Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 50 ( S - 2)


__ADS_3

Pagi ini seperti biasanya di perusahaan Nico tampak seluruh karyawan sibuk dengan tugas masing masing.


"Pagi bos ada yang mau ketemu... "ucap Raffa dihadapan Nico


"Siapa.... "Nico


"Dion bos.... apa boleh masuk... "Raffa


"Mau apa lagi tuh anak Raf.... "Nico


"Dion bilang ada hal penting yang mau diomongin bos.... "Raffa...


"Nanti kita nggak ada rapatkan Raf... "Nico


"Nggak ada bos... "Raffa


"Kalau gitu silakan aja ia masuk... "Nico


"Baik bos... "Raffa meninggalkan Nico dan mempersilakan Dion masuk.


"Pagi menjelang siang Nico.... "Dion


"Langsung aja ngomong... ada perlu apa kamu menemuiku... "Nico


"Nico.... aku tahu kamu benci ama aku, tapi kali ini aku benar benar memohon maaf.... "Dion


"Kamu datang kesini hanya untuk minta maaf... "Nico


"Ya... aku mohon maaf atas kesalahan aku dulu pada Rachel... aku benar benar menyesal .."Dion


"Terus jika aku memaafkan kamu semua masalah selesai.... jika memang kata maaf dapat menyelesaikan masalah buat apa ada polisi dan jaksa... "Nico


"Apa yang harus aku lakukan agar kamu mau memaafkan aku... "Dion


"Aku akan memberi maaf tapi setelah ini kamu jangan pernah muncul lagi dihadapanku, Rachel dan Alvin... "Nico


"Nico jangan menghukumku begitu berat... aku datang juga ingin minta izin agar dapat bertemu Alvin sesekali aja... nggak harus tiap hari... "Dion


"Mengapa kamu minta izin denganku... apa kamu pikir jika aku mengizinkan kamu dapat bertemu Alvin.. "Nico


"Mama aku bilang... Rachel akan mengizinkan jika kamu juga mengizinkan... makanya aky datang kesini menemui mu... "Dion


"Kamu pikir aku akan dengan mudahnya mengizinkan kamu bertemu Alvin.. apa kamu sudah lupa... kamu yang meragukan kalau ia anakmu... kamu yang mengatakan jika ada kemungkinan anak itu anakku... kamu pikir aku sama bajing*nnya denganmu... setelah melakukan suatu perbuatan tidak mau bertanggung jawab... kamu masih ingatkan semua perkataanmu... sekarang kamu anggap aja itu benar... Rachel memang hamil karena perbuatanku... jadi kamu tak perlu memikirkan anak itu lagi... "Nico berucap dengan penuh amarah


"Nico... aku tahu kesalahan ku begitu besar terhadap Rachel dan kamu... aku mau melakukan apa saja asal aku diizinkan bertemu Alvin... "Dion


Sementara di jalan Rachel lagi mengendarai mobilnya menuju kantor Nico bersama Alvin. Ia ingin mengajak Nico makan siang bareng.


"Mami... nanti Alvin boleh minta es krim yang banyak ama daddy... "Alvin

__ADS_1


"Boleh sayang... daddy pasti nanti beliin... "Rachel


"Mami... Alvin kalau sudah besar mau kerja seperti daddy... "Alvin


"Boleh sayang.... tapi Alvin harus belajar yang rajin biar bisa jadi pintar kayak daddy... "Rachel


"Oke... mami. Alvin akan jadi anak pintar... daddy bilang Alvin anak pintar... "Alvin


Rachel memarkirkan mobilnya. Ia berjalan masuk ke perusahaan Nico dengan senyum yang selalu menghiasi bibirnya setiap bertemu dengan karyawan.


Karena ia ingin membuat kejutan... Rachel langsung aja menuju ruang kerja Nico.


Nico berdiri dari duduknya...


"Kamu baru merasakan penyesalan setelah begitu banyaknya penderitaan yang kamu berikan buat Rachel... kamu nggak pernah tahu ketika ia hamil dan dimana kamu saat ia harus menghadapi hidup dan mati ketika melahirkan Alvin. Saat ia besar dengan seenaknya kamu datang lagi mengatakan kamu mau aku mengizinkan kamu bertemu Alvin....kamu pikir aku akan dengan mudahnya mengizinkannya... "Nico


"Aku akan mengganti berapa biaya yang kamu dan Rachel keluarkan buat membesarkan Alvin... "Dion..


