Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 76


__ADS_3

Sudah hampir dua bulan Mia menunggu Jino menandatangani surat perceraian yang ia kirim ke apartemen.


Tapi sampai detik ini tak ada kabar dari Jino.


"Sebenarnya apa sih maunya Jino, apa ia sengaja menahan perceraian mu agar kita tak bisa nikah"ucap Jino yang tidur beralaskan paha Mia sebagai bantalnya di kantor ketika jam istirahat.


"Lang.... atau Mia kekantornya kak Jino aja. Siapa tahu udah ditanda tangani tapi ia malas mengantarnya kesini"ucap Mia.


"Aku tak ingin kamu ketemu Jino lagi, aku takut Jino akan melakukan sesuatu jika nanti ketemu kamu"


"Lang.... kak Jino sebenarnya baik,nggak mungkin ia akan melukai Mia"lirih Mia.


"Masih aja nih belain tuh laki..... "gusar Langit.


"Ih.... kamu cemburu ya. Kan emang kk Jino baik, selama kami nikah dia tidak pernah kasar ama Mia."


"Coba kamu ingat baik-baik, apa benar Jino tak pernah menyakitimu, atau sebenarnya kamu juga menyukainya"Langit bangun dari tidurnya, menyandarkan badan di sofa.


"Ada sih sekali..... tapi itu kan tak membuat Mia sampai berdarah Lang"


"Ya.... Jino lelaki baik, ganteng, pintar dan apa lagi kelebihannya.... sebut aja semuanya.... "Langit berdiri bermaksud meninggalkan Mia.


Tapi Mia cepat menarik tangannya dan memeluk pinggang Langit.


"Lang.... maaf.. jangan marah lah....ntar Mia cium baru tau rasa"ucap Mia dengan manja


"Kamu sekarang udah bisa ya menggodaku"Langit duduk dan merangkul bahu Mia membenamkan kepala wanita itu didadanya.


"He... he... kamu nggak marah lagi kan. Tapi Mia mohon biarkan Mia menemui kak Jino agar proses perceraian cepat"Mia kembali merayu Langit.


"Tapi kamu harus janji, jika kamu melihat Jino akan berbuat sesuatu,hubungi aku segera... "


"Ok.... boss.... kamu emang yang terbaik"Mia mengecup bibir Langit, yang cepat dibalas ama Lelaki itu dengan menggigit bibir bawah Mia.


"Sakit Lang..... "ujar Mia

__ADS_1


"He... he... maaf"Langit mengusap bibir Mia yang bengkak dengan jemarinya.


############


Sehabis istirahat Mia pergi ke kantor Jino. Dengan terlebih dulu menghubungi lelaki itu.


"Permisi kak Jino, apa Mia boleh masuk"tanya Mia ketika telah berada di pintu ruangan Jino.


"Masuklah Mia..... "


"Maaf kak Jino, apa Mia mengganggu. Ada yang perlu Mia bicarakan ama kakak"


"Oh... nggak mengganggu kok, kebetulan semua udah kak Jino kerjakan"ucap Jino


"Kak.. Mia kesini ingin minta surat perceraian kita, sudah kakak tanda tangankan"ucap Mia


"Kakak masih memikirkannya Mia... "


"Apa maksud kakak...... kenapa masih dipikirkan. Kak.... nggak ada gunanya kita mempertahankan perkawinan ini, kita akan saling menyakiti nantinya"


"Kakak janji Mia, aku tak akan menyakitimu lagi"


"Kakak akan menanggung semua biaya hidup mereka, tak akan mereka terlantar"


"Kak.... Mia tak mau dengar alasan apapun. Mia ingin kita pisah, dan Mia mau kita cerai dengan baik, agar kita tak saling menyakiti"


"Mia ingin kak Jino ikut ama Mia sekarang, agar kakak bisa mempertimbangkan dengan baik keputusan kak Jino"ucap Mia


"Mau kemana kita..... "tanya Jino


"Kakak ikut aja ama Mia, pakai mobil Mia aja"


#############


"Mau apa kita kesini..... "tanya Jino ketika mobil yang Mia bawa berhenti disebuah yayasan anak yatim.

__ADS_1


"Mari kak kita masuk.... "Mia mengajak Jino masuk.


"Siang bunda.... "ucap Mia kepada kepala yayasan yang datang menemui Mia ketika melihatnya datang.


"Siang nak Mia... udah lama nggak ke sini...."


"Mia agak sedikit sibuk, ini Mia bawa dikit mainan dan makanan buat adek semua"ujar Mia.


"Terima kasih Mia, merepotkan nak Mia aja. Ini siapa nak, suami nya"tanya bunda yayasan.


"Ya... bun... boleh Mia langsung kedalam"


"Silahkan nak.... maaf bunda tak bisa menemani, karena masih ada yang harus bunda kerjakan"


"Nggak apa bunda, silahkan bunda kembali kerja"


##########


Mia membawa Jino melihat bayi dan anak anak yang ada di yayasan. Banyak anak anak yang meminta di gendong ama Mia dan Jino.


"Kak.... coba lihat anak ini,dia begitu tenang ketika kita gendong, karena selama ini ia sangat membutuhkan kasih sayang. Mereka yang disini ada karena dibuang orang tua, ada karena emang dititipkan, tapi perlu kakak tahu,semua anak anak ini kekurangan kasih sayang orang tua. Apa kak Jino mau nanti anak kak Jino bernasib sama ama mereka. Setiap melihat ada orang dewasa mereka meminta perlindungan, mengharapkan belaian kasih sayang. Anak yang hidup tanpa orang tua lengkap kebanyakan memiliki sedikit trauma. Apa kak Jino mau nanti anak kak Jino dendam ama kakak karena merasa ditelantarkan."ucap Mia


"Hhmmmmm..... "Jino memperhatikan anak anak yang ada dipangkuannya dan yang ada diruangan ini.


"Kak.... ada keturunan kakak dirahim Dina yang semakin lama akan tumbuh besar, jangan lama2 kak Jino berpikir. Kakak nggak boleh egois, Dina dan bayinya membutuhkan kasih sayang kakak. "


Setelah cukup lama berkeliling di yayasan panti asuhan, Mia mengantar Jino kembali kekantor.


"Kak.... Mia langsung kembali ke kantor, Mia harap kakak secepatnya memberi keputusan. Jangan gara gara ego kakak, nanti kak Jino menyesal"ucap Mia sebelum Jino keluar dari mobilnya.


"Terima kasih Mia... hati hati.... "ucap Jino


**********************


Jangan lupa Like.... Koment dan vote nya

__ADS_1


Terima Kasih


.


__ADS_2