Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 52


__ADS_3

"mengapa papa begitu tega misahin Mia ama orang yang Mia sayangi, apa karena Mia bukan anak kandung papa. Apa papa tak pernah memikirkan perasaan dan kebahagiaan Mia... "bicara bergumam sendiri dikamar yang sepi ini.


Sejak kepergian Langit dari apartemen orang tua Mia di Singapura,papa Mia membawa nya langsung terbang meninggalkan negara itu dan kembali ke Jakarta.


Dan disini, dikamar ini,Mia di kurung papanya. Tanpa ada ponsel buat Mia menghubungi Langit.


"Lang..... dimana kamu, tolong Mia Lang. Mia takut di sini"Lirih Mia....


Sedang di tempat lain,Langit mencari informasi di mana Mia berada. Karena Langit tidak dapat menemui Mia di apartemennya ketika Langit kembali lagi.


Langit memohon pada mama Mia agar memberitahukan keberadaan Mia. Setelah beberapa kali Langit datang dan memohon, akhirnya mama Mia mengatakan gadis itu fi bawa papa nya kembali ke Jakarta.


Langit sudah menyuruh orang orangnya memata matai dan mengikuti kemana Jino pergi, tapi tak ada petunjuk dimana Mia berada.


"Uh..... "Langit menjatuhkan semua barang yang ada di atas meja kerjanya


"Kemana lagi gue mencari Mia, Niel. Rangga aku mohon bantu aku mencari tau dimana Mia ku"Langit meremas rambutnya frustrasi dan hampir meneteskan air mata dari sudut matanya.


"Aku udah mencari dimana biasanya Mia berada Lang, tapi gue belum ada dapat kabar dimana gadis itu. Gue dan Daniel akan tetap mencoba mencari keberadaannya"lirih Rangga merasa kasihan melihat keadaan Langit yang sangat berantakan


"Gue rasanya mau gila, memikirkan Mia, apa dia baik baik saja, gue takut terjadi sesuatu dengan Mia..... "Kali ini Langit sudah tak bisa menahan air matanya yang menetes dipipinya....

__ADS_1


"Nggak ada seorang papa yang akan tega mencelakai anaknya sendiri Lang.... "


"Tapi Mia bukan anak kandungnya, buktinya dia tega memisahkan gue ama Mia, walau dia tau kami saling mencintai"Langit membenturkan kepalanya kemeja kerjanya.


Terdengar bunyi kaca meja yang pecah karena hempasan kepala yang keras, dan darah tampak mengucur dari kening Langit.


"Lo pikir dengan lo melukai diri lo, Mia akan kembali. Seharusnya lo menjaga kesehatan lo, biar lo tetap bisa mencari keberadaan Mia. Sejak kapan seorang Langit menjadi cemen dan putus asa seperti ini"ujar Daniel.


Rangga mengambil obat dan membersihkan luka Langit.


###########


Dari dalam kamar Mia mendengar suara papanya yang lagi bicara,entah dengan siapa.


"Kira kira seminggu lagi miungkin pernikahan dapat dilaksanakan"Mia kembali mendengar suara papanya...


Tak lama setelah itu Mia mendengar bunyi pintu yang di buka, Mia melihat papanya mendekat ke tempat Mia berbaring


Sejak Mia di kurung papanya,Mia tak pernah mau bicara apapun dengan papanya...


"Mia... maafin papa. Papa harus tetap menikahkan kamu dengan Jino, karena papa telah banyak berhutang dengan papanya Jino.

__ADS_1


Bukan hanya berhutang materi tapi papa juga berhutang janji sama papanya Jino. Jadi papa harap Mia jangan mempersulit papa. Bukankah Jino lelaki yang baik, kamu pernah mencintainya juga, dan papa yakin dengan kebersamaan nanti setelah kalian menikah rasa cintamu pada Jino akan kembali lagi"ucap Papa Mia...


Mia hanya mendengar kata papanya tanpa membalas atau menjawab sepatah katapun dari ucapan papanya.


"Kamu dengar kan Mia, dan kamu harus bersiap siap karena mungkin seminggu lagi pernikahan mu dengan Jino akan dilaksanakan"


"Kamu jangan berniat berbuat sesuatu yang akan mempermalukan papa dan keluarga Jino"


Setelah mengatakan semuanya Papa Mia meninggalkan Mia sendiri dikamar itu dan kembali mengunci kamar itu.


Mia menangis dan meraung setelah papanya pergi. Suara tangisan Mia terdengar begitu menyayat hati.


"Maafin papa Mia, kamu harus tetap menikah, papa nggak bisa mengingkari janji papa. karena seorang lelaki,hanya kata katanya yang harus di pegang.... "gumam papa Mia, mendengar anak gadisnya menangis.


Setelah lelah menangis Mia akhirnya tertidur. Ketika bangun dia melihat ada makanan di meja samping tempat tidurnya. Mia tak ada niat buat memakannya, tak ada selera baginya buat mengisi perutnya...


Mia berjalan kekamar mandi dan duduk di lantai sambil memeluk kedua lututnya, dia menangis di bawah guyuran shower.


Mia menangis terus tanpa memperdulikan badannya yang udah dingin dan mulai membeku. Sampai akhirnya Mia tak sadarkan diri di kamar mandi.....


*******************

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentnya


Terima kasih


__ADS_2