
WALAU DIGENGGAM KUAT
ANDAI IA BUKAN MILIK KITA
IA TERLEPAS JUA
WALAU DITOLAK KE TEPI
ANDAI IA UNTUK KITA
IA MENDATANG JUA
ITULAH NAMANYA JODOH
********
Mia berjalan perlahan menuju toilet kampus.
Setelah buang air kecil, Mia berkaca di toilet buat merapikan rambutnya...
"Hei.... lo yang namanya Mia kan.... "tanya seseorang sambil memegang bahu Mia, membuat Mia membalikan badannya.
"Ya.... ada perlu apa"Mia memandang heran,ketika membalikan badan ia mendapati tiga orang cewek yang melihatnya dengan sinis
"Lo jadi mahasiswi baru jangan sok kecakepan ya. Apa lo nggak tau kalau Langit tuh dah ada pacarnya"ujar salah seorang dari mereka
"Nggak tau.... karena Langit bilang dia nggak punya pacar"Mia masih menjawab dengan santai
"Lo cari masalah ya ama kami"salah seorang dari mereka langsung menjambak rambut Mia keras.
"Sakit..... lepaskan"Ujar Mia mulai kesal, dan berusaha melepaskan tangan cewek itu dari rambutnya
"Lo... harus diberi pelajaran,biar tak dekat dekat langit lagi"ujar mereka.
Dan mereke memaksa dan menyeret Mia keluar dari toilet menuju ke gudang kampus.
"Bagus.... bawa dia masuk" Sandra yang tiba tiba telah muncul diantara mereka memerintah.
__ADS_1
"Kalian mau apa... "tanya Mia mulai merasa ketakutan karena dia di bawa masuk ke gudang
"mau memberimu sedikit aja pelajaran yang akan kamu ingat buat menjauh dari Langit"kata Sandra
Setelah sampai digudang Mia di lempar ketiga wanita itu kesudut ruangan dan menendang Mia.
"Kalian keterlaluan, ini udah merupakan tindakan kriminal"ujar Mia
Dia menahan sakit lututnya yang tampak berdarah karena terbentur lantai yang kasar.
"Gue takan dihukum, karena gue anak salah satu penyandang dana dikampus ini, perlu lo tau itu"Sandra berujar dengan sombongnya
"Ini peringatan pertama buat lo karena dekat ama cowok yang gue taksir"
"Tapi Langit bilang lo bukan pacarnya... "Mia memberanikan diri membantah
"Masih punya nyali lo ya menjawab"Sandra mendekati Mia dan langsung menamparnya,setelah terlebih dulu dua temannya memegang tangan Mia
"Gue dari pertama masuk kampus udah mulai mendekati Langit dan gue tak mau lo jadi penghalngnya"ujar Sandra
"Ternyata nyali lo besar juga, masih berani beraninya menjawab"Mia kembali mendapat satu tamparan lagi dari Sandra, yang menyebabakan sudut bibirnya terluka dan mengeluarkan darah..
"Lo tak berhak melarang gue dekat ama Langit, karena lo bukan pacarnya. Gue akan menjauh dari Langit kalau itu emang kemauan dan permintaan Langit.. "Mia sengaja berucap kata kata yang membuat Sandra marah,karena dia nggak mau dipandang lemah oleh mereka
"Minta mati lu ya... "Ujar salah seorang dari mereka dan langsung menendang Mia.
"Lu tak bisa memaksakan cinta lo, kalau emang Langit tak suka. Bukannya lo cantik,kenapa maunya mengemis cinta sama lelaki yang jelas jelas tak mencintai lo"ucap Mia.
Mia nggak tau dari mana datangnya keberanian nya buat menjawab kata kata Sandra. Apa karena Mia emang sudah mulai tertarik ya ama Langit,batin Mia
"Lo emang mau mati ya "ucap Sandra sambil menendang perut nya Mia yang menyebabkan Mia tersungkur dan merintih menahan sakit
"Udah cukup pelajarannya kali ini, tinggalkan aja dia disini dan jangan lupa kasi tikus tikus yang kalian bawa"Sandra berkata sambil meninggalkan gudang itu.
"Oke selamat bersenang senang ama teman teman lo, "Ujar mereka sambil melemparkan bungkusan yang berisi anak tikus kearah Mia.
"Jangan tinggalkan Mia.... "Teriak Mia mulai ketakutan melihat banyaknya anak tikus.
__ADS_1
Mereka pergi dan meninggalkan Mia sendiri didalam gudang dan tak lupa mengunci Mia dari luar.
Mia berteriak meminta tolong. Mia paling takut dan jijik ama tikus. Dia menangis ketakutan sambil memegang kedua lututnya.
###
"Apa kita nggak keterlaluan mengurungnya di gudang"Ucap cewek yang diketahui bernama riri
"Sandra kan emang mintanya Mia dikurung"
"Seandainya Mia pingsan di gudang gimana, dan tak ada orang yang tau. "
"Sampai kapan kita mengurungnya"
Mereka berdebat tanpa mengetahui Raga dan Jino mendengar semua perbincangannya.
"Apa yang kalian lakukan ama Mia"Tanya Jino marah sambil memegang kerah baju Riri
Mereka merasa ketakutan karena perbuatan mereka diketahui Raga dan Jino. Tak ada satupun dari mereka bertiga yang menjawab pertanyaan Jino.
"Lo tau itu tindakan kriminal, kalian akan menerima akibat perbuatan kalian ini"Ucap Raga.
Jino dan Raga berlari menuju gudang belakang gedung kampus.
Sampai di gudang mereka menendang pintu yang emang udah terbuka.
Raga dan Jino masuk ke gudang dan mencari keberadaan Mia.
Dan mereka kaget dengan apa yang dilihat... Mia dan Langit lagi berpelukan. Mia menangis didalam pelukan Langit,dan Langit tampak menenangkan Mia sambil mengusap punggung Mia yang berada dalam dekapannya.
"Oh... untung dah ada lo yang nyelamati Mia. Kami tadi sangat kuatir mengetahui Mia dikurung di gudang"Jino berucap sambil matanya tak lepas memandang Mia yang memeluk Langit dengan erat.
"Terima kasih Lang...sudah selamatin Mia,gue tinggal dulu "Ucap Raga sambil berbalik badan dan meninggalkan Langit diikuti oleh Jino dibelakangnya........
**************
Terima kasih telah membaca novel ini, dan juga ucapan terima kasih buat dukungannya berupa like, koment dan vote nya
__ADS_1