"Dasar bajing*n...kamu pikir dengan memberi uang semuanya beres.... "teriak Nico. Ia mengambil kursi dan hampir melemparnya kearah Dion jika Rachel tak cepat masuk dan menahan Nico


"Jangan kak.... jangan melakukan hal gila itu... kakak nanti bisa di tuntut... "ucap Rachel sambil memeluk pinggang Nico


"Daddy.... daddy jangan jahat.... daddy tak boleh mukul mukul orang... "ucap Alvin ketakutan sambil menangis.


"Rachel... Alvin.... maafkan daddy sayang... "Nico menurunkan kursi yang diangkatnya


"Daddy jahat... daddy bilang tak boleh jahat... tak boleh pukul pukul orang... tapi daddy napa mau pukul oom itu... "Alvin


"Sayang maafin daddy nak... sinilah sayang... "Nico mau mendekati Alvin


"Jangan dekat Alvin... Alvin takut... "Alvin


Dion yang melihat Alvin mundur kesudut ruangan mendekatinya dan menggendongnya


"Sini sayang jangan takut... "Dion menggendong Alvin


"Turunkan Alvin... jangan sentuh anakku... "teriak Rachel sambil mendekat kearah Dion dan merebut Alvin


Nico yang melihat Alvin ketakutan dan menolak ia gendong tampak sangat syok dan terduduk dilantai.


"Sekarang Rachel minta kak Dion keluaaarrr.... jangan pernah datang lagi... "teriak Rachel


"Rachel aku minta maaf... "Dion


"Keluaarrr..... kak Raffaaa.... "Teriak Rachel lagi


Raffa yang mendengar teriakan Rachel masuk dengan tergesa


"Kak Raffa... tolong bawa orang ini keluar... jika ia tak mau... panggil satpam... "Rachel

__ADS_1


"Dion... silakan keluar... "Raffa


"Baiklah aku akan keluar... tapi Rachel aku akan terus datang sampai kamu memaafkan aku dan mengizinkan aku ketemu Alvin... "Dion melangkah keluar ruangan dengan terpaksa


Rachel mendudukan Akvin disofa. Ia membantu Nico buat bangun dan membawanya ke sofa dekat Alvin duduk.


"Alvin... Alvin tak boleh marah ama daddy... Alvin tahukan kalau daddy orangnya baik.. daddy sayang ama Alvin.. tak mungkin daddy jahat... daddy tadi pasti cuma main main... daddy tak mungkin mau memukul temannya... "bujuk Rachel.


Nico masih diam.. ia masih syok dengan kejadian tadi. Ia tak mengira bisa seemosi tadi.


"Ya mami... maafkan Alvin... "Alvin


"Sekarang Alvin minta maaf ama daddy.. lihat daddy sedih Alvin marah ama daddy... peluk daddy sekarang"bisik Rachel


Alvin mendekati Nico. Ia duduk dipangkuan Nico dan memegang wajah Nico dengan kedua tangannya...


"Daddy.... maafin Alvin... Alvin sayang daddy... "Alvin menciumi pipi Nico


"Daddy yang harus minta maaf sayang.... daddy sudah buat Alvin ketakutan... "Nico memeluk Alvin erat dan menciumi wajah Alvin dengan air mata yang terus mengalir


"Daddy jangan nangis.. Alvin tak marah lagi... "Alvin


"Sayang... daddy minta maaf... "Nico


"Daddy tadi sudah minta maafkan... "Alvin


"Daddy takut Alvin benci ama daddy... daddy takut Alvin marah dan tak sayang daddy lagi... "Nico


"Daddy.... Alvin tak marah lagi... Alvin sayang daddy... "Alvin


"Kak... jangan pernah terpikirkan melakukan itu lagi ya... Rachel tak mau kak Nico melakukan perbuatan yang melanggar hukum... "Rachel


"Ya sayang.... maafin kakak... "Nico memeluk Rachel dengan tangan kirinya sementara tangan kanan memeluk Alvin


"Kamu dan Alvin segalanya bagiku... apapun akan aku lakukan buat melindungi kalian... aku tak mau ada seorangpun yang akan menyakiti dan merebut kalian berdua... "Nico


"Kak... kami tak akan pernah meninggalkan kak Nico... bagi kami kak Nico juga segalanya... "Rachel


"Daddy... Alvin mau es krim banyak banyak. Mami bilang daddy pasti mau beliin... "Alvin


"Ya sayang... ayo kita beli es krim... "Nico menggendong Alvin dan menggandeng Rachel keluar dari ruang kantornya..


**************************


Terima kasih telah membaca novel ini


Mampir juga ya di novel ku AKU BUKAN SIMPANAN


Jangan lupa like koment dan vote

__ADS_1


__ADS_2