akan pernah menjalin hubungan denganmu walau sesat... "ujar Nico penuh penekanan.
"Aku bisa menjadi sangat baik jika kamu mau. Aku bisa melakukan semuanya jika kamu tetap menjadi kekasihku... dan aku juga bisa berubah jahat karenamu. Aku melakukan semuanya karena kamu.... aku masih mencintaimu Nico... "Alya
"Sadarlah Alya... aku tak pernah mencintaimu... kita hanya mencoba mencintai. Tapi ternyata rasa itu tak pernah hadir dihatiku... makanya aku memutuskan kita berpisah. Dan semua ini tak ada hubungan dengan Rachel. Jadi aku sekali lagi mengingatkan kamu.... jangan pernah menyentuh Rachel... jika aku tahu kamu ada melakukan sesuatu pada Rachel... aku akan membuatmu menyesal mengenalku.... "Nico
"Hebat..... kakak yang hebat. Sangat mencintai adiknya.... apa kamu pikir aku tak tahu perasaan mu terhadap Rachel... "Alya
"Aku tak peduli apa yang kamu pikirkan... hanya aku perlu memberi peringatan padamu. Jauhi Rachel.... jangan pernah menyakitinya kalau kamu tak ingin aku berbuat lebih kejam... "Nico berdiri
"Raffa... ayo kita kembali.... kalian... Dion.. Alya... ingat jangan pernah menyakiti Rachel jika tak ingin melihat kekejamanku... "Nico
"Kamu lihat Dion.... apa aku salah. Aku sudah katakan padamu... Nico itu mencintai Rachel bukan sebagai adiknya... tapi lebih dari itu.. "Alya
"Sudahlah Alya.... Bukankah Rachel tidak pernah mengganggumu... jadi sebaiknya kamu juga jangan mengganggu nya.... "Dion pun pergi meninggalkan Alya sendiri.
"Sialan... mengapa semuanya jadi melindungi Rachel.. apa kelebihan Rachel dariku... "lirih Alya
***************×********
__ADS_1
Jangan lupa like koment dan vote
Terima kasih**