
CINTA TAK PERNAH SALAH
YANG SALAH ORANG YANG MEMPERMAINKAN CINTA DEMI KEPUASAN EGONYA. MENGAPA KAU BERI KU CINTA
KAU JANJIKAN MANISNYA CINTA
TAPI SEMUA ITU HANYA SEMU DAN PALSU
TERIMA KASIH ATAS SEMUA SAKIT YANG KAU BERIKAN BUATKU (MIA)
*****
Jino mengajak Raga ketaman belakang sekolah buat ngomong sesuatu ketika jam istirahat sekolah.
"Ga ada yang perlu aku omongin, sekarang kita ke taman aja"
"Mengapa nggak ngomong disini aja"
"Aku nggak mau ada orang yang mendengarnya, ini urusan aku ama kamu aja"
Raga pun beranjak pergi meninggalkan kelas menuju taman sekolah.
Diikuti ama Jino di belakangnya.
Mia yang melihat Raga berjalan beriringan mengikutinya diam diam.
"Apa maksud kamu kalau aku nggak bisa terima melihat orang yang ku cinta lebih memilih orang lain kemaren"tanya Jino
"Tanpa kujelaskan kurasa kamu mengerti maksudku"Cecar Raga
"Aku tau kamu hanya tak bisa terima kalau Mia lebih memilih aku dari kamukan"
__ADS_1
Raga mendesah sebelum menjawab pertanyaan Jino
"hhhh........ kalau aku tak Terima mia jalan sama kamu mana mungkin aku mau menemani nya kerumah sakit kemaren"
"Aku orang yang bisa terima kenyataan Jin, aku sadar sesuatu itu tak bisa dipaksakan"
sambung Raga
"Aku tau kamu udah lama kan mencintai Mia, itukan orang yang pernah dulu kamu bilang, kalau kamu mencintai tetanggamu"Jino
"Ya,aku mengakui dari dulu aku memang mencintai Mia. Tapi aku tak pernah memaksa Mia buat membalasnya, karena aku tau kalau cinta tak bisa di paksa"Raga
Mia yang mendengar penuturan Raga dari balik pohon sangat kaget. Ternyata kak Raga dari dulu udah mencintai dan menyukaiku, batin Mia
"Aku harap kamu bisa bahagiain Mia, dan mencintainya seperti aku mencintainya"pinta Raga
"Kamu pikir aku mencintai Mia, aku tak pernah suka dan cinta sama Mia, yang kekanak kanakan itu"Jino mengucapkan kata katanya sambil penuh penekanan
Apa maksud kak Jino. Jadi selama ini kak Jino tak pernah mencintaiku, Mia bergumam sambil menahan sesak didadanya menerima kenyataan itu.
"Ya seperti yang kamu dengar, aku tak pernah mencintai Mia. Aku mendekatinya hanya sebagai pelampiasan sakit hatiku karena Dewi yang memutus hubungan kami karena ingin mengejarmu"
Mendengar itu Raga melayangkan tinjunya ke rahang Jino.
Jino yang tak menyangka mendapatkan tinju dari Raga pun terhuyung kebelakang.
"Kenapa...... kamu marah karena wanita yang kamu cintai aku permainkan. Kamu sakit hati. Kamu tak pernahkan tau gimana sakit hatinya aku ketika melihat wanita yang kucintai lebih memilih kamu"Jino
"Tapi aku tak pernah meminta dan memaksa wanita itu buat mencintaiku"Raga berkata sambil menahan emosinya yang hampir meledak
"Mana aku tau"jawab Jino asal. Yang membuat Raga tak bisa lagi menahan emosinya
__ADS_1
"Dasar ********, brengsek, jika kamu sakit hati sama aku, kenapa kamu balas ama Mia,apa salahnya. Kenapa kamu membawa Mia dalam masalah kita, padahal Mia mencintai dgn tulus. Dasar pecundang"Raga berucap sambil teriak.
"Salahnya Mia, karena dia wanita yang paling kamu cintai, dan aku benci kamu.Aku benci wanita yang aku cinta selalu lebih memilih kamu, dan sekarang kamu tau kan gimana rasanya wanita yang kita cintai lebih memilih orang lain"tekan Jino disetiap ucapannya
"********....... "Raga kembali memberi bogem mentah di muka Jino, yang membuat darah mengalir dari sudut bibir Jino yang terluka.
Jino mendapat serangan kali ini, tak mau tinggal diam, diapun memberi bogem mentah kemuka Raga. Terjadilah perkelahian yang tak dapat dihindari lagi.
Mia yang melihat Raga dan Jino baku hantam keluar dari persembunyian nya.
"Udah kak, cukup..... "teriak Mia
Mia berucap sambil berlinang airmatanya.
"Kak Jino tak salah, mungkin Mia yang terlalu kegeeran mengartikan perhatian kak Jino selama ini. "Mia berucap sambil terisak
"Mia, kakak minta maaf, karena kakak Mia jadi terbawa bawa dan menjadi pelampiasan balas dendam dari Jino. Kalau saja kakak tau Jino hanya pura pura mencintaimu,kakak nggak akan membiarkan Jino mendekati Mia"Raga berucap sambil mengusap wajahnya
"Kakak nggak perlu minta maaf, kakak nggak salah"Ucap Mia kepada Raga
"Kak Jino, Mia ucapkan terimakasih atas semua hari hari indah yang pernah kita jalani walaupun itu semua palsu. Terima kasih karena kakak mengajarkan bagaimana cara mencintai.
Terima kasih atas kesakitan yang kakak berikan"Mia mengucapkan itu sambil menyeka airmatanya dan beranjak pergi...
"Mia maafkan kakak, karena memberikan cinta yang salah dan palsu"Pinta Jino
"Kakak..... Cinta tak pernah salah tapi yang salah orang yang mempermainkan cinta itu. Semoga kakak puas, dan Mia harap setelah ini kakak baikan ama kak Raga, bukankah sakit hati kakak udah terbalas dengan mempermainkan Mia. Mia menerima ini dan memaafkan kakak, asalkan setelah ini kakak udah nggak musuhan lagi ama kak Raga"ucap Mia dan berlari meninggalkan Raga dan Jino yang hanya terpaku memandang kepergian Mia.
*************×*******
Di tunggu saran dan kritiknya.
__ADS_1
Mohon like dan koment nya
Terima kasih