
Setelah semua tamu undangan pulang, Rachel masuk ke kamar dan langsung merebahkan dirinya di kasur tanpa mengganti pakaiannya.
Nico masih di kamar Alvin. Ia ingin memastikan Alvin tidur terlebih dahulu.
Nico mesuk ke kamar,melihat Rachel yang tak berganti pakaian ia langsung menghampiri.
"Kenapa.... capek... "ucap Nico sambil mengusap rambut Rachel
Rachel hanya menganggukkan kepalanya. Ia sebenarnya masih memikirkan Dion. Tapi Rachel tak ingin Nico tahu kalau ia memikirkan perbuatan Dion tadi. Ia tak ingin Nico menjadi emosi dan berbuat sesuatu diluar kendali.
"Kak Nico bantu ya bersihin badannya... "Nico langsung menggendong Rachel ke kamar mandi dan mendudukannya di tepi bathtub.
Rachel langsung memeluk Nico....
"Kak.... terima kasih buat semuanya... buat cinta dan perhatian kak Nico untuk Rachel... "ucap Rachel sambil menangis
"Sudah... jangan menangis.. kamu masih mikirin perbuatan Dion tadikan... "Nico
"Kak.... Rachel takut... Rachel tak mau Alvin direbut ka Dion... "Rachel
"Kamu percaya kakak kan......"Nico
"Ya... "Rachel
"Kalau gitu kamu jangan pikirkan tentang Dion... semua itu biar kak Nico yang mengatasinya... "Nico
"Rachel takut kak Nico berbuat nekat.... Rachel nggak mau kak Nico dipenjara... "Rachel
"Kakak tak akan berbuat sesuatu yang akan merugikan diri kak Nico. Sekarang kak Nico sudah ada tanggung jawab... kamu dan Alvin, setiap tindakan yang akan kakak lakukan... kakak juga harus memikirkan akibatnya untuk kamu dan Alvin... "Nico
"Kak......Rachel sayang banget ama kakak. Rachel nggak tahu jika tak ada kak Nico... apa Rachel bisa menghadapi semuanya..... "Rachel
"Sudah... sekarang kak Nico bantu bersihin badan Rachel ya... mau mandi.. "Nico
"Rachel bersihin wajah dan lap badan pakai handuk basah aja.... "Rachel
Nico membantu Rachel membuka pakaiannya dan membersihkan badan... setelah Rachel selesai,Nico kembali menggendong Rachel ke tempat tidur, ia kembali ke kamar mandi buat membersihkan dirinya.
"Kak Nico... apa mommy tahu kalau Alvin anak kak Dion.... mengapa mommy seperti menghindari kak Dion... "Rachel
"Maafin kak Nico ya sayang.... kak Nico sudah mengatakan semuanya sama mommy... "Nico
"Kak Nico nggak salah... pada akhirnya Rachel juga harus mengatakan sejujurnya sama papi dan mommy.... "Rachel
"Mommy janji akan mengatakan semuanya pada papi.... tapi tunggu waktu yang tepat.. "Nico
__ADS_1
"Rachel takut papi akan marah jika tahu semuanya..... karena papi kurang suka sama om jino... "Rachel
"Emang kenapa papi tak menyukai om Jino... "Nico
"Rachel pernah tanpa sengaja mendengar obrolan papi dan mommy kalau ternyata om Jino mantan suami mommy... "Rachel
"Apaa.... kamu tak salah dengar dek... "Nico
"Nggak kak,Rachel mendengarnya dengan jelas... tapi Rachel sampai hari ini belum tanya mommy... karena papi selalu ada disamping mommy... "Rachel
"Besok papi ngantar opa dan oma ke Bandung... kita bisa tanya mommy... "Nico
"Kak Nico kepo ya.... tidur lagi ya kak... Rachel ngantuk... "ujar Rachel sambil memeluk Nico
"Sayang.... capek banget ya... "Nico
"Hhmmm.... kenapa... "jawab Rachel pelan.
"Kakak lagi pengin.... boleh ya minta sekali... "ucap Nico sambil menciumi pipi Rachel.
"Besok aja kak.... Rachel ngantuk... "Rachel
"Nanti ngantuknya pasti hilang... "Nico langsung membuka selimut dan mengungkung Rachel dibawah badannya.
Nico mulai bermain ditubuh Rachel, tanpa Rachel bisa menolak lagi...
Langit sudah berangkat ke Bandung habis subuh tadi... Ia sekalian menghadiri rapat di sana.
