Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
eps. 14


__ADS_3

"BAGAIMANA RASANYA KETIKA KAMU MELIHAT ORANG YANG KAMU CINTAI LEBIH DEKAT SAMA ORANG LAIN DARI PADA KAMU, NYESEK KAN. ITULAH YANG PERNAH KURASAKAN DISAAT KAMU DEKAT AMA ORANG YANG KU CINTAI...... (JINO)


Setelah seminggu dirawat, Jino kembali bersekolah.


"Siang sayang, kekantin bareng kakak aja ya"ujar Jino tiba tiba ama Mia, yang mengagetkan Mia karena kehadiran Jino di kelasnya.


"Kakak.... udah masuk lagi, emang kakak dah Sembuh"Mia


"Udah dong, kan dirawat ama perawat yang cantik,jadi lekas sembuhnya"ucap Jino


"Aduh.... so sweet..... " kata yuni,karena yuni tau setiap hari Mia kerumahnya Jino sejak Jino diizinkan pulang dari rumah sakit sampai diizinkan bersekolah lagi.


"Kak Jino ternyata orangnya romantis juga ya"sambung Yuni


"Kakak nih, kan Mia jadi malu"gumam Mia


"Ngapain malu, kan di rayu pacar sendiri, iyakan yun"Jino


"Yuk kekantin.... "ajak Jino kembali


"Kamu berdua kak Jino aja deh kekantinya, aku nanti aja"Ujar Yuni


"Kamu emang teman yang pengertian banget"ucap Jino

__ADS_1


"Ih kakak nih, jangan buat malu Mia teruslah"


Jino tertawa lihat mukanya Mia yang udah memerah seperti tomat sambil mengacak rambut Mia.


Di luar kelas Raga melihat semua itu. Ada rasa pedih di hatinya melihat semua adegan itu. Seandainya dia yang menjadi kekasihnya Mia pasti dia orang yang paling bahagia saat ini. Raga pun diam diam pergi kekantin sebelum Jino dan Mia melihatnya.


Jino bukannya nggak tau ada Raga diluar kelas. Jino sengaja menggoda Mia karena dia melihat Raga diluar kelas. Gimana rasanya ketika kamu melihat orang yang kamu sayangi lebih dekat ama orang lain,nyesek kan. Itulah yang kurasakan dulu Raga ketika kamu dekat ama Febby dan sekarang Dewi, batinnya Jino


"Minggu depan sekolah kita mau ngadain study tours ke Bukittinngi dan Payakumbuh, Mia ikutkan"tanya Jino setelah mereka dikantin dan lagi menyantap makanan mereka


"Inshaallah ikut Kak"Mia


"Mia nanti satu bus ama kakak aja"Jino


"Biar kakak yang ngomong nanti ama guru, kan kakak yang jadi ketua panitia nya"


"Mia nggak enak ntar ama teman teman sekelas kakak yang lain"


"Nggak apa apa, kakak mau Mia satu bus ama kakak, Oke... "


Disudut kantin Raga selalu memperhatikan Mia dan Jino. Nyesek rasanya melihat mereka berdua terus, batin Raga.


Jika melupakanmu yang terbaik buatku, aku harus melakukan itu... (Raga)

__ADS_1


Ketika melihat Raga duduk sendiri, Dewi yang masuk ke kantin langsung menuju ke kursi yang Raga duduki.


"Sendirian Ga, bolehkan Ewi duduk disini"


"Silakan,inikan bukannya kantin pribadiku, jadi kamu bisa duduk dimanapun"Raga menjawab dengan ketus. Dewi tau Raga masih belum bisa menerimanya,tapi bagi Dewi itu tak masalah,dia akan berusaha mendapati hati Raga apalagi setelah melihat Jino yang semakin dekat ama Mia.


"Jino sepertinya makin lengket aja ya ama Mia, dimana ada Mia pasti ada Jino. Cepat juga tuh Jino dapati Mia"Dewi sengaja memanas manasi Raga agar dia tak berharap lagi ama Mia


"Hmmmmm... "hanya gumaman yang Dewi dengar dari ucapan Raga. Dewi tau sekarang Raga pasti lagi cemburu.


"Kamu ikutkan Ga,minggu depan study tours tuh"


"Dah lama kan kita nggak pergi sama sama pasti seru deh"ujar Dewi kembali.


Dewi terus ngobrol panjang kali lebar walau tak ada satupun jawaban keluar dari mulut Raga.


Dewi udah bertekad tak akan menyerah mendekati Raga walau gimana pun sikap Raga. Bukan kah batu akan bisa berlubang juga kalau setiap hari ditetesi air hujan.........


***************************


MOHON KRITIK DAN SARANNYA. KARENA INI KARYA PERTAMAKU


JANGAN LUPA LIKE & KOMENT NYA

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2