Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 25


__ADS_3

RASA SAKIT MEMBUATMU LEBIH KUAT


AIR MATA MEMBUATMU LEBIH BERANI


DAN PENGALAMAN PAHIT MEMBUATMU LEBIH BIJAK


JADI BERTERIMA KASIHLAH PADA MASA LALU MU


UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK


**********


Mia melangkahkan kakinya lebar di lorong kampus menuju kantin, karena perutnya udah nggak tahan buat diisi.


Langkahnya terhenti ketika mendengar seorang meneriakinya....


"Cil.... tunggu....... "Langit berteriak memanggil Mia.


"Cil... cil... udah berapa kali aku katakan, jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi... nama aku Mia... sekali lagi gue katakan Mia"Mia berucap marah


"Emang lo tuh bocil... liat badan lo, udah kecil, kurus, lo tak pernah makan ya, kok badan gini amat,seperti anak smp"


"Mending seperti anak smp, berarti gue awet muda, daripada lo, badan tinggi kayak tiang listrik, udah seperti oom oom"Gusar Mia melangkah meninggalkan langit..


Baru Langit akan melangkah mengikuti Mia, tangannya di cekal oleh Sandra.


"Ngapain sih Lang, kamu suka berdebat ama tuh cewek. Ngekor cewek itu saja... "


"Bukan urusan kamu"jawab Langit ketus...


"Kamu nggak pernah banyak omong ama aku dan cewek lain di kampus nih, tapi sama tuh cewek kamu keliatannya beda"Sandra bertanya


"Suka suka aku, apapun itu tak ada urusannya ama kamu"Langit berucap smbil meninggalkan Sandra menuju kekantin


"Langit.... tunggu"Sandra teriak sambil menyusul langkah Langit.


Langit memasuki kantin dan mengitari matanya mencari keberadaan Mia.

__ADS_1


Langit nggak tau,ada apa dengan nya. Semenjak dia melihat gadis itu, dia seolah olah tak mau jauh dari Mia.


"Wuih... badan aja kecil, tapi makannya banyak juga ya lu. Doyan apa lapar lu"Langit berkata setelah mendapati Mia yang sedang makan nasi goreng duduk menyendiri disudut kantin


"Suka suka gue, yang makan gue, yang bayar gue, badan badan gue,kok lo yang rese. Tadi lu bilang badan gue terlalu kurus, gue makan banyak lu ribet"Mia menjawab sambil memajukan bibirnya meledek Langit


"Jangan sering sering memajukan bibir lu,ntar gue cium baru tau rasa lu"bisik Langit


Mia yang mendengar itu langsung melototkan matanya...


"Pikiran lu mesum..... "


"ha... ha... "kekeh Langit.


Sandra dan seisi kantin tertegun mendengar tawa renyah langit. Karena itu pemandangan yang langka mereka lihat, seorang Langit bisa tertawa lepas.


Sandra menuju tempat Langit dan Mia duduk..


"Asik benar nih ngobrolnya,sampai kamu bisa tertawa gitu Lang"ujar Sandra


Mia yang mendengar suara Sandra langsung mendongak kepalanya memandang Sandra.


"Mia...... "mia langsung menerima uluran tangan Sandra..


"Sejak kapan kamu jadi pendampingku, jangan rese"Langit berucap gusar


"Semua di kampus ini juga tau kan Lang, dari awal kita masuk aku selalu ada disampingmu, "ujar Sandra


"Kamu tuh bukan pendampingku, tapi hantu bagiku, karena selalu aja ngikutin aku. Kamu tau nggak kalau aku tuh sebenarnya risih kamu ikuti terus"


"Sejak kapan sih Lang kamu bisa ngomong gini, kejam banget kamu. Apa karena cewek ini kamu berubah"tunjuk Sandra ke muka Mia


Mia yang mendengar itu tak terima di salah kan.


"Kok jadi bawa bawa Mia, Mia nggak tau ya kalau Langit pacarnya kamu. Lagian Langit tuh yang selalu ngikutin Mia"Ujar Mia sambil berdiri bermaksud meninggalkan kantin, Mia nggak mau mereka jadi pusat perhatian.


"Jangan sok kecakepan lo, wajah pas pasan kayak lo, kegeeran banget diikuti ama Langit"Ucap Sandra dengan suara keras sehingga membuat semua mata di kantin memandang kearah mereka.

__ADS_1


"Mia sadar kok wajah Mia nggak secakep kamu, tapi Mia memang tak pernah mendekati Langit. Mia hanya berteman aja ama Langit, apa nggak boleh"tanya Mia


"Lu boleh berteman ama cowok manapun dikampus ini tapi tidak dengan Langit"ucap Sandra emosi


"Stop..... "Langit berteriak mendengar pertengkaran Sandra dan Mia


"Kamu apa apaan sih, apa hak kamu melarang Mia berteman ama aku, aku bukan siapa siapa kamu. Aku ber hak berteman ama siapa aja. Jangan ngatur ngatur hidupku, kalau tak mau aku berbuat kasar sama kamu"Ucap Langit memberi penekanan terhadap setiap katanya.


Langit melangkah mendekati Mia dan memegang tangan Mia sambil berucap


"Maaf ya,udah mengganggu makan lo"


Mia menepis tangan langit yang menggenggam jemarinya dan berlalu meninggalkn Langit smbil menahan air matanya yang akan jatuh karena di perlakukan kasar ama Sandra.


Langit mengejar Mia yang melangkahkan kaki nya cepat, sebelumnya Langit memperingatkan Sandra.


"Sekali lagi aku katakan, jangan pernah ikut campur urusan ku, sekali lagi kamu cari masalah ama aku, jngan salahkan aku berbuat kasar ama kamu"ucap Langit ke Sandra.


Setelah Langit pergi Sandra bergumam


"Awas lo Mia, gue takan biarkan lo dekat ama Langit.... "


Sandra meninggalkan kantin dengan rasa malu karena perkataan Langit yang membuat sakit hatinya.


"Mia... tunggu"Langit memegang lengan Mia agar tak lari menjauh..


"Apa sih Lang, ntar salah paham lagi. Lebih baik lo menjauh dari Mia, Mia nggak mau cari musuh di kampus nih. Mia hanya mau belajar"


"Nggak ada yang berhak melarang gue mau berteman dan dekat ama siapa aja, lagian lo jangan salah paham, gue ama Sandra tak ada hubungan apa apa"Langit menjelaskan semua agar Mia mengerti.


"Udahlah Lang, buat apa penjelasan lo, kita juga nggak ada hubungan apa apa. Kita juga baru dekat sebagai teman, tidak lebih"


"Tinggalin Mia sendiri, Mia lagi malas diganggu"Mia melepaskan pegangan tangan Langit di lengannya dan berlalu meninggalkan Langit....


**************


Jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


Like dan komentnya...


Terima kasih...


__ADS_2