Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 49 ( S - 2 )


__ADS_3

Sepulang dari bertemunya mama Dion, Rachel menuju ke kantor Nico. Ia merasa bersalah karena telah membohongi suaminya.


"Sore kak Raffa... kak Nico ada... "tanya Rachel ketika bertemu Raffa didepan pintu ruang kerja Nico


"Masih rapat Rachel.... masuk aja... bentar lagi juga pasti selesai... "Raffa


"Terima kasih kak... "Rachel


Rachel menunggu sambil tiduran di sofa yang ada di ruang kerja Nico. Setelah beberapa lama menunggu, Rachel tertidur di sofa.


Nico langsung ke ruang kerjanya setelah rapat. Raffa telah mengatakan kalau Rachel menunggunya. Ketika masuk Nico melihat Rachel yang tertidur di sofa.


"Ngantuk banget ya sayang.... sampai ketiduran di sini... "Nico membelai wajah Rachel. Ia berjongkok sambil memperhatikan wajah istrinya.


Rachel yang merasakan ada tangan membelai wajahnya, perlahan membuka matanya...


"Napa tidur sini... nggak di kamar aja.. "Tanya Nico sambil mengecup bibir Rachel


"Rachel capek banget... makanya ketiduran tadi... "Rachel mengalungkan tangannya dileher Nico membawa wajah Nico mendekat dan mengecup bibirnya...


"Emang kamu ngapain tadi.... kok kelihatan capek banget... "Nico beranjak dari jongkoknya dan duduk disofa. Ia meletakan kepala Rachel di pahanya.


"Kak.... Rachel minta maaf... "ucap Rachel tanpa menjawab pertanyaan Nico


"Maaf buat apa sayang.... "Nico membelai rambut panjang Rachel


Rachel memiringkan badannya. Ia menyembunyikan wajahnya diperut Nico.


"Rachel udah bohongin kak Nico. Rachel tadi nggak ke rumah sakit. Tapi ke mall bertemu ama tante Dina mamanya kak Dion... "Rachel makin menenggelamkan wajahnya di perut Nico. Ia tak berani menatap wajah Nico. Takut melihat Nico marah.


"Hhmmm.... "Hanya deheman yang terdengar dari mulut Nico


"Kak... kakak pasti marahkan karena Rachel ketemu ama tante Dina.... "Rachel


"Kak Nico nggak marah kamu ketemu tante Dina... kak Nico cuma kecewa... napa kamu bohongi kakak... "Nico


"Kak.... Rachel benar benar minta maaf... "ujar Rachel sambil menangis.


"Napa tante Dina minta ketemuan ama kamu... "Ucap Nico datar


"Tante Dina mau Rachel maafin kak Dion dan mengizinkan Alvin ketemu Kak Dion... "Rachel


"Oh... lalu... "Nico


"Rachel bilang... semua tergantung kak Nico... jika kakak mengizinkan, Rachel juga baru bisa beri izin... "Rachel


"Kenapa harus minta izin kak Nico.... "Rachel


"Kak Nico... kakak marah banget ya karena Rachel bohongi kakak... "Rachel bangun dari tidurnya dan duduk dipangkuan Nico sambil mengalungkan tangannya dileher Nico


"Sedikit.... "Nico

__ADS_1


"Kak Nico.... Rachel kan udah bilang... daddy nya Alvin itu ya cuma kak Nico, jadi siapa yang mau ketemu Alvin harus minta izin kak Nico dulu... "Rachel meletakan kepalanya dibahu Nico


"Semuanya terserah kamu dek... kalau kamu memang mau ngizinin kak Dion buat ketemu Alvin, kak Nico tak berhak melarang..."Nico


"Kakak.... Alvin kan anak kak Nico juga... "Rachel


"Ya... tapi kak Nico juga tidak boleh egois... melarang ia ketemu ama papa kandungnya... "Nico berkata sambil matanya menahan tangis


"Kakak... bagi Alvin kak Nico sendiri daddy nya tak ada papa yang lain... "Rachel


"Kalau kak Nico benar benar ngizinin... apa kamu juga ikutan memberi izin... "Nico


"Rachel nggak tahu kak.... Rachel masih belum bisa memaafkan kak Dion.... "Rachel


"Jadi sekarang... sebenarnya kamu yang belum bisa terima.... kak Nico akan mendukung apa pun keputusanmu.... "Nico


"Kakak.... Rachel sayang kakak... "Rachel mengecup pipi Nico berulang ulang


"Kamu.... udah mau punya anak ke dua masih aja manja... "Ucap Nico sambil mencubit pipi Rachel