Sehabis sarapan Mia... Nico dan Rachel duduk di ruang keluarga. Di rumah masih tampak ramai dengan petugas EO dan petugas kebersihan.
"Mommy ada yang mau Rachel tanya... tapi mommy jangan marah ya... "Rachel
"Kamu mau tanya apa sayang.... mengapa mommy harus marah... "Mia
"Apa benar kalau om Jino mantan suami mommy.... "Rachel..
"Hhmmm..... "Mia hanya menjawab dengan berdehem
"Berarti mommy nikah ama papi setelah pisah ama om Jino... Apa karena itu papi kurang akur ama om Jino"Nico
"Papi kurang suka sama om Jino sejak sebelum mommy menikah ama om Jino... "Mia
"Kenapa mom... apa mommy, papi dan om jino terlibat cinta segitiga... "Rachel
"Bukan begitu.....ceritanya panjang sayang... "Mia
__ADS_1
"Apa mommy keberatan menceritakannya... "Nico
"Mommy cerita intinya aja ya... Mommy, om Jino dan Om Raga papa Raffa dan tante dewi dulu berasal dari daerah yang sama Pekanbaru. Kami satu sekolahan. Om Jino dan tante Dewi dulu pernah pacaran, tapi ternyata tante Dewi mencintai om Raga. Ia meminta putus sama om Jino karena ingin mendekati om Raga. Om Jino sakit hati sama om Raga karena menganggap penyebab putusnya hubungan mereka. Kebetulan om Raga sangat dekat ama mommy, karena kami tetanggaan. Dan ternyata om Raga diam diam menyukai mommy dan om Jino tahu itu, jadi dia mendekati dan menjadikan mommy kekasihnya buat balas dendam agar om Raga marah... "Mia menghentikan ceritanya.
"Lalu mengapa mommy bisa nikah ama om Jino... apa mommy tak tahu kalau om Jino mendekati mommy hanya karena ingin balas dendam... "Nico
"Dengarin lagi mommy cerita... "Mia
"Ya mom. ..."Rachel
"Setelah mommy tahu tujuan om Jino mendekati mommy, kami putus. Mommy kembali ke Singapura. Tapi takdir mrmpertemukan kami kembali di satu kampus di Jakarta. Mommy, om Raga, tante Dewi dan om Jino. Di kampus lah mommy mengenal papi.. Kami akhirnya pacaran. Tapi tanpa mommy duga... mommy dijodohkan sama om Jino.. Mommy meninggalkan papi dengan menghilang tanpa pesan... mommy menikah dengan om Jino di Pekanbaru. Tapi mungkin Papi memang jodoh mommy ternyata mommy di Pekanbaru bekerja diperusahaan papi.. . kami kembali bertemu setelah mommy dipindahkan ke perusahaan papi yang dijakarta. Selama pernikahan mommy dan om Jino yang hampir tiga tahun, kami tak pernah melakukan hubungan badan... kami akhirnya pisah. "Mia
"Selama mommy menikah... apa papi belum juga menikah... "Rachel
"Cinta papi begitu tulus sama mommy... ia tak pernah menjalin hubungan sejak mommy menikah sampai mommy pisah... "Mia
"Mommy juga pasti sangat mencintai papi sampai menjaga kesucian mommy hanya buat papi... "Nico
"Ya mommy hebat bisa menjaga kesucian mommy buat papi... tidak seperti Rachel... "ucap Rachel menangis..
Nico membawa Rachel kepelukannya...
"Maaf... kak Nico tak bermaksud menyinggung kamu... kak Nico sering kali bilangkan... bagi kakak kamu tetap gadis yang suci... karena kamu juga korban... "Nico
"Kak... maaf..."Rachel
"Sudah sayang... kamu tak salah... "Nico
"Nico.... makasih ya nak... sudah mencintai Rachel dengan tulus... "Mia
"Mom.....Nico juga berterima kasih karena mommy sudah melahirkan putri yang cantik dan baik seperti Rachel.. ..."Nico
"Mommy berharap... apapun nanti yang menjadi rintangan dalam rumah tangga kalian akan menghadapinya bersama.... "Mia
"Ya mommy.... Nico janji akan membahagiakan Rachel seumur hidupnya... "Nico
"Kak... terima kasih.. "Rachel makin pererat pelukannya di pinggang Nico..
**************************
Jangan lupa tinggalkan jejaknya
Like... koment dan vote
Terima Kasih
__ADS_1
Jangan lupa mampir di novel karyaku yang lain.... AKU BUKAN SIMPANAN