Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 14 (S-2)


__ADS_3

Setelah dua hari di luar kota, Langit dan Mia sampai dirumah sore harinya.


"Bi.... Rachel dah pulang sekolah"Mia


"Rachel nggak sekolah bu Mia.. "Bi Nah


"Ngga sekolah..... "Langit


"Ya... pak... dari pagi di kamar terus... "Bi Nah


"Apa Rachel nya sudah makan bi... "Mia


"Tadi makan siang bibi panggil makan... non Rachel tak mau bu. Non Rachel bilang lagi malas makan bu......"Bi Nah


"Apa Rachel sakit kak.... "Mia


"Ayo sayang... kita lihat di kamar."Langit


"Rachel.... boleh mommy masuk nak.... "Mia mengetuk pintu...


"Rachel... kamu didalam sayang... boleh mommy masuk... "ulang Mia.


"Masuk aja sayang... kakak kuatir.. "Langit


Langit dan Mia mencoba membuka pintu, yang ternyata tak di kunci.


Begitu masuk ke kamar... Langit dan Mia melihat keseluruh bagian tapi tak ada Rachel.


"Kemana Rachel kak.... bi Nah bilang ada di kamar"Mia


"Rachel.....Rachel... di mana kamu sayang"Langit mencoba mencari ke balkon kamar tapi Rachel juga tidak ada


"Apa Rachel ada di kamar mandi kak"Mia mencoba membuka pintu kamar mandi tapi terkunci


"Rachel... Rachel... kamu didalam sayang. Buka pintunya. Jangan buat papi kuatir. Rachel... "Langit mengedor pintu kamar mandi


"Kak... Mia takut.... kakak dobrak aja pintunya"Mia


"Baiklah sayang..... "Langit mencoba mendobrak pintu kamar mandi.


"Rachel..... kamu kenapa sayang"Langit berlari begitu melihat Rachel terkapar di lantai kamar mandi di bawah shower yang masih menyala


Langit menggendong Rachel ke atas ranjang. Mia mengganti pakaiannya.


"Kak... apa yang terjadi mengapa Rachel melakukan itu"ucap Mia sambil menangis.


"Kita bawa ke rumah sakit sekarang sayang"Langit


Diperjalanan ke rumah sakit Mia mencoba menepuk pipi Rachel agar ia tersadar.

__ADS_1


"Kak... apa ada masalah yang menjadi pikiran Rachel. Mengapa ia sampai nekat melakukan itu. Mia dulu jika ada masalah selalu mandi di bawar guyuran shower sampai pingsan seperti Rachel "Mia


"Jangan terlalu jauh berpikir sayang. Mungkin ia tadi mandi sambil mengantuk jadi sampai nggak sadar diri... ."Langit mencoba menghibur Mia


Sampai di rumah sakit Rachel langsung di bawa ke IGD . Dokter jaga sedang menangani Rachel.


"Lang.... ngapain disini. Siapa sakit. Napa tak hubungi gue... "Chandra yang akan keruang kerjanya melihat ada Langit


"Gue tergesa... Rachel pingsan di kamar mandi, karena panik langsung aja gue bawa ke sini"Langit


"Rachel... pingsan. Biar gue coba lihat"Chandra langsung masuk dengan tergesa


Ketika Chandra tampak keluar dari ruangan IGD, Langit dan Mia langsung mengejarnya.


"Rachel kenapa chan... apa kata dokter yang menanganinya... "Chandra


"Maaf Lang.... gue harus ngomong jujur ama lu... "Chandra


"Emang Rachel sakit apa Chan... "Mia


"Sebaiknya kalian ikut gue ke ruang kerja"Chandra


"Sakit apa Rachel...Chan. Kamu bilang aja... biar kami tahu"Mia bertanya dengan tak sabar sesampainya di ruang kerja Chandra.


"Duduklah kalian dulu..... "Candra


"Nico.... apa hubungan sakit Rachel dengan Nico"Langit


"Dua hari yang lalu... Rachel juga pingsan di sekolah. Nico membawanya kesini. ..."Candra


"Ya... gue ingat Chan. Gue yang meminta Nico menjemput Rachel disekolah"Langit


"Apa Nico tahu Rachel sakit apa... "Mia


"Ya... kira kira begitulah.... "Chandra


"Lu.... jangan berbelit... katakan aja Rachel anak gue sakit apa"Langit berkata dengan gusar


"Rachel tidak sakit apa apa Lang... cuma..... "Chandra


"Cuma apa Chan..... "Langit memotong ucapan Chandra


"Dengar dulu Lang... jangan langsung menyela.... "Chandra


"Ya lu langsung aja ngomong jujur... "Langit


"Rachel lagi hamil.... "Chandra


"Apaa...... "Mia berucap kaget mendengarnya

__ADS_1


"Chan... lu jangan bercanda... gue lagi serius nih"Langit


"Gue nggak bercanda Lang... Rachel memang lagi hamil. Enam minggu. Gue udah katakan itu sama NIco sewaktu ia membawa Rachel kesini kemaren"Chandra


"Tapi itu tak mungkin kak.... Rachel hamil anak siapa. Rachel tak pernah cerita ia punya kekasih.... hiks... hiks..... "Mia menangis sambil memeluk Langit


"Sudahlah sayang... nanti di rumah bisa kita tanyakan semuanya ama Nico. Rachel mungkin pernah cerita ama Nico"Langit


"Chan.... apa Rachel bisa di bawa pulang. Tidak harus dirawat bukan... "Langit


"Bisa.... Sekarang ia telah sadar. Hanya perlu istirahat. Tapi ingat Lang... lu jangan terlalu menekannya.... nanti ia bisa stres. Itu berbahaya buat kandungannya"Chandra


"Baiklah gue pamit dulu.... gue minta lu jangan pernah ceritakan ini pada siapapun... "Langit


"Tenang Lang... lu kayak baru kenal gue aja. Buat apa juga gue ngomongin ini."Chandra


"Chan... terima kasih. Mia pamit dulu"Mia


Langit dan Mia lama berdiri di depan ruang IGD itu.


"Kak... mengapa ini terjadi ama Rachel.... "Mia


"Kakak nggak tahu Mia.... saat ini kakak nggak bisa menjabarkan perasaan kakak. Tapi yang pasti kakak kecewa.... "Langit


"Kak... tapi kakak janji harus bisa menahan amarah. Jangan memaksa Rachel buat cerita. Jangan membuatnya tertekan. Kita bisa tanyakan semuanya ama Nico nanti dirumah"Mia


"Baiklah sayang....... "Langit


Langit dan Mia masuk perlahan.


"Sayang... kamu sudah sadar nak. Apa yang kamu rasakan sekarang. Mengapa sampai pingsan... sayang"Mia mengelus rambut Rachel dengan penuh kasih sayang


"Mommy...... hiks... hiks..... "Rachel memeluk Mia erat dan menangis didadanya.


"Kita pulang sekarang......"ucap Langit datar


"Papi...... hiks... hiks.... "Rachel memandang Langit yang hanya berdiri tanpa memeluknya.


Rachel tahu pasti papinya telah mengetahui kehamilannya. Karena Langit tidak memeluknya. Biasanya jangankan pingsan... Rachel tersandung batu aja Langit pasti menggendong dan memeluknya.


Di dalam mobil dalam perjalanan pulang... mereka hanya diam. Tanpa ada yang bersuara. Tampak kecanggungan diantara mereka.


"Papi.... mommy.... maafkan Rachel. Pasti kalian kecewa ama Rachel. Rachel memang salah... tidak mau mendengar larangan kalian. Mungkin ini hukuman buat Rachel. Tapi papi... mommy.... Rachel juga kecewa atas diri Rachel, karena tidak bisa menjaga diri. Telah menyalah gunakan kepercayaan kalian. Maafkan Rachel......."Bathin Rachel


******************


Jangan lupa like... koment dan vote


Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2