
"AKU SUDAH CUKUP BAHAGIA BILA SETIAP HARI MASIH DAPAT BERSAMAMU DAN MELIHAT SENYUMMU. WALAU KU TAHU HATIMU BUKANLAH UNTUKKU"(RAGA)
"Pagi bunda.... "sapa Mia kepada ibundanya Raga yang juga telah Mia anggap seperti bundanya sendiri. Pagi minggu ini tiba tiba Mia pengen kerumahnya Raga, dia udah rindu ama bunda.
"Pagi sayangnya bunda, udah lama nih nggak main kerumah, dah nggak ingat nih ama bundanya"Jawab bunda
"Mana mungkin Mia lupa ama bunda Mia yang baik hati ini" tutur Mia sambil memeluk dan mencium pipi bunda layaknya anak sama bunda kandungnya.
"Ayah mana bunda, kok nggak keliatan, kak Raga juga... "Mia bertanya sambil melihat lihat ke seluruh rumah tapi nggak ada orang selain bunda.
"Ayah lagi ke luar kota kalau Raga tuh diatas masih tidur"
"Bunda mau buat sarapan apa, biar Mia bantu ya"
"Cuma nasi goreng aja kok Mia"
"Kalau gitu biar Mia yang buat nasi gorengnya, Mia mah jagonya kalau buat nasi goreng. Bunda bisa lakukan pekerjaaan yang lainnya deh"Mia
"Serius nih anak bunda bisa buat nasi goreng"
"Bunda nih nggak percaya ya sekarang Mia udah bisa masak, Mia kan dulunya sekolah tinggal di asmara bun. Jadi harus bisa masak kalau nggak mau kelaparan. "Mia
"Ok. ... bunda mau coba masakan anak gadis bunda"
Bundapun pergi ke belakang rumah buat menjemur pakaian yang telah bunda cuci tadi.
Mia mulai membuat nasi gorengnya dengan bahan bahan yang ada dikulkas. Mia mengambil bakso,sosis,telur dan kol dari kulkas sebagai bahan tambahan membuat nasi goreng.
Setelah 15 menit nasi goreng telah siap Mia masak. Bunda sedang menyiram bunga di halaman.
"Bunda nasi gorengnya dah selesai"teriak Mia dari dalam rumah
"Kalau gitu, Mia bangunkan kak Raga biar sarapan. Nanti keburu dingin nasi gorengnya"
"Ok..... bunda chayangg"
__ADS_1
Mia langsung menaiki tangga kelantai atas rumah. Karena kamarnya Raga berada dilantai atas. Mia dari dulu sudah sering ke rumah Raga jadi dia telah tau yang mana kamar Raga tanpa bertanya ama bunda...
Ketika Mia mau mengetuk pintu dan mengucap salam tak sengaja Mia memegang handel pintu, ternyata pintu kamar Raga nggak terkunci. Mia nggak jadi mengucapkan salam, dia ingin mengejutkan Raga.
Mia langsung masuk ke kamar dan melihat Raga masih bergulung ama selimutnya. Mia iseng masuk kedalam selimut Raga dan tidur disamping Raga.
Mia menoel noel pipinya Raga agar bangun.
Raga kaget karena merasa ada yg memegang pipinya, dia membuka matanya. Mia langsung bersembunyi di balik selimut.
"Tadi kok rasanya ada yang menoel noel pipiku ya"gumam Raga
Mia pun makin mendekat ke Raga dibalik selimut dan langsung memeluk pinggang Raga.
Sehingga Raga kaget dan langsung duduk dari pembaringannya.
"Pagi kak Raga"......Kata Mia sambil keluar dari persembunyiannya.
"Ih Mia bikin kaget aja, ganggu tidur Kak Raga. Kan kak Raga mau tidur ampe siang nih mumpung libur dan nggak ada kegiatan"gerutu Raga.
"Anak lajang nggak boleh tidur ampe siang nanti bisa lama dapat jodohnya kak"Mia
"Kata Mia barusan" mia menjawab sambil memajukan bibirnya.
"Kamu tuh bikin gemes aja" Raga mencubit pipi Mia...
"Sakit kak... ih... "Rengek Mia..
"Gih sana mandi, Mia udah buatkan sarapan nasi goreng"Mia berkata sambil mendorong Raga turun dari tempat tidur.
Raga pun dengan terpaksa turun dari tempat tidur menuju kamar mandi. Raga mencuci muka dan gosok gigi aja.
"Kok cepat mandinya kak"Tanya Mia melihat Raga udah keluar dari kamar mandi.
"Ih... pasti kakak nggak mandi ya"
__ADS_1
"Ngapain mandi, cuci muka aja dah ganteng, udah banyak cewek yg naksir"Raga
"Idih nggak termasuk Mia ya, Mia mah ogah ama cowok jorok, jarang mandi"Mia
"Emang kalau kakak mandi, Mia mau ama kakak"...tanya Raga sambil memajukan wajahnya mendekat ke wajah Mia.
"Nggak mau juga...... "Mia menjawab sambil mendorong wajah Raga yang hanya berjarak 10 cm dari wajahnya.
Mia turun dari tempat tidur menuju pintu keluar sambil berkata"Cepat kak,nanti nasi gorengnya keburu dingin"
Mia menuruni tangga diikuti ama Raga dibelakangnya.
"Kamu tuh Raga lama banget sih bangunnya. Lihat nih anak gadis bunda pagi2 dah masakin bunda sarapan. Coba aja bunda ada anak gadis pasti senang deh ada yang bantuin setiap hari"Bunda Raga
"Raga kan cowok bun, nggak mungkinlah bantuin bunda masak. Ini juga paling Mia bantu ngaduk nasinya aja"protes Raga
"Asal aja nih kak Raga, emang Mia kok yang buat nasi gorengnya"Mia
"Udah udah makan cepat jangan berdebat"Bunda menengahi Raga dan Mia yg berdebat.
"Enak nggak masakan Mia"tanya Mia
"Nggak...... " jawab raga cepat...
"Enak kok... udah cocok nih jadi menantunya bunda"
"Mia ogah ah jadi menantu bunda, kak Raga jorok, malas mandi. Mia jadi anaknya bunda aja"Mia
Raga diam mendengar jawaban Mia sambil memakan nasi gorengnya. Kalaupun kamu nggak jadi milikku dengan melihatmu selalu ada disampingku dan tersenyum itu udah menjadi kebahagiaan ku,batin Raga.
"Ya udah kalau gitu cepat habisin nasi gorengnya jangan ngomong aja"cecar bunda
Bunda melihat ekspresi wajah Raga ketika Mia menjawab tadi. Bunda tau Raga diam diam menyukai Mia lebih dari sekedar sahabat. Cuma Bunda nggak mau terlalu ikut campur dengan urusan anak muda apalagi mengenai hati, karena hati tak bisa dipaksakan.
**************
__ADS_1
MAAF KALAU MASIH BANYAK KEKURANGAN DALAM PENEMPATAN KATA DAN KALIMAT YANG BENAR.
MOHON LIKE DAN KOMENT NYA. TERIMA KASIH