
TERIMA KASIH KARENA PERNAH ADA DIHATIKU
TERIMAKASIH ATAS SAKIT HATI YANG PERNAH KAU BERI.
DENGAN ITU AKU BELAJAR KUAT DAN TEGAR SAAT INI
KARENA LUKA HATIKU, AKU BELAJAR LEBIH BIJAKSANA DAN MENJADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK (MIA)
********************
Mia berjalan di lorong lorong kampus menuju kelasnya. Banyak mata di kiri kanan yang memperhatikan Mia. Sebelum sampai dikelas Mia mendengar seorang memanggil namanya....
"Mia...... tunggu"
Mia menoleh kebelakang melihat orang yang menyebut namanya. Ternyata Jino yang megekori Mia dari tadi.
"Apa kabar.... "Jino mengulurkan tangannya agar dapat bersalaman ama Mia.
"Alhamdulillah baik kak, kakak apa kabarnya"Mia menerima uluran tangan Jino.
"Baik........ Mia ada kelas sekarang,kalau nggak ada kakak mau ngomong"
"Maaf kak, tapi Mia mau masuk kelas krn ada mata kuliah.. "jawab Mia
"Kalau gitu nanti habis kelas ini, kita bisa kan ngobrol, kakak tunggu dikantin, jam berapa kuliahnya selesai.. "
"Sekitaran jam 11,kakak tunggu aja dikantin, nanti Mia nyusul"
"Ok... kakak tunggu ya, jangan lupa"pinta Jino
"Ok.... Mia masuk dulu ya,... "Mia pamit dan meninggalkan Jino menuju kekelasnya..
####
__ADS_1
Mia masuk kantin dan memutar matanya mencari dimana Jino berada. Ternyata Jino duduk dipojok kantin....
Ketika Mia mau melangkah menuju Jino duduk,dia dikagetkan seseorang.
"Door...... Lagi nyari gue ya, kangen.... "Langit mengagetkan Mia dari belakang dengan menepuk punggungnya pelan.
"Upss... kaget tau, untung gue nggak jantungan, mati gue lo kagetin, hantu gue gentayangan nyari lo.. "Mia menjawab dengan kesal karena kaget.
"Sekarang aja belum jadi hantu lo udah gentayangan nyari gue"Langit berujar sambil nyengir.
"Hei... lo jadi orang jangan kepedean ya, siapa juga yang nyari lo"Mia berucap sambil meninggalkan Langit menuju Jino.
Jino yang melihat Mia melambaikan tangannya. Langit memperhatikan Mia yang mendekati Jino sambil manyun.
Kenapa hati gue nggak rela sih dia dekat ama cowok lain. Padahal kenalan aja gue belum ama tuh bocah. Apa sih kelebihan bocah tuh, kok hati gue sedikit berdebar kalau dekat tuh bocah. Batin Langit.
"Apa ada yang perlu kakak omongin... "tanya Mia langsung begitu dia telah duduk dihadapan Jino
"Nggak ada yang perlu banget,kk cuma pengen ngobrol aja... "
"Mia... kakak minta maaf atas semua yang kakak lakuin ama Mia, kakak tau Mia mungkin masih belum bisa melupakan itu semua"Jino memegang tangan Mia yang berada diatas meja, tanpa menjawab pertanyaan Mia...
"Udahlah kak, Mia udah maaf in kakak dan udah melupakan itu semua. Dimana kak Raga dan kak Dewi"Mia mengulang pertanyaannya
"Mereka masih ada kelas.... "Jino menjawab sambil tangannya tak lepas menggenggam tangan Mia,seolah takut Mia akan kabur.
"Hei.... klau mau pacaran dan mesum jangan dikantin, tuh ditempat sepi... "teriak Langit ketika memperhatikan tangan Jino yang terus menggenggam tangan Mia.
"Siapa yang pacaran,lo bisa nggak kalau nggak ganggu gue. Gue aja nggak kenal sma lo, jadi jangan sok akrab"Mia berkata dengan suara yang tak kalah kerasnya...
Banyak mata memandang perdebatan mereka, tak terkecuali Sandra.
"Kalau lo dah kenalan ama gue, lo pasti jatuh cinta"Jawab Langit sambil memainkan alis matanya turun naik..
__ADS_1
"Ih..... lo jadi orang pede nya tinggi banget"
"Kak... lain kali aja ya kita ngobrolnya... "Mia berucap sambil berdiri dan ingin meninggalkan kantin
Langit langsung mengejar Mia dan memegang lengannya agar tak menjauh...
"Lepaskan ih.... mau kamu apa sih"Mia berujar sambil ingin melepaskan cengkeram tangan Langit...
"Gue lepasin, tapi setelah kita kenalan.
Kenalin gue Langit, mahasiswa idola dikampus ini, dengan wjah yang tampan dan otak yang pintar"Langit mengulurkan tangannya...
Mia mengabaikan tangan Langit yang terulur, dia langsung pergi setelah tangan langit lepas dari lengannya...
"Hei.... lo,jangan pergi." teriak langit...
"lo harus jadi milik gue, belum ada cewek yang berani menolak Langit"gumam Langit..
"Kamu naksir cewek tuh... "tanya Sandra yang berdiri di belakang Langit...
"itu bukan urusan lu, Kita tak ada hubungan apa apa... jadi jangan mencampuri urusan gueLangit berujar sambil meninggalkan Sandra
Aku tak akan membiarkan ada wanita lain dihati kamu Lang. Aku harus dapetin kamu.
Kamu nggak pernah berlaku seperti itu terhadap ku. Aku tau pasti kamu menyukai gadis itu. Sandra membatin.
Sementara Jino yang memperhatikan Langit dan Mia dari tadi, merasa sedikit tak nyaman.
Dia tau Langit, karena dia juga anak dari sahabat papanya. Langit tak pernah banyak omong jika tak dekat ama orang tuh. Pasti Langit menyimpan suatu perasaan terhadap Mia, pikir Jino...
**************
Mohon like dan koment nya ya
__ADS_1
Terima kasih buat yang telah membaca novel ini