Cinta Tak Pernah Salah...

Cinta Tak Pernah Salah...
BCYT part 47 ( S - 2)


__ADS_3

Jino dan Dina sengaja menunggu Dion pulang kerja. Mereka sudah tak sabar ingin mendapat penjelasan dari Dion, mengapa Nico mengusirnya di pesta kemarin.


Dion sudah beberapa hari ini sengaja menghindari orang tua nya.


Tengah malam Dion pulang,ia melangkahkan kakinya perlahan. Lampu dirumah telah dimatikan.


Ketika Dion mau menuju ke kamarnya tiba tiba lampu diruang keluarganya hidup.


"Hhmmmm..... "deheman papanya membuat Dion kaget


"Papa.... belum tidur... "ucap Dion kaget


"Kami sengaja menunggumu.... "Dina


"Mama juga belum tidur.... "Dion


"Duduklah... sepertinya kita harus bicara... "Jino


"Apa yang harus dibicarakan pa... Dion capek, mau tidur... "Dion


"Kalau kamu jujur ini tak akan lama... mama minta kamu duduk sekarang... "Dina


Dengan sangat terpaksa Dion duduk. Ia tidak bisa menghindarinya lagi.


"Karena kamu bilang capek, jadi mama langsung aja ke inti pertanyaan... mengapa Nico dan Rachel mengusirmu di pesta mereka... "Dina


"Karena Dion mengajak ngobrol anak mereka ma... "Dion


"Mengapa mereka harus marah segitunya kalau hanya kamu mengajak ngobrol anaknya... kecuali kamu ingin mengambil anak mereka... "Jino


"Ya... mereka takut Dion merebut anaknya... "Dion berkata dengan penuh emosi


"Mengapa mereka takut kamu merebutnya... emang ada hubungan apa kamu dengan anak Rachel... "Dina


"Dia anakku ma.... "Dion


"Apaa.... kamu... maksud kamu apa Dion... "Dina

__ADS_1


"Kamu jangan becanda Dion... "Jino


"Alvin anak Rachel juga anakku... aku yang menghamili Rachel... "Dion


"Dion... jadi wanita yang kamu hamili itu Rachel.... "Dina langsung lemas mendengarnya.


"Apa yang kamu lakukan Dion.... apa om Langit tahu semua ini... "Jino


"Sepertinya tak tahu... kalau ia tahu pasti om Langit sudah mendatangi Dion... "Dion


"Apa yang kamu lakukan pada Rachel Dion... mengapa kamu sampai menghamili, dan mengapa kamu tak menikahinya kalau kamu tahu Rachel mengandung anakmu... "Dina


"Malam itu kami sama sama mabuk ma... kami tak sengaja melakukan semua itu. Setelah beberapa bulan Rachel tahu ia mengandung anakku... ia minta aku menikahinya dan bertanggung jawab atas kehamilannya. Tapi aku yang waktu itu lagi berada di puncak karier, tak mau bertanggung jawab... aku tak mau menikahinya... "Dion berkata sambil menunduk


"Kamu keterlaluan Dion... kamu pantas tak dimaafkan... "Dina


"Papa nggak tahu apa yang akan Langit lakukan jika ia tahu perbuatanmu... "Jino


"Pa... Dion akan jujur... tapi Dion perlu kesiapan diri dulu untuk menghadap om Langit.... "Dion


"Kamu tahu.... papa sampai saat ini aja belum sepenuhnya dimaafkan om Langit dan papa nggak tahu gimana reaksi om Langit kalau ia tahu kamulah yang menghamili anaknya... "Jino


"Ma... Rachel tak pernah memaafkan Dion... karena Dion pernah berkata kalau anak yang dikandungnya mungkin aja anak Nico... "Dion


"Kamu memang keterlaluan Dion... mengapa kamu tak pernah ceritakan ini.... "Dina


"Papa nggak tahu harus ngomong apa... kamu ternyata lebih brengs*k dari papa... "Jino


"Kamu mengulangi cerita lama... dulu papa mu hampir melakukan hal yang sama dengan yang kamu lakukan.... "Dina


"Dina... mengapa sampai mengungkit cerita lama... "Jino


"Kak Jino lihat sendiri... apa yang anakmu lakukan.. aku dapat merasakan sakit hati yang Rachel rasakan ketika Dion tak mau bertanggung jawab atas kehamilannya. Jika sekarang Rachel tak mengizinkan kamu bertemu anaknya, itu memang harga yang harus kamu terima atas sikapmu dulu... "Dina


"Papa... mama... tolong Dion... Dion hanya ingin diizinkan bertemu Alvin anaknya Dion... "Dion


"Memang apa yang dapat kami lakukan... semua keputusan ada ditangan Rachel karena selama ini ia yang telah membesarkan anak itu tanpa kamu mau tahu tentang perkembangannya... "Dina

__ADS_1


"Ma.... Dion mau melakukan apa saja yang Rachel minta asalkan ia mau mengizinkan Dion bertemu dan bermain dengan Alvin... "Dion


"Apa om Langit akan tinggal diam aja kalau tahu kamu bapaknya Alvin dan sekarang kamu ingin bisa bertemu anakmu... "Jino


"Dion tak tahu... tapi Alvin telah merebut hati Dion... setiap saat Dion selalu memikirkannya... Dion ingin dapat bermain dan ngobrol seharian ama anak itu.... "Dion


"Mama selalu mengatakan anak itu mirip kamu kecil... ternyata ia memang anakmu... mama rasa tante Mia tahu semuanya... "Dina


"Dion juga rasa begitu... karena ketika Dion mengenalkan diri kemaren... ia kaget dan langsung menjauhkan Alvin yang lagi ngobrol dengan Dion.. .."Dion


"Kak Jino ingat ketika kita jumpa Langit dan Mia di salah satu mall... Mia tampak tak nyaman.. ia ingin cepat cepat pergi dan menjauhi kita karena aku. selalu aja bertanya tentang Alvin... "Dina


"Ya... aku baru ingat... "Jino


"Mama akan coba ngomongin ini ama Rachel sebelum kamu menemui om Langit... siapa tahu mama bisa membujuk Rachel.. "Dina


"Nico bagaimana ma... ia selalu ada dimanapun Rachel berada... "Dion


"Mama akan minta kami bertemu empat mata aja... "Dina


"Semoga Rachel mau ma.... ma terima kasih... "Dion


"Tapi kamu tetap harus jujur dengan Om Langit suatu saat.... "Jino


"Ya... pa... "Dion


"Baiklah... sekarang mama dan papa mau tidur dan memikirkan jalan bagaimana kamu menemui om Langit. Kamu juga pergilah tidur... "Jino


"Baik pa.... terima kasih... "Dion


"Semoga Rachel mau mendengar ucapan mama dan mengizinkan aku bertemu Alvin. Anak itu betul betul telah mencuri hatiku... "bathin Dion


*****************************


Mampir juga ya di novel ku AKU BUKAN SIMPANAN


Jangan lupa like... koment dan vote

__ADS_1


Terima Kasih


__ADS_2