Rachel memegang perutnya... dan mengusapnya


"Kak Nico udah pengen punya anak kedua ya..... nggak apa apa begadang lagi kayak Alvin waktu bayi... "Rachel


"Nggak apa apa... walau setiap tahun kamu punya baby kak Nico siap.. "Nico


"Tiap tahun harus melahirkan... Rachel yang capek kak... harus hamil terus... "Rachel


"Emang kak Nico pengen punya anak berapa"Rachel


"Sepuluh lagi.... "senyum Nico


"Hhhaaa....... sepuluh... "ucap Rachel kaget


"Ya... biar nanti jadi kesebelasan.. kan udah ada Alvin sebagai kaptennya... "Nico


"Kak Nicoo..... becanda aja.. "Rachel


"Ha... ha..... pulang lagi yuk... kakak kangen Alvin. Lagi pula kak Nico takut nanti nggak jadi pulang kalau kamu lama lama duduk dipangkuan kakak... "Nico


"Emang napa kak... kok bisa nggak jadi pulang"Rachel


"Karena junior kak Nico hampir bangun lagi... kalau kamu duduk lama takut benar benar bangun junior kakak... akhirnya nanti jadi nginap di kantor kita malam ini... "Nico


"Kak Nico pikirannya mesum aja.... "Rachel langsung bangun dan berdiri


#################


Sampai dirumah... Alvin yang lagi bermain langsung berlari mengejar Nico begitu melihat ia pulang kerja.


"Daddy.... "Alvin

__ADS_1


"Ya sayangnya daddy...... kangen banget ya ama daddy... "Nico menggendong Alvin.


"Mami... pergi ama daddy ya... kok nggak ajak Alvin... "Alvin


"Mami tadi cuma mampir ke kantor daddy... "Mami


"Alvin mau ikut ke kantor daddy... Alvin mau kerja sama daddy... "Alvin


"Kalau Alvin dah gede... semuanya buat Alvin... "Nico mengecup pipi gembul Alvin


"Sore papi... mommy... Nico langsung bawa Alvin ke kamar nya ... "Nico


"Mandilah dulu sayang... biar Alvin sama mommy dulu.. kamu pasti capek... "Mia


"Nanti aja mandinya mom... Nico mau main bentar ama Alvin... "Nico


Nico berjalan menaiki tangga menuju ke kamar Alvin. Dan menidurkan Alvin di kasur. Nico pun ikutan tidur disamping Alvin.


"Alvin... sayang nggak ama daddy... "Nico


"Sayang banget Daddy.... "Alvin


"Jika ternyata Alvin ada papa selain daddy... apa Alvin masih tetap sayang ama daddy... "Nico


"Alvin nggak mau punya papa... Alvin mau daddy aja... "Alvin


"Alvin.... daddy sayang banget ama Alvin nak.... daddy takut cintamu terbagi.... daddy seharusnya tidak boleh egois... tapi daddy nggak bisa... daddy tetap aja dengan keegoisan daddy... walau bagaimanapun mulut daddy berkata kalau sayang kamu tak akan berubah jika kamu ketemu papamu... tapi hati daddy tetap tak bisa bohong.. daddy takut... daddy takut kamu lebih sayang ama papa kandungmu... "bathin Nico sambil menangis...


"Daddy.... daddy kenapa nangis.... "Alvin


"Daddy nangis karena daddy senang memiliki anak sepintar Alvin... sayang... "Ucap Nico sambil memeluk erat tubuh Alvin


"Jangan pernah berubah sayang... tetap jadi anak kesayangan daddy... tetaplah menyayangi daddy seperti saat ini... "Nico


"Ya daddy..... Alvin akan tetap sayang daddy... daddy tak boleh nangis... daddy kan udah gede... "Alvin


"Pintar banget anak daddy.... "Nico


Rachel yang dari tadi berdiri dekat pintu, melihat dan mendengar semua ucapan Nico dan Alvin. Ia pun tanpa sadar menangis.


"Kak Nico... Rachel tahu.. kakak juga belum rela buat membiarkan Alvin ketemu Kak Dion.... Kak Nico hanya bohongkan jika kak Nico mengizinkannya... Rachel tahu dan dapat merasakan bagaimana sayang nya kak Nico dengan Alvin.... "bathin Rachel.



**********************


Terima kasih telah membaca novel ini.


Jangan lupa mampir juga di novel ku


AKU BUKAN SIMPANAN

__ADS_1


Tinggalkan jejak berupa like... koment dan vote


__ADS_2