
"Mari sayang kita lihat daddy dulu ya"Mia mengajak Nico melihat jasad daddynya sebelum nanti dikuburkan.
"Mommy...... daddy kenapa diam aja."tanya Nico ketika tak reaksi dari Alex ketika ia bangunkan.
"Daddy Nico... tidur panjang"Langit
"Daddy.... bangunlah. Daddy mau pergi jauh kata mommy. Bicaralah daddy, bicaralah... ucapkan kata pamit buat Nico"Nico mengguncang tubuh Alex
Mia yang melihat itu kembali menangis tersedu di pelukan Langit...
"Kak.... Mia nggak tahan lihat Nico. Kasihan Nico kak"ucap Mia terbata.
"Sayang.... kakak juga iba melihatnya. Tapi ia harus melihat daddynya untuk terakhir kali"Langit
"Daddy, kalau memang daddy mau pergi Nico tak apa apa. Tapi bicaralah daddy, Nico ingin dengar suara daddy"Nico kembali menangis melihat Alex yang diam.
"Mommy.... om.... apa daddy marah ama Nico. Kenapa daddy diam aja, tak mau ngomong"Nico.
"Sayang..... udah ya pamit ama daddy nya. Sekarang kita keluar lagi ya"Mia.
"Mommy.... boleh Nico mencium daddy. Siapa tahu kalau Nico cium daddy akan bangun"Nico
"Boleh sayang.... ciumlah nak"Mia
"Daddy.... Nico pamit dulu. Kalau daddy mau pergi... pergilah. Nico janji tak akan nakal. Nico akan selalu jadi anak baik"Nico berkata sambil mencium pipi Alex
"Sayang.... bawalah Nico. Kakak mau ngurus kepulangan jenazah Alex. Supaya bisa secepatnya dikuburkan"Langit
"Ya.... kak... "Mia
###################
Di Pemakaman
"Mommy..... kenapa daddy di kubur. Kasihan daddy mommy... pasti nanti daddy susah bangunnya"Nico
"Sayang.... daddy udah meninggal dan harus dikuburkan"Mia
"Tapi mommy bilang daddy mau pergi jauh"Nico
"Ya sayang... pergi jauh ketempat mommy Nico"Mia
"Berarti Nico tak bisa ketemu daddy lagi seperti Nico tak bisa ketemu mommy"Nico
"Ya... sayang"ucap Mia sambil terisak
"Mommy.... jangan kubur daddy mommy. Nico mohon... "ucap Nico teriak sambil menangis.
Nico berlari kearah Langit yang turut menguburkan Alex.
"Om... om... jangan om. Jangan kubur daddy. Nanti Nico tak bisa ketemu daddy lagi. Nico mohon om, jangan kubur daddy"Nico menarik tangan langit yang memegang sekop untuk menurunkan tanah mengubur Alex
"Nico.... daddy harus dikubur. Nanti kasihan daddy kalau dibiarkan lama lama"Langit
"Tapi nanti Nico tak bisa ketemu daddy. Nico mohon om, jangan kubur daddy"Nico masih menarik tangan Langit
__ADS_1
Farrel yang melihat itu segera menggendong Nico membawanya menjauh dari sana.
"Om... turunkan Nico.... daddy tak boleh dikubur. Kasihan daddy om. "Nico
"Nico... daddy mu udah meninggal dan harus dikuburkan. Kalau tidak kasihan daddy. "Farrel
"Kalau Nico mau ketemu daddy nanti gimana om"Nico
"Kamu bisa menyebut dan mengingat daddy mu, nanti ia akan menemuimu di mimpi"Farrel.
Farrel membujuk Nico dan membawanya pulang ke apartemen Langit.
#################
"Sayang...... Nico makan dulu ya"Mia membujuk Nico yang hanya tidur sejak pulang dari pemakaman.
"Kenapa mommy bohong ama Nico"Nico
"Bohong.... bohong yang mana sayang"tanya Mia heran.
"Nico mencari di internet apa itu meninggal. Daddy bukan pergi jauh mommy... tapi daddy emang tidak ada lagi disini. Daddy udah tak bisa kembalikan mommy"Nico
"Sayang.... maafin mommy"Mia
"Mommy.... Nico tinggal ama siapa sekarang. Daddy udah nggak ada... Nico tak mau tinggal ama oma,mommy..."Nico
"Nico bisa tinggal sama mommy sayang... "Mia
"Mommy...... Nico sayang mommy. Nico boleh jadi anak mommy. Apa mommy tetap sayang Nico walau nanti adek di perut mommy udah ada"Nico
"Tentu sayang... mommy akan tetap sayang Nico walau nanti anak mommy dah lahir. Karena Nico juga udah mommy anggap seperti anak mommy"Mia
Langit yang melihat dari pintu terharu melihat kedekatan Mia dan Nico.
"Nico..... mulai sekarang Nico jangan om lagi ya... tapi papi"ucap Langit mendekat ketempat Nico dan Mia.
"Papi.... Nico juga sayang papi"Nico menghambur kepelukan Langit.
"Sekarang kita makan dulu ya"Langit.
"Oke papi.... mommy ayo kita makan"ajak Nico
"Ayo sayang...... "Mia.
##################
Tak terasa udah sebulan sejak kepergian Alex. Kehamilan Mia juga udah semakin besar. Perutnya udah mulai membuncit.
"Sayang..... kamu makin seksi aja,semakin montok"goda Langit ketika mereka akan tidur.
"Masa sih.... bukannya badan Mia makin besar jadi jelek ya"Mia
"Tambah seksi... lihat nih... bukit kamu makin membesar, bokong makin besar... montok"ucap Langit sambil meremas bokong Mia gemas
"Ih... kakak keaempatan ya meremas remas"Mia
__ADS_1
"Kakak jadi pengin sayang..... "Langit
"Kakak... kemarin kan udah... masa tiap malam sih maunya"Mia
"Habis kakak nggak tahan kalau udah meluk kamu sayang... pasti Adek kecil kakak terbangun kalau udah dekat kamu"Langit
"Ih... kakak mesum banget"Mia
"Mesum ama istri sendiri tak apa lah sayang"Langit.
"Mau ya.... mau... "rayu Langit
"Terserah kakak aja... emang kalau Mia bilang nggak mau... kakak nggak mau ngelakuinnya"Mia
"Tetap kakak lakuin sayang... habis udah terlanjur bangun nih adek kecil kakak"
"Tuh kan... ngapain kakak tanya"Mia
Langit teesenyum mesum dan Langsung membuka bajunya hanya tinggal boxer ditubuhnya.
"Papi.... kamu mau ngapain. Kenapa hanya pakai boxer malam malam. Papi nggak kedinginan nanti"ucap Nico yang tiba tiba muncul di kamar.
"Dasar bocah... masuk napa tak ketuk pintu dulu"Langit menutupi tubuhnya dengan selimut. Mia yang melihatnya tersenyum.
"Nico mau apa sayang... "Mia
"Nico mau tidur... tadi lupa ucapin selamat malam dan belum peluk cium ama mommy dan papi"Nico.
"Sini cepat peluk dan cium... mommy dan papi. Setelah itu tidur cepat"Langit.
"Mommy.... Papi... selamat malam."Nico mengecup pipi Mia dan Langit.
"Selamat malam sayang... moga mimpi indah"Mia
Nico pun beranjak keluar, sampai di pintu ia kembali menoleh.
"Mau apa lagi"tanya Langit gusar
"Jangan lupa pakai baju papi.... nanti masuk angin"Nico pun pergi meninggalkan kamar setelah mengucap itu.
"Siapa yang masuk angin... Malahan Adek kecil papi yang ingin ketemu ama Adek di perut mommymu. Mau menjenguknya... "ucap Langit
"Kakak.... mesum banget sih"Mia
"Kakak kunci pintu dulu... takut nanti pas adek kecil kakak lagi bertemu ama adek di perut Mia, Nico masuk lagi"Langit
Setelah mengunci pintu langit pun langsung menaiki tubuh Mia.... dan mengecup bibir istri tercintanya.
"Sayang.... I love you"Langit berucap sambil mengecup semua bagian di wajah Mia
"I Love You too"Mia membalas kecupan Langit.
Selanjutnya tak perlu di ceritakan ya.... bayangin sendiri aja. 🤣🤣🤣
**************************
__ADS_1
Jangan lupa like.... koment dan vote nya
Terima Kasih