
"Mia gimana kalau kita nikah siri aja dulu. Setelah surat ceraimu keluar, baru kita resmikan"usul Langit.
Langit merebahkan kepalanya dipaha Mia. Saat ini jam istirahat, Langit tak ingin makan diluar, ia meminta Farrel memesan makanan buat disantap diruangannya aja.
"Kita tunggu aja Lang, Mia yakin kak Jino pasti menandatangani surat cerai itu secepatnya"ujar Mia.
"Tapi aku udah nggak tahan Mia, aku dah ingin tiap bangun tidur wajahmu yang pertama ku lihat.... "ucap Langit manja.
"Setiap hari juga kamu bisa mandangi wajah Mia... "
"Mia.... aku maunya kamu ada dalam dekapanku setiap malam, aku selalu takut kamu akan meninggalkan ku lagi. Setiap malam kamu tahu, aku susah tidur. Aku takut keesokan harinya tak dapat berjumpa dan melihatmu"ucap Langit.
"Mia tak akan pernah ninggalin kamu lagi Lang, kecuali kamu yang meminta Mia pergi"Mia mengusap kepala Langit.
Langit memiringkan badannya menghadap perut Mia, dan memasukan tangannya ke baju Mia, membelai perut Mia.
"Aku sudah tak sabar Mia, aku ingin ada benihku diperutmu. Aku pasti akan jadi lelaki yang paling bahagia jika di rahimmu ada calon anak kita"
"Sabar aja Lang... suatu saat itu pasti terjadi.... Ih geli Lang"ucap Mia ketika tangan jahil Langit bermain di perutnya.
"Maaf Pak..... Saya mengganggu "ucap Farrel yang tiba tiba telah muncul dihadapannya.
"Udah jelas kamu mengganggu aja, lain kali ketok pintu sebelum masuk"ucap Langit.
"Maaf pak.... ada yang ingin bertemu ama bu Mia"ucap Farrel menunjuk kearah belakangnya.
"Oh.... kamu. Silahkan duduk. Kamu pergilah, tinggalkan kami"ucap Langit ke Farrel
Langit dan Mia tak menyangka Jino datang. Dan Mia merasa malu,karena pasti tadi Jino melihat apa yang Mia dan Langit lakukan.
"Maaf saya mengganggu kalian.... "ucap Jino
__ADS_1
"Saya maafkan kali ini, tapi lain kali kalau kamu mengganggu lagi saat kami berduaan,takan ku maafkan"ujar Langit.
Mia mencubit pinggang Langit mendengar jawaban dari Langit.
"Ih.... jangan menggodaku Mia, ada orang lain disini"ucap Langit sengaja membuat Jino cemburu.
"Langit......... "ucap Mia malu yang membuat wajahnya memerah.
"Napa memerah nih wajah.... malu ya"ucap Langit sambil mengelus pipi Mia
"Hhmmmmm..... ...."dehem Jino karena merasa diacuhkan.
"Maaf kak Jino.... apa perlu apa kakak mencari Mia"
"Ada yang perlu kak Jino bicarakan ama Mia"ujar Jino.
"Bicara aja kak,nggak apakan kalau Langit disini"ucap Mia.
Mia membukanya dan melihat isinya. Seketika senyum merekah menghiasi bibir mungil Mia....
"Terima kasih kak, Mia sangat menghargai keputusan kak Jino. Semoga kita akan menemukan kebahagiaan masing masing"ucap Mia sambil melihatkan kertas itu ke Langit
"Gue juga berterima kasih atas keputusan lo ini. Karena tak ada gunanya mengulur waktu lagi. Hubungan lo ama Mia tak akan bisa bersatu lagi"ucap Langit terus terang...
"Lang...... "Mia melototkan matanya ke Langit.
"Gue harap lo dapat bahagiain Mia, karena disaat gue dengar dia terluka karena lo, gue orang pertama yang akan bertindak. Karena jujur gue masih sangat sayang ama Mia"
"Jangan lo kuatir, sedikitpun tak akan pernah gue sakiti dan lukai Mia. Bagi ku Mia segalanya,apapun yang membuatnya bahagia akan gue lakukan"ujar Langit.
"Baiklah gue permisi, sampai ketemu di pengadilan nanti Mia. Kak Jino minta maaf karena telah membuat Mia menunggu lama untuk perceraian ini"
__ADS_1
"Sama sama kak... Mia juga minta maaf kalau membuat kak Jino tak nyaman karena Mia seolah mendesak kakak"
"Hati hati kak......" ucap Mia ketika Jino sampai di ambang pintu.
Mia kaget ketika Langit yang tiba tiba telah memeluk nya dari belakang.
"Kita harus rayain ini nanti malam di apartemenku dengan dua cecunguk, Daniel dan Rangga"bisik Langit yang kepalanya berada di bahu Mia
"Terserah kamu aja Lang... "
"Hei.... hei... aku baru sadar, kok selama ini kamu hanya menyebut namaku, kalau ama Jino dan Raga memanggilnya kakak"tanya Langit.
"Karena ketika pertama kenal Mia mengira kamu seangkatan"
"Berarti wajahku imut imut ya.... awet muda"goda Langit...
"Mulai saat ini aku mau kamu memanggilku dengan sebutan kakak, mas, atau oppa"goda Langit lagi...
"Apa Lang..... oppa.... Mia nggak salah dengar nih. Ternyata kamu korban drama korea juga"
"Ha.... ha...... "Langit tertawa girang mendengar ucapan Mia.
***********************
Jangan Lupa tinggalkan jejak ya
Like.... koment dan vote nya...
Di tunggu
Terima Kasih
__ADS